Kiai Zuhri Ingatkan Alumni Nurul Jadid untuk Perjuangkan Visi-Misi Masyayikh

18 Januari 2026 16:36 18 Jan 2026 16:36

Thumbnail Kiai Zuhri Ingatkan Alumni Nurul Jadid untuk Perjuangkan Visi-Misi Masyayikh

KH. Moh. Zuhri Zaini saat memberikan sambutan di acara haul masyayikh (Foto: Ponirin Mika/Ketik.com)

KETIK, PROBOLINGGO – Keluarga besar Pesantren menggelar peringatan Haul Masyayikh dan Haul Pesantren ke-77 di halaman pesantren, Minggu, 18 Januari 2026.

Momentum tahunan ini tidak hanya menjadi ajang kirim doa bagi para pendahulu, namun juga ditegaskan sebagai refleksi mendalam atas tanggung jawab melanjutkan visi pendidikan dan pengabdian masyarakat.

​Dalam sambutannya, KH. Moh. Zuhri Zaini mengingatkan bahwa terselenggaranya acara ini merupakan bentuk izin dan anugerah dari Allah Swt.

Ia menekankan bahwa rasa syukur kepada Sang Pencipta tidaklah sempurna tanpa adanya rasa terima kasih dan penghormatan kepada mereka yang telah berjasa meletakkan batu pertama perjuangan di pesantren tersebut.

​"Mengenang dan mendoakan para pendahulu memang penting, namun yang tidak kalah krusial adalah menjaga, merawat, dan mengembangkan seluruh warisan yang telah ditinggalkan, baik dalam bentuk fisik maupun nilai-nilai non-fisik," ungkapnya di hadapan para hadirin.

​Secara historis, perkembangan pesantren yang ada saat ini merupakan buah dari rintisan dan khidmah para Masyayikh terdahulu. Dedikasi tersebut mewujud dalam berbagai aspek, mulai dari sistem pendidikan, metode pengajaran, hingga karya-karya tulis yang menjadi rujukan keilmuan.

Sebagai pengabdi, dengan penuh tawadhu', ia memohon doa kepada seluruh lapisan masyarakat dan para pengabdi agar senantiasa diberikan kekuatan serta hidayah dalam mengemban amanah besar ini. 

Kiai Zuhri menambahkan, Fokus utama ke depan adalah memastikan visi dan misi para pendiri tetap hidup dan relevan, baik di dalam lingkungan internal pesantren maupun dalam pengabdian di tengah masyarakat luas.

​Peringatan harlah ke-77 menjadi ajang silaturrahmi antar seluruh santri dan alumni dan sebagai pengingat untuk memosisikan diri sebagai pewaris yang aktif—yang tidak hanya menjaga apa yang sudah ada, tetapi juga inovatif dalam mengembangkan dakwah dan pendidikan Islam demi kemaslahatan umat.(*)

Tombol Google News

Tags:

Kiai Zuhri Zaini Visi Misi Masyayikh Nurul Jadid