Layanan Berbelit dan Lama Dinilai Jadi Penyebab Marak Pungli KTP di Kabupaten Malang

Jurnalis: Gumilang
Editor: Muhammad Faizin

30 Mei 2024 13:14

Thumbnail Layanan Berbelit dan Lama Dinilai Jadi Penyebab Marak Pungli KTP di Kabupaten Malang
Kondisi pelayanan Dispendukcapil Kabupaten Malang di Mall Pelayanan Publik tampak sepi. (Foto : dok net)

KETIK, MALANG – LSM ProDesa menyoroti terkait Calo dan Honorer Dispendukcapil Kabupaten Malang yang terjaring OTT karena Pungli KTP. ProDesa menyebut aksi percaloan terhadap karena layanan yang diberikan Pemkab Malang masih lambat.

"Untuk menghilangkan ruang-ruang calo, ya pelayanan yang baik dan cepat. Jika itu dibiarkan saja, maka akan selalu terbuka kesempatan bagi calo dan oknum-oknum nakal di dalam internal dinas tersebut," ujar Koordinator Badan Pekerja ProDesa Kusaeri kepada media online nasional Ketik.co.id, Kamis, (30/5/2024).

Lebih lanjut ia mengatakan, karena memberikan pelayanan gratis, sudah seharusnya tidak ada aksi percaloan. Pelayanan yang diberikan juga seharusnya maksimal dan cepat pula. Sehingga, masyarakat tidak perlu menunggu waktu lama.

"Kemampuan anggaran APBD Kabupaten Malang bisa mengcover ongkos cetak KTP beserta surat-surat kependudukan lainnya secara penuh. Alias semua kebutuhan administrasi warganya bsa digratiskan," terangnya.

Baca Juga:
Pemdes Tirtomoyo di Kabupaten Buka Rekrutmen Perangkat Desa, Tersedia Dua Formasi Jabatan

Kendati demikian kata Kusaeri, layanan yang diberikan masih kurang baik. Terutama dalam segi waktu kepengurusan masih lama. Sehingga, terjadilah aksi calo tersebut.

"Sudah menjadi rahasia umum jika banyak sekali oknum pegawai pemerintah mulai dari tingkat desa, kecamatan, bahkan dari pegawai dispenduk sendiri yang menggunakan kesempatan seperti pada kasus," ungkapnya.

Menurutnya, ruang-ruang 'permainan' ini (calo) mestinya bisa ditutup oleh Pemkab Malang melalui dinas terkait. Dan hal itu adalah pelayanan yg cepat dan zero biaya.

"Tapi percuma saja zero biaya jika pelayanan lama dan berbelit. Karena ruang percaloan akan terbuka. Dan keberadaan calo pasti ada kerjasama dengan oknum pegawai," tegasnya.

Baca Juga:
Malang Ikut Disorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Bupati Sanusi Buka Suara: Insya Allah Aman!

Maka dari itu, kata ia, apabila calo diberantas oleh aparat penegak hukum, masih bisa berpotensi terjadi kembali. "Mau ditangkapi tiap hari pun oleh polisi, mereka tetep akan tumbuh lagi penggantinya," cetusnya.

Seperti diberitakan Media Nasional Ketik.co.id sebelumnya, Dua orang terjaring Operasi Tangkap Tangan atau OTT Tim Saber Pungli Polres Malang. OTT itu berkaitan dengan pengurusan KTP di Dispendukcapil Kabupaten Malang.

Informasi yang diperoleh Jumat, (24/5/2024) lalu, dua orang diamankan pada OTT tersebut adalah seorang calo dan petugas Honor Dispendukcapil Kabupaten Malang yang membidangi urusan KTP. 

Saat dilakukan pers rilis oleh Polres Malang, diketahui Kedua pelaku mendapatkan keuntungan dari aksi percaloan tersebut sebesar Rp 5 Juta perbulan. (*)

 

Baca Sebelumnya

PKS Halsel Akan Gelar Uji Kelayakan Bacawabup Pendamping Bassam Kasuba, Berikut Daftarnya

Baca Selanjutnya

Dari Total 32,9 Juta Lansia Indonesia, 53,93 Persen Bekerja dan 0,70 Persen Pengangguran

Tags:

Pungli KTP Dispendukcapil Kabupaten Malang Kabupaten Malang Saber Pungli OTT

Berita lainnya oleh Gumilang

Lewat Aksi Damai, DPD NasDem Kabupaten Malang Dorong Penyampaian Informasi Berimbang dan Beretika

15 April 2026 16:30

Lewat Aksi Damai, DPD NasDem Kabupaten Malang Dorong Penyampaian Informasi Berimbang dan Beretika

Malang Ikut Disorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Bupati Sanusi Buka Suara: Insya Allah Aman!

15 April 2026 06:26

Malang Ikut Disorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Bupati Sanusi Buka Suara: Insya Allah Aman!

Salurkan Alsintan Roda 4 di Kabupaten Malang, Chusni Mubarok: Bentuk Keseriusan Presiden Peduli Petani ‎

15 April 2026 05:00

Salurkan Alsintan Roda 4 di Kabupaten Malang, Chusni Mubarok: Bentuk Keseriusan Presiden Peduli Petani ‎

Waduh! Usai KPK OTT Bupati Tulungagung Kota Malang Juga Disorot, Sinyal Bahaya?

14 April 2026 22:43

Waduh! Usai KPK OTT Bupati Tulungagung Kota Malang Juga Disorot, Sinyal Bahaya?

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

14 April 2026 21:01

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Miris! Satu Keluarga di Kabupaten Malang Jadi Sindikat Curanmor, Mertua hingga Anak dan Menantu Ditangkap

13 April 2026 09:32

Miris! Satu Keluarga di Kabupaten Malang Jadi Sindikat Curanmor, Mertua hingga Anak dan Menantu Ditangkap

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H