Lansia Pacitan Ditemukan Tewas di Rumah Sendiri, Awalnya Warga Endus Bau Menyengat

Editor: Al Ahmadi

10 Apr 2026 20:44

Thumbnail Lansia Pacitan Ditemukan Tewas di Rumah Sendiri, Awalnya Warga Endus Bau Menyengat
Petugas kepolisian saat evakuasi jasad lansia di rumahnya yang beralamatkan di Lingkungan Kwarasan, Kelurahan Baleharjo, Pacitan, Jumat, 10 April 2026. (Foto: Polres for Ketik.com)

KETIK, PACITAN – Penemuan jasad seorang pria lanjut usia yang meninggal dunia di rumahnya sendiri terjadi di Kabupaten Pacitan, Jumat, 10 April 2026 siang.

Ia ditemukan dalam kondisi tergeletak di lantai dekat sumur di area kamar mandi sekitar pukul 13.51 WIB.

Penemuan tersebut berawal dari kecurigaan warga karena muncul bau menyengat dari dalam rumah, serta korban sudah beberapa hari tidak terlihat.

Identitas korban diketahui bernama Sumarsono (70), seorang wiraswasta yang tinggal di Jalan Agus Salim No. 44, Lingkungan Kwarasan RT II, RW II, Kelurahan Baleharjo, Kecamatan Pacitan.

Baca Juga:
Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Kasat Reskrim Polres Pacitan AKP Choirul Maskanan mengatakan, laporan warga kemudian ditindaklanjuti dengan pengecekan ke lokasi.

“Awalnya pelapor dihubungi oleh warga sekitar karena korban sudah beberapa hari tidak terlihat dan tercium bau tidak sedap dari dalam rumah. Setelah dilakukan pengecekan, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di dalam rumah,” ujarnya, Jumat, 10 April 2026.

Dari hasil pemeriksaan awal oleh tim medis dan unit identifikasi, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Hasil pemeriksaan luar menunjukkan terdapat luka pada bagian pelipis kiri yang diduga akibat benturan saat korban terjatuh. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” tambahnya.

Baca Juga:
Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit stroke.

Dugaan sementara, korban meninggal akibat serangan jantung saat berada di dalam rumah.

Di balik peristiwa itu, Sumarsono diketahui lama hidup sebatang kara. Istri keduanya, Soiyem (45), mengaku sudah tidak tinggal serumah sejak Ramadan 2024. 

Ia memilih menetap di wilayah Ploso setelah diminta pergi oleh Sumarsono.

Meski tidak lagi tinggal bersama, Soiyem mengaku masih rutin menjenguk dan mengantarkan makanan.

"Saya memang sudah tidak serumah, tapi sering ke rumah untuk mengirim makanan," ujar Soiyem.

Ia menceritakan, terakhir kali bertemu suaminya itu terjadi tiga hari yang lalu, Selasa, 7 April 2026. 

Saat itu, kondisi Sumarsono terlihat seperti biasa dan masih bisa beraktivitas.

"Saya terakhir menjenguk hari Selasa, masih ngobrol sampai sekitar jam 2 siang, lalu saya pulang ke kontrakan," kenangnya.

Namun setelah itu, selama tiga hari ia tidak sempat datang. Hingga akhirnya kabar duka itu datang dari tetangga.

"Saya dikabari sekitar jam 1 siang, katanya Pak Marsono meninggal di kamar mandi dan sudah membusuk," ucapnya.(*)

Baca Sebelumnya

Rebranding, Zest Jadi Swiss-belexpress Jemursari Surabaya dengan Spirit Baru

Baca Selanjutnya

BEM Malang Raya Demo, Desak Kasus Andrie Yunus Diadili di Peradilan Sipil

Tags:

Penemuan jasad pacitan Baleharjo Polisi INAFIS Peristiwa lansia

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

14 April 2026 11:18

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

14 April 2026 10:18

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

13 April 2026 19:53

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

13 April 2026 14:32

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

13 April 2026 13:23

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar