KETIK, JAKARTA – Jadwal lengkap tim bulutangkis Indonesia di ajang Piala Thomas dan Uber 2026. Pertandingan tim Indonesia bisa disaksikan melalui live streaming di Vidio. 

Para pebulutangkis terbaik Indonesia akan tampil di ajang Piala Thomas dan Uber 2026. PBSI pun mengungkapkan target di ajang bergengsi tersebut. 

Tim Merah Putih akan bersaing dalam kejuaraan Piala Thomas & Uber 2026 mulai 24 April hingga 3 Mei di Horsens, Denmark.

Pembagian Grup Thomas Cup 2026
Grup A: China, India, Kanada, Australia
Grup B: Jepang, Malaysia, Inggris, Finlandia
Grup C: Chinese Taipei, Denmark, Korea, Swedia
Grup D: Indonesia, Prancis, Thailand, Aljazair

Jadwal Indonesia di Piala Thomas 2026

Baca Juga:
Jajal Venue Thomas Uber di Forum Horsens, Timnas Badminton Indonesia Adaptasi Kilat
  • 24 April 2026: 23.30 WIB: Indonesia vs Aljazair
  • 26 April 2026: 13.30 WIB: Indonesia vs Thailand 
  • 28 April 2026: 23.30 WIB: Indonesia vs Prancis

Pembagian Grup Uber Cup 2026

  • Grup A : China, India, Denmark, Ukraina
  • Grup B : Jepang, Malaysia, Turki, Afrik Selatan
  • Grup C : Chinese Taipei, Indonesia, Kanada, Australia
  • Grup D : Korea, Thailand, Bulgaria, Spanyol

Jadwal Indonesia di Piala Uber 2026

  • 25 April 2026: 17.00 WIB: Indonesia vs Kanada 
  • 26 April 2026: 23.30 WIB: Indonesia vs Australia
  • 28 April 2026: 15.00 WIB: Indonesia vs Taiwan

Ketua Umum PP PBSI Fadil Imran menyebut Indonesia memasang target menembus partai final di Piala Thomas. Sementara untuk Tim Uber, PBSI lebih realistis dengan menargetkan Putri Kusuma Wardani dkk menembus fase grup.

"Target kami tentu kalau melihat hitungan dan peringkat yang dikeluarkan oleh BWF, kita di bawah China, mudah-mudahan di lapangan Anda tahu semua situasi di lapangan ini kan banyak faktor," jelas Fadil. 

Baca Juga:
Bawa Pulang 3 Emas, Tim Bulutangkis Indonesia Sumbang 10 Medali di SEA Games 2025

"Kami berharap bisa final untuk Thomas. Kemudian untuk Uber, yang satu grup dengan Kanada, Australia, dan China, Chinese Taipei, kami berharap bisa mengatasi Kanada dan Australia," ujar Fadil Imran. (*)