Keris di Pacitan Ini Mampu Ingatkan Fitrah Manusia, Minat Meminang?

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: M. Rifat

27 Jul 2024 06:51

Headline

Thumbnail Keris di Pacitan Ini Mampu Ingatkan Fitrah Manusia, Minat Meminang?
Keris dhapur Brojol yang dicopot dari selongsong oleh Kolektor Keris Pacitan, Tri Anjar Waluyo, (27/7/2024). (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)

KETIK, PACITAN – Keris Brojol, selain dipercayai lancarkan segala urusan. Ternyata, benda pusaka ini punya keunikan tersendiri.

Yakni, mampu mengingatkan fitrah menjadi manusia yang sejati.

"Keris ini punya kegunaan untuk mengingatkan manusia akan sucinya hati laiknya bayi yang baru lahir" kata pelestari benda pusaka asal Desa Tambakrejo, Kecamatan Pacitan, Tri Anjar Waluyo, sambil menghunus Keris Brojol di tangannya, Sabtu (27/7/2024).

Mula-mula, Anjar menyebut, Keris Brojol atau Mbrojol memang punya sejarah erat, yang kaitannya sebagai jimat pelancar proses kelahiran. Namun, itu bukan makna sesungguhnya.

Baca Juga:
Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

"Ini secara filosofisnya. Biar saya terangkan dulu," paparnya kepada Ketik.co.id.

Seperti halnya bayi baru lahir, manusia sejatinya merupakan makhluk yang suci. Yakni, fitrah untuk senantiasa berbuat baik dan menjauhkan diri dari segala perilaku kejahatan.

Pun keris ini sebagai perlambangnya.

"Digambarkan melalui bentuknya yang sangat sederhana, dhapur-nya lurus, bentuknya simple, ber-gandhik polos dan hanya terdapat pejetan tanpa ricikan lain," begitu kata Anjar menurut filosofinya.

Baca Juga:
Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Selain berkaitan dengan fitrah manusia, filosofi keris brojol juga berkaitan dengan kuasa dan takdir yang ditetapkan Tuhan.

Foto Potret Keris Brojol (paling kiri) dan sederet pusaka lain milik Anjar. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)Potret Keris Brojol (paling kiri) dan sederet pusaka lain milik Anjar. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)

Ini tergambar pada ricikan keris brojol yang cenderung sederhana, pejetan menunjukkan hati yang lapang terhadap semua hal yang sudah diperoleh, meski dalam keadaan yang tak menyenangkan hati sekalipun.

"Gandhik-nya yang polos ini menunjukkan ketabahan dalam menjalani kehidupan," bebernya.

Manusia boleh mempunyai keyakinan pada kuasa Tuhan, akan tetapi manusia tetap harus berikhtiar dan berusaha.

"Tapi usahanya secara wajar dan tidak boleh ngoyo, apalagi sampai melanggar norma dan ajaran agama," tambahnya.

Keris Brojol yang kini berada di tangan Tri Anjar Waluyo masih terjaga keasliannya. Pada momentum tertentu, dengan telaten ia rawat agar tetap awet.

Keris Brojol yang masih tersimpan di Pacitan bukan hanya warisan bersejarah, tapi juga memberikan wawasan tentang kearifan lokal maupun tradisi dan perlu dilestarikan untuk generasi mendatang.

"Di Pacitan, ini bisa menjadi peluang untuk meningkatan perekonomian. Semua bahan ada dan melimpah, tapi yang sulit adalah mencari pemahaman pusaka sesuai pakem," tandasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Antusias! Pelanggan Surabaya Berangkat di Hari Pertama Perpanjangan Relasi KA Blambangan

Baca Selanjutnya

Teruntuk Para Single! Berikut Serba-serbi Ta'aruf, Mulai Proses hingga Manfaatnya

Tags:

pacitan Keris di Pacitan

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

15 April 2026 17:47

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

15 April 2026 16:20

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

14 April 2026 11:18

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

14 April 2026 10:18

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

13 April 2026 19:53

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar