Kasus Superflu Ditemukan di Indonesia, Pakar Ingatkan Kewaspadaan Masyarakat

Editor: Muhammad Faizin

17 Jan 2026 08:40

Thumbnail Kasus Superflu Ditemukan di Indonesia, Pakar Ingatkan Kewaspadaan Masyarakat
Ilustrasi pencegahan penyebaran virus. (Frepik)

KETIK, SURABAYA – Indonesia mencatat 62 kasus Influenza A subclade K, varian yang belakangan dikenal dengan sebutan superflu. Temuan ini menempatkan kewaspadaan kesehatan masyarakat sebagai hal mendesak, meskipun varian tersebut sejauh ini belum menunjukkan tingkat keparahan yang lebih tinggi dibandingkan influenza musiman. Kasus terbanyak dilaporkan berasal dari Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Jawa Barat.

Berdasarkan hasil pemeriksaan whole genome sequencing (WGS), Influenza A subclade K telah terdeteksi sejak Agustus 2025 dan terus ditemukan hingga Desember 2025. Perhatian publik meningkat setelah dilaporkan satu pasien meninggal dunia di RS Hasan Sadikin Bandung usai terinfeksi virus tersebut.

Dosen Mikrobiologi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada, Prof. dr. Tri Wibawa, menjelaskan bahwa varian subclade K memang memiliki perbedaan genetik dibandingkan virus influenza yang sebelumnya beredar. Namun, secara garis besar virus ini masih berkerabat dekat dengan influenza musiman yang umum menyerang masyarakat.

“Sejauh ini, tidak ada bukti dari studi laboratorium maupun studi populasi bahwa varian ini dapat menghindari kekebalan tubuh manusia yang terbentuk oleh infeksi influenza sebelumnya atau dari vaksin yang telah didapatkan,” ujar Tri seperti dikutip dari laman resmi UGM, Sabtu, 17 Januari 2026. 

Baca Juga:
WFH ASN Tidak Efektif Jika Tak Didukung Budaya Kerja Mandiri dan Sistem Pengawasan

Tri menegaskan istilah superflu bukan istilah ilmiah dan tidak serta-merta menandakan virus ini lebih ganas. Hingga kini, belum ditemukan bukti bahwa Influenza A subclade K lebih virulen dibandingkan virus influenza H3N2 yang selama ini beredar luas.

Meski demikian, ia menekankan bahwa kewaspadaan tetap perlu ditingkatkan, terutama karena influenza dapat menimbulkan dampak serius pada kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, ibu hamil, serta penderita penyakit kronis.

Tri menjelaskan bahwa virus influenza secara alami terus mengalami perubahan karena materi genetiknya berupa RNA. Perubahan genetik kecil dapat memunculkan varian baru yang masih berkerabat dekat, namun dalam kondisi tertentu berpotensi memengaruhi kemampuan sistem kekebalan tubuh manusia.

“Ada potensi akan menyebabkan sistem kekebalan manusia menjadi tidak mampu untuk melawan, dan konsekuensi lainnya, seperti penularan yang lebih cepat,” jelasnya.

Baca Juga:
Langkah Preventif Perkuat Integritas, BP Batam Terbitkan SE Pencegahan Gratifikasi Jelang Idulfitri 1447 H

Dalam konteks kewaspadaan kesehatan masyarakat, Tri mengimbau masyarakat untuk disiplin menerapkan langkah pencegahan dasar. Ia menekankan pentingnya etika batuk dan bersin, penggunaan masker saat mengalami gejala flu, rutin mencuci tangan, menjaga waktu istirahat, serta memastikan sirkulasi udara di dalam ruangan tetap baik.

Ia juga mengingatkan bahwa vaksinasi influenza tetap menjadi langkah penting, khususnya bagi kelompok berisiko tinggi, sebagai bagian dari upaya perlindungan kesehatan masyarakat.

“Vaksinasi tetap dianjurkan untuk kelompok rentan, seperti anak-anak, orang lansia, ibu hamil, dan orang dengan penyakit kronis,” pungkas Tri. (*)

Baca Sebelumnya

PLN Batam Tegaskan Komitmen Budaya K3 Lewat Apel Bulan K3 Nasional 2026

Baca Selanjutnya

Polisi Amankan Delapan Penambang Emas Ilegal di Pasaman Barat

Tags:

Influenza A subclade K superflu whole genome sequencing virus influenza UGM Pencegahan

Berita lainnya oleh Muhammad Faizin

Kembangkan Teknologi RFID Tanpa Baterai untuk Pertanian Cerdas, Dosen Unmuh Jember Raih Gelar Doktor di Jepang

16 April 2026 08:00

Kembangkan Teknologi RFID Tanpa Baterai untuk Pertanian Cerdas, Dosen Unmuh Jember Raih Gelar Doktor di Jepang

Penugasan Agrinas via Inpres Disorot, Akademisi Nilai Berpotensi Langgar Prinsip Pasal 33 UUD 1945

16 April 2026 06:58

Penugasan Agrinas via Inpres Disorot, Akademisi Nilai Berpotensi Langgar Prinsip Pasal 33 UUD 1945

Penugasan Agrinas Kelola Koperasi Merah Putih Tuai Sorotan, Potensi Langgar Konstitusi dan Aturan Lain

16 April 2026 05:50

Penugasan Agrinas Kelola Koperasi Merah Putih Tuai Sorotan, Potensi Langgar Konstitusi dan Aturan Lain

Kerusuhan di Polsek Panipahan imbas Kemarahan Warga Terkait Narkoba, Polda Riau Lakukan Evaluasi Besar

15 April 2026 08:50

Kerusuhan di Polsek Panipahan imbas Kemarahan Warga Terkait Narkoba, Polda Riau Lakukan Evaluasi Besar

So Sweet! Dari Paris, Presiden Prabowo Sampaikan Ucapan Ulang Tahun ke-67 untuk Titiek Soeharto

15 April 2026 08:07

So Sweet! Dari Paris, Presiden Prabowo Sampaikan Ucapan Ulang Tahun ke-67 untuk Titiek Soeharto

Pemerintah Batasi Akses Medsos Anak di Bawah 16 Tahun, Akademisi: Langkah Mendesak

15 April 2026 05:41

Pemerintah Batasi Akses Medsos Anak di Bawah 16 Tahun, Akademisi: Langkah Mendesak

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H