Jelang Idul Adha, Kenaikan Harga Bawang Merah di Kota Malang Jadi Perhatian Kemendagri

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Gumilang

11 Jun 2024 10:15

Thumbnail Jelang Idul Adha, Kenaikan Harga Bawang Merah di Kota Malang Jadi Perhatian Kemendagri
Wahyu Hidayat saat memantau komoditas bawang merah. (Foto: Lutfia/Ketik.co.id)

KETIK, MALANG – Menjelang perayaan Idul Adha, Pemkot Malang tengah mengantisipasi peluang kenaikan harga beberapa komoditas, salah satunya bawang merah. Hal ini juga jadi perhatian dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) agar tidak menjadi penyumbang tingkat inflasi.

Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat menjelaskan meskipun bawang merah diprediksi mengalami kenaikan harga, kondisi Kota Malang hingga kini masih terkendali.

"Kemendagri menyampaikan ada beberapa komoditas yang diharapkan bisa dikendalikan, seperti beras dan lainnya. Tapi yang menjadi bahasan utama adalah bawang merah, diprediksi akan tinggi menghadapi Idul Adha. Kita dalam kondisi aman untuk bawang merah," ujar Wahyu, Selasa (11/6/2024).

Kondisi tersebut disebabkan Kota Malang telah menyiapkan diri dengan kerjasama antar daerah, salah satunya dengan Probolinggo untuk menjamin pasokan bawang merah. Berkat langkah tersebut, mengantarkan Kota Malang deflasi sebesar 0,08 persen pada Mei 2024.

"Sekitar dua minggu yang lalu kita langsung memborong bawang merah di sana. Kita langsung berikan di pasar-pasar akhirnya kita deflasi. Karena yang paling menonjol pada saat komoditi naik, kita sudah antisipasi. Alhamdulillah bisa terkendali," tambahnya.

Wahyu menilai kerjasama antar daerah berhasil menekan harga jual yang relatif lebih murah. Ia tak dapat memungkiri bahwa dibandingkan dengan harga lokal, harga bawang merah Probolinggo cenderung lebih tinggi.

"Bawang merah Probolinggo memang beda, kita bandingkan dengan yang lokal sekitar Malang. Walaupun harganya sedikit lebih tinggi bawang merah Probolinggo, namun kualitasnya lebih bagus," kata Wahyu.

Sementara itu Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang, Slamet Husnan menjelaskan masyarakat dilibatkan untuk andil dalam menghadapi inflasi. Salah satunya dengan gerakan menanam beberapa komoditas, seperti cabai.

"Komoditas cabai ini setiap bulan atau tahunnya selalu memiliki andil terhadap inflasi. Kita atasi dengan salah satunya gerakan menanam," ucap Slamet.

Tahun ini Pemkot Malang mendapatkan bantuan dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Malang beripa 5.000 bibit tanaman cabai. Bibit cabai tersebut akan diberikan kepada perhimpunan penyuluh pertanian yang ada di masing-masing kecamatan.

"Himpunan penyuluh pertanian ini memiliki Kelompok Tani (Poktan) dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan). Dimungkinkan serah terima di minggu ini sebanyak 5.000 bibit tanaman cabai. Sesuai arahan Pak Pj Wali Kota untuk menggerakkan gerakan tanaman cabai di sekolah-sekolah," tutur Slamet.

Baca Juga:
PHRI Kota Malang Ungkap Kenaikan Harga Avtur Belum Berdampak Spesifik pada Hotel
Baca Juga:
Kedai Kopi Cahaya Baru, Ruang Singgah Anak Muda di Tengah Hiruk Pikuk Kota Malang
Baca Sebelumnya

Sidak Kesehatan Hewan Kurban Jelang Idul Adha, DKPP Jember Temukan Kambing Sakit

Baca Selanjutnya

Selalu Banjir, Warga Kota Sungai Penuh Kecewa Kinerja Pemkot

Tags:

bawang merah Harga Bawang Merah Kota Malang Jelang Idul Adha Idul adha

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

14 April 2026 16:31

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

14 April 2026 16:25

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

14 April 2026 15:34

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

14 April 2026 14:57

DPRD Kota Malang Terima Banyak Keluhan Soal RT Berkelas

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

13 April 2026 19:05

DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

13 April 2026 17:45

Tembok Pasar Besar Retak, Wali Kota Malang Instruksikan Perbaikan Sementara

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar