Korban Dugaan Keracunan Dipastikan Tertangani, Satgas MBG Pacitan: Dinas Gerak Cepat

Editor: Al Ahmadi

15 Apr 2026 18:37

Thumbnail Korban Dugaan Keracunan Dipastikan Tertangani, Satgas MBG Pacitan: Dinas Gerak Cepat
Ketua Satgas MBG Pacitan, Heru Wiwoho Sapadi Putra saat memberikan keterangan terkait penanganan kasus dugaan keracunan MBG di Pacitan, Rabu, 15 April 2026. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.com)

KETIK, PACITAN – Penanganan kasus dugaan keracunan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Pacitan terus bergulir. 

Ketua Satgas MBG Pacitan, Heru Wiwoho Supadi Putra, menyebut seluruh korban telah tertangani dan dalam pemantauan.

Heru menyampaikan, dinas terkait langsung bergerak cepat begitu kejadian mencuat. 

Dinas Kesehatan (Dinkes) segera turun ke lokasi untuk mengambil sampel dan melihat kondisi di lapangan.

Baca Juga:
Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

“Yang jelas begitu kejadian itu Dinkes langsung turun untuk ngambil sampel, melihat situasi di sana dan koordinasi dengan BGN. Alhamdulillah turun juga untuk suspensi SPPG. Sekarang tinggal menunggu hasil laboratorium untuk memastikan penyebabnya,” ujarnya kepada Ketik.com, Rabu, 15 April 2026.

Ia juga memastikan seluruh pasien telah mendapatkan penanganan medis dan terus dipantau setiap hari.

“Yang penting itu sudah tertangani semua, pasien juga dipantau terus setiap hari. Tinggal evaluasi saja untuk semuanya,” katanya.

Terkait dugaan lemahnya komunikasi antar pihak, Heru menilai sejauh ini koordinasi sudah berjalan. 

Baca Juga:
Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

Bahkan, dinas terkait seperti Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinkes telah memberikan sejumlah catatan kepada pihak SPPG, termasuk soal instalasi pengolahan air limbah (IPAL).

“Kalau secara berkala sudah ada, termasuk teman-teman DLH sudah mengingatkan terkait IPAL, dan Dinkes juga memberikan beberapa catatan ke SPPG,” jelasnya.

Ke depan, evaluasi akan terus dilakukan secara berkala, terutama dengan melibatkan pihak sekolah sebagai penerima langsung program MBG.

“Sekolah itu yang langsung berkaitan. Kalau ada yang tidak pas, harus segera dilaporkan secara berjenjang,” imbuhnya.

Ia juga menyebut, kejadian ini merupakan yang pertama terjadi di Pacitan dan belum pernah ditemukan sebelumnya.

“Kalau kejadian seperti ini, belum pernah, baru kali ini,” ungkap Heru.

Terkait pengawasan dapur SPPG, ia menjelaskan pemeriksaan telah dilakukan oleh tim terkait, meski kewenangan satgas terbatas.

“Kewenangan kami terbatas. Kalau ada apa-apa kami ikut membantu agar program berjalan dengan baik, tapi yang menghentikan bukan kewenangan kami,” tegasnya.

Heru juga menekankan pentingnya peran sekolah dalam pengecekan makanan sebelum dikonsumsi siswa.

“Pengecekan makanan kan sampai sekolah, bisa dicicipi di situ. Itu sudah kita tekankan dan akan terus disosialisasikan,” katanya.

Menanggapi kekhawatiran orang tua hingga memilih membawakan makanan dari rumah, ia meminta masyarakat tidak perlu khawatir karena program MBG telah memiliki standar ketat, termasuk melibatkan ahli gizi.

“Itu kan sudah ada ahli gizi dan standarnya juga ketat dari BGN,” ujarnya.

Ia menambahkan, kapasitas produksi makanan yang sebelumnya mencapai 4 ribu porsi kini telah dikurangi menjadi di bawah 3 ribu porsi sebagai bagian dari evaluasi.

“Sudah dikurangi, sekarang di bawah 3 ribu,” katanya.

Terkait tuntutan korban soal biaya pengobatan, Heru menyebut saat ini masih dalam pembahasan. Namun untuk sementara, pasien dapat memanfaatkan BPJS Kesehatan.

“Kalau sudah ada BPJS ya pakai BPJS. Untuk lainnya masih dirapatkan, karena di Jombang kemarin itu ditanggung oleh BGN,” jelasnya.

Ia pun mengajak seluruh pihak, termasuk masyarakat, untuk ikut mengawasi dan melakukan evaluasi bersama agar kejadian serupa tidak terulang.

“Kita harus sama-sama saling mengingatkan dan mengawasi. Itu yang paling penting,” pungkasnya.(*)

Baca Sebelumnya

Ketika TEMPO Minta Maaf, Tapi Tidak Mengaku Salah

Baca Selanjutnya

Kisah Inspiratif Zachcaria, Siswa SMKN 4 Malang Juara LKS Jatim dan Lolos UB

Tags:

MBG Pacitan Dugaan Keracunan dinkes pacitan program MBG Satgas MBG Berita pacitan Info Pacitan Heru Wiwoho

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Korban Dugaan Keracunan Dipastikan Tertangani, Satgas MBG Pacitan: Dinas Gerak Cepat

15 April 2026 18:37

Korban Dugaan Keracunan Dipastikan Tertangani, Satgas MBG Pacitan: Dinas Gerak Cepat

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

15 April 2026 17:47

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

15 April 2026 16:20

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

14 April 2026 11:18

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

14 April 2026 10:18

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H