Komisi D DPRD Sidoarjo: Tidak Semua Jalan Harus Dibeton, Sekolah Rusak Butuh Perhatian

Editor: Fathur Roziq

8 Jun 2024 20:30

Headline

Thumbnail Komisi D DPRD Sidoarjo: Tidak Semua Jalan Harus Dibeton, Sekolah Rusak Butuh Perhatian
Kondisi ruang kelas SDN Waru Beron, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo, yang rusak parah setelah ambruk beberapa tahun lalu. Sekolah itu diperbaiki pada 2024 ini oleh Disdikbud Sidoarjo. (Foto: Fathur Roziq/Ketik.co.id)

KETIK, SIDOARJO – Ratusan bangunan sekolah rusak di Kabupaten Sidoarjo. Baik SD maupun SMP. Belakangan gedung TK-TK Dharma Wanita ambruk. Banyak yang belum tertangani. Komisi D DPRD Sidoarjo meminta Pemkab Sidoarjo memikirkan lagi prioritas pembangunan. APBD terkuras untuk betonisasi jalan.

Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo Abdillah Nasih menyatakan sangat prihatin atas banyaknya bangunan sekolah yang rusak di Kabupaten Sidoarjo. SD negeri, SMP negeri, dan taman kanak-kanak.

Untuk SD dan SMP negeri, perbaikannya bisa tercover dalam program yang terencana. Anggarannya pun jelas. Masalah terjadi karena gedung-gedung TK juga butuh perhatian dari Pemkab Sidoarjo. Sebab, lahan yang ditempati TK Dharma Wanita, biasanya, milik pemerintah desa.

’’Mestinya perawatan dan pembangunan juga dibiayai dari desa,’’ jelas Abdillah Nasih.

Baca Juga:
Bupati Subandi: Semoga Hasilkan Pemimpin Terbaik dan Energi Besar Pembangunan Sidoarjo

Seharusnya, lanjut legislator asal Kecamatan Waru itu, pencegahan bisa dilakukan. Pengelola TK-TK di desa bisa mengajukan anggaran perawatan. Dengan begitu, tidak sampai terjadi sekolah ambruk atau roboh.

Kalau telanjur ambruk atau roboh pun, pemerintah desa setempat bisa mengajukan dana hibah ke Pemkab Sidoarjo. Itu harus dilakukan pada tahun sebelumnya. Sehingga bisa masuk tahun berikutnya.

’’Harusnya tidak sampai roboh. Karena ada program bantuan keuangan ataupun dana desa,’’ jelas anggota Badan Anggaran DPRD Sidoarjo itu.

Menurut Abdillah Nasih, Pemkab Sidoarjo perlu memikirkan lagi prioritas pembangunan. Yang harus diutamakan adalah bidang wajib. Urusan pendidikan dan kesehatan. Di dalamnya termasuk kelayakan gedung-gedung sekolah. Terutama gedung sekolah negeri. Jelas itu tanggung jawab pemerintah. 

Baca Juga:
Muscab VI PKB Sidoarjo Perkuat Soliditas dan Arah Perjuangan Partai ke Depan

Data yang diperoleh Ketik.co.id menyebutkan, ada lebih dari 120 gedung SD negeri dan SMP negeri yang masih rusak. Baik rusak ringan, sedang, maupun berat. Lokasi gedung sekolah yang rusak itu hampir merata di 18 kecamatan se-Kabupaten Sidoarjo. DPRD Sidoarjo menaruh perhatian akan nasib sekolah-sekolah tersebut.

Abdillah Nasih menyatakan nasib ratusan sekolah itu sangat penting untuk diperhatikan. Dana hibah untuk sekolah swasta memang perlu. Namun, memperhatikan nasib sekolah negeri lebih penting. Sebab, sekolah negeri merupakan tanggung jawab pemerintah.

Foto Puing-puing bangunan SDN Waru Beron, Balongbendo, Sidoarjo, masih berserakan di dalam kelas. (Foto: Fathur Roziq/Ketik.co.id)Puing-puing bangunan SDN Waru Beron, Balongbendo, Sidoarjo, masih berserakan di dalam kelas. (Foto: Fathur Roziq/Ketik.co.id)

Sektor pendidikan ini, lanjut ketua Fraksi PKB DPRD Sidoarjo itu, juga seharusnya lebih menjadi prioritas daripada betonisasi semua jalan. Program betonisasi jalan memang penting. Namun, membangun sekolah jauh lebih penting. Itu menyangkut masa depan anak bangsa.

”Apakah semua jalan memang harus dibeton. Kan tidak,” ungkap Abdillah Nasih.

Jalan-jalan yang memang padat perlu dibeton. Terutama, jalan-jalan yang dilewati oleh kendaraan dengan tonase tinggi. Kendaraan berat. Jalan-jalan kabupaten seperti itu pantas menjadi perhatian dari sisi kekuatan.

Tapi, jalan-jalan kecil dan tidak terlalu padat sebenarnya tidak perlu dibeton juga. Misalnya, jalan Desa Bohar, Kecamatan Taman. Jalan tersebut tidak terlalu ramai. Juga tidak terlalu banyak kendaraan berat yang lewat di sana. Apalagi, pembetonannya tidak sampai tuntas dari ujung ke ujung.

’’Cukup diaspal dengan kualitas yang lebih bagus dan kuat,” tambah Abdillah Nasih.

Sekretaris Komisi D DPRD Sidoarjo Bangun Winarso menambahkan, biaya betonisasi jalan jauh lebih mahal dari pada pengaspalan jalan. Perbandingannya bisa 5 sampai 7 kali lipat lebih mahal. Daripada pengaspalan jalan yang kuat sekalipun.

Menurut dia, jalan yang belum perlu dibeton seharusnya tidak diprioritaskan untuk betonisasi dulu. Cukup pengaspalan yang kuat. Anggarannya yang berlipat-lipat bisa digunakan dulu untuk membangun sekolah-sekolah yang rusak. Kondisi parah. Perbaikan sangat mendesak.

 ”Tahun 2023 masih konsentrasi pada infrastruktur jalan. Anggaran rehab gedung sekolah sekitar Rp 4 miliar,” kata legislator DPRD Sidoarjo dari Partai Amanat Nasional tersebut.

Pada 2024 ini, ada kenaikan signifikan anggaran untuk perbaikan fisik gedung sekolah. Nilanya lebih dari Rp 40 miliar. Dia berharap pada tahun berikutnya lebih banyak lagi sekolah rusak yang tersentuh perbaikan. Lebih-lebih yang tingkat kerusakannya parah. 

”Kami berharap gedung sekolah-sekolah yang rusak parah itu menjadi prioritas. Kerusakan ringan masih bisa di-cover melalui dana BOS (biaya operasional sekolah),” tambah anggota DPRD Sidoarjo asal Kecamatan Krian tersebut. (*)

 

Baca Sebelumnya

Pertama Kali di Indonesia, Kodim 0732/Sleman Gelar Apel Danramil dan Babinsa

Baca Selanjutnya

Raphaella C Shaka, Puteri Daerah dari Klaten Dinobatkan Jadi Puteri Otonomi Indonesia 2024

Tags:

DPRD Sidoarjo Komisi D DPRD Sidoarjo Disdikbud Sidoarjo Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidoarjo Abdillah Nasih DPRD Sidoarjo Abdillah Nasih PKB Sidoarjo PKB Sidoarjo Bangun Winarso PAN Sidoarjo

Berita lainnya oleh Fathur Roziq

Empat Posisi di BPR Delta Artha dan PT Aneka Usaha Sidoarjo ”Terlarang” untuk Pengurus Parpol

14 April 2026 06:52

Empat Posisi di BPR Delta Artha dan PT Aneka Usaha Sidoarjo ”Terlarang” untuk Pengurus Parpol

Bupati Subandi Upayakan Renovasi RTLH dan Bantu Jaminan Kesehatan Warga Sidoarjo

12 April 2026 06:30

Bupati Subandi Upayakan Renovasi RTLH dan Bantu Jaminan Kesehatan Warga Sidoarjo

Dicari! Direksi BPR Delta Artha dan Direktur PT Aneka Usaha Sidoarjo, Seperti Apa Seleksinya?

11 April 2026 06:49

Dicari! Direksi BPR Delta Artha dan Direktur PT Aneka Usaha Sidoarjo, Seperti Apa Seleksinya?

Pemkab Sidoarjo Berikan Layanan Kesehatan Bermartabat demi Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi

11 April 2026 05:48

Pemkab Sidoarjo Berikan Layanan Kesehatan Bermartabat demi Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi

Bupati Subandi Larang Titip-titipan Calon Direksi BPR Delta Artha dan Direktur PT Aneka Usaha Sidoarjo

10 April 2026 07:05

Bupati Subandi Larang Titip-titipan Calon Direksi BPR Delta Artha dan Direktur PT Aneka Usaha Sidoarjo

Bupati Subandi Bantu Rehab Rumah dan Kursi Roda untuk Lansia di Waru

10 April 2026 06:12

Bupati Subandi Bantu Rehab Rumah dan Kursi Roda untuk Lansia di Waru

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar