Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sidoarjo Naik Jadi 83,35, Tertinggi di Jawa Timur

Editor: Fathur Roziq

23 Des 2025 06:05

Thumbnail Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sidoarjo Naik Jadi 83,35, Tertinggi di Jawa Timur
Bupati Sidoarjo Subandi memberikan perhatian kepada perkembangan pertumbuhan anak-anak di Kabupaten Sidoarjo. (Foto: Fathur Roziq/ketik.com)

KETIK, SIDOARJO – Kabupaten Sidoarjo menempati peringkat tertinggi dalam capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), IPM Sidoarjo mencapai 83,35 dan menempati ranking terbaik Jawa Timur. Buah kerja keras perbaikan di semua lini.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan, pada 2025 ini, angka IPM Sidoarjo naik dari 82,67 pada 2024 menjadi 83,35 pada 2025. Artinya, ada peningkatan dalam berbagai aspek. Terjadi lompatan yang mencerminkan keberhasilan dalam mengelola tiga pilar utama. Yait, angka harapan hidup, tingkat pendidikan, dan standar hidup layak.

”Angka 83,35 ini menempatkan Sidoarjo dalam kategori sangat tinggi,” kata Kepala BPS Kabupaten Sidoarjo Mohamad Isma’il pada Senin (21 Desember 2025).

Menurut dia, capaian tersebut merupakan hasil konsistensi pembangunan jangka panjang. Terjadi perbaikan di semua lini dalam pembangunan sumber daya manusia, terutama pada dimensi usia harapan hidup, tingkat kesehatan, serta lama sekolah.  

Baca Juga:
Empat Posisi di BPR Delta Artha dan PT Aneka Usaha Sidoarjo ”Terlarang” untuk Pengurus Parpol

Umur harapan hidup saat lahir telah menyentuh 76,08 tahun. Dimensi pendidikan dengan harapan lama sekolah mencapai 15,23 tahun. Capaian-capaian tersebut menunjukkan bahwa sinergi antara kebijakan pembangunan pemerintah dan partisipasi publik telah membuahkan hasil konkret.

Foto Perbaikan rumah tidak layak huni merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat Kabupaten Sidoarjo.  (Foto: Fathur Roziq/ketik.com)Perbaikan rumah tidak layak huni merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat Kabupaten Sidoarjo. (Foto: Fathur Roziq/ketik.com)

Isma’il menambahkan, sektor ekonomi Kabupaten Sidoarjo juga stabil dan cenderung meningkat. Daya beli masyarakat Sidoarjo tetap terjaga meski dihantam dinamika global. Pengeluaran riil per kapita yang disesuaikan kini berada di angka Rp 16.366.000 per tahun. Sektor UMKM dan industri manufaktur tetap resilien (tangguh) sebagai tulang punggung ekonomi Kabupaten Sidoarjo.

Namun, di balik kebanggaan tersebut, capaian IPM tersebut belum benar-benar mencapai target ambisius 83,51. Ada selisih tipis sekitar 0,16 poin.

Baca Juga:
Bupati Subandi Upayakan Renovasi RTLH dan Bantu Jaminan Kesehatan Warga Sidoarjo

Mengapa? Ada faktor dinamikan yang sangat kompleks. Yaitu, dinamika demografi (kependudukan). Sidoarjo merupakan magnet bagi kaum urban. Laju migrasi penduduk Kabupaten Sidoarjo sangat tinggi. Penyediaan fasilitas-fasilitas untuk masyarakat menuntut percepatan.

Pemerintah daerah harus bekerja ekstra keras demi memastikan infrastruktur pendidikan dan kesehatan selalu mampu melayani populasi penduduk yang terus bertambah.

”Agar kualitas hidup tidak terdelusi oleh kuantitas penduduk,” tambahnya.

Keberhasilan Sidoarjo juga menduduki IPM tertinggi di Jawa Timur juga masih menyisakan pekerjaan rumah. Yaitu, memeratakan kualitas pembangunan manusia hingga ke wilayah-wilayah pinggiran. Dibutuhkan akselerasi digitaliasi dalam layanan publik dan penguatan vokasi yang relevan untuk kebutuhan industri masa kini.

Bupati Sidoarjo Subandi menyatakan capaian peningkatan IPM tersebut merupakan hasil kerja bersama semua pihak di berbagai sektor. Pemerintah daerah dan berbagai stakehdolers.

”Pembangunan di Sidoarjo tidak mungkin bisa kalau hanya dilakukan oleh pemerintah daerah. Termasuk, pembangunan SDM. Makanya, kita terus menguatkan sinergi dengan pihak-pihak lain. Supaya Sidoarjo semakin maju dan sejahtera,” kata Bupati Subandi.

Bupati Subandi berharap peningkatan SDM dan tingginya IPM di Sidoarjo bisa merata di semua wilayah. Demikian pula pertumbuhan ekonomi. Tidak hanya di kawasan perkotaan saja, tapi juga bisa merata ke semua desa di 18 kecamatan se-Kabupaten Sidoarjo. (*)

Baca Sebelumnya

Bareskrim Polri Tetapkan Wagub Babel Hellyana Jadi Tersangka Ijazah Palsu

Baca Selanjutnya

Hadapi Risiko Bencana Pengujung Tahun, Bug Out Bag Jadi Tas Wajib Saat Darurat

Tags:

Indeks Pembangunan Manusia Sidoarjo IPM Sidoarjo Bupati Sidoarjo Bupati Subandi

Berita lainnya oleh Fathur Roziq

Anggota DPRD Sidoarjo Rafi Wibisono Ungkap Aset Pemkab Jadi TPS Sampah Liar

15 April 2026 11:17

Anggota DPRD Sidoarjo Rafi Wibisono Ungkap Aset Pemkab Jadi TPS Sampah Liar

DLHK Sidoarjo Tindak TPS Liar di Jabon Sidoarjo

15 April 2026 10:07

DLHK Sidoarjo Tindak TPS Liar di Jabon Sidoarjo

DPRD Sidoarjo Ingatkan Komisaris-Direksi BPR Delta Artha dan Aneka Usaha

14 April 2026 08:21

DPRD Sidoarjo Ingatkan Komisaris-Direksi BPR Delta Artha dan Aneka Usaha

Empat Posisi di BPR Delta Artha dan PT Aneka Usaha Sidoarjo ”Terlarang” untuk Pengurus Parpol

14 April 2026 06:52

Empat Posisi di BPR Delta Artha dan PT Aneka Usaha Sidoarjo ”Terlarang” untuk Pengurus Parpol

Bupati Subandi Upayakan Renovasi RTLH dan Bantu Jaminan Kesehatan Warga Sidoarjo

12 April 2026 06:30

Bupati Subandi Upayakan Renovasi RTLH dan Bantu Jaminan Kesehatan Warga Sidoarjo

Dicari! Direksi BPR Delta Artha dan Direktur PT Aneka Usaha Sidoarjo, Seperti Apa Seleksinya?

11 April 2026 06:49

Dicari! Direksi BPR Delta Artha dan Direktur PT Aneka Usaha Sidoarjo, Seperti Apa Seleksinya?

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar