KETIK, SURABAYA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya mencatat puncak arus mudik Lebaran 2026 terjadi pada Rabu, 18 Maret 2026, dengan proyeksi lebih dari 50 ribu penumpang dilayani dalam satu hari di wilayah operasional Surabaya.
Berdasarkan data sementara, sebanyak 50.814 pelanggan diperkirakan menggunakan layanan KAI, terdiri dari 28.391 penumpang berangkat dan 22.423 penumpang datang, dan jumlah tersebut masih berpotensi bertambah hingga malam hari seiring berlangsungnya jadwal perjalanan kereta api, 17 Maret 2026 pukul 10.00 WIB
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menyampaikan bahwa tingginya volume penumpang ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap transportasi kereta api, khususnya pada momen mudik Lebaran.
“Hari ini kami proyeksikan sebagai puncak arus mudik di wilayah Daop 8 Surabaya, dengan lebih dari 50 ribu pelanggan yang dilayani. Tingginya angka ini menunjukkan besarnya antusiasme masyarakat dalam menggunakan kereta api sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, dan tepat waktu untuk pulang ke kampung halaman. KAI berkomitmen untuk terus memastikan pelayanan berjalan optimal di seluruh stasiun maupun selama perjalanan,” ujar Mahendro.
Terlihat tingginya mobilitas penumpang hari ini di sejumlah stasiun utama. Stasiun Surabaya Gubeng menjadi yang paling sibuk dengan total 16.351 penumpang, terdiri dari 10.423 penumpang berangkat dan 5.928 penumpang datang. Di sisi lain, Stasiun Surabaya Pasar turi dipadati oleh 15.888 penumpang, dengan 9.050 di antaranya berangkat dan 6.838 lainnya tiba. Sementara itu, Stasiun Malang mencatat 7.343 penumpang, yang terbagi atas 3.888 penumpang berangkat dan 3.455 penumpang datang. Ketiga stasiun tersebut pun menjadi pusat utama pergerakan pelanggan di wilayah Daop 8, terutama di tengah tingginya arus mudik selama masa angkutan Lebaran.
Secara kumulatif, selama periode Angkutan Lebaran 2026 pada 11 hingga 18 Maret 2026, KAI Daop 8 Surabaya telah melayani total 284.308 pelanggan, yang terdiri dari 184.838 penumpang berangkat dan 153.343 penumpang datang.
Sementara itu, penjualan tiket kereta api jarak jauh hingga 18 Maret 2026 tercatat telah mencapai 402.510 tiket atau sekitar 72 persen dari total kapasitas 561.528 tempat duduk. Penjualan ini merupakan akumulasi untuk periode keberangkatan 11 Maret 2026 (H-10) hingga 1 April 2026 (H+10), dan diperkirakan akan terus meningkat seiring mendekatnya Hari Raya Idulfitri.
Sebagai bentuk dukungan terhadap mobilitas masyarakat, pemerintah menghadirkan program diskon sebesar 30 persen untuk tiket KA Ekonomi Komersial yang berlaku pada periode 14 hingga 29 Maret 2026. Di wilayah Daop 8 Surabaya, tersedia 188.288 tiket dengan tarif diskon, dan hingga saat ini sebanyak 128.840 tiket atau sekitar 68 persen telah terjual. Artinya, masih terdapat 59.448 tiket yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.
Tanggal dengan tingkat penjualan tertinggi tercatat pada 17 Maret 2026 dengan 28.554 tiket terjual. Sementara itu, 18 Maret diproyeksikan menjadi puncak arus mudik dengan data sementara sebanyak 28.391 tiket keberangkatan.
KAI Daop 8 Surabaya mengimbau kepada seluruh pelanggan untuk datang lebih awal ke stasiun dan tidak mepet dengan waktu keberangkatan guna menghindari risiko tertinggal kereta. Selain itu, masyarakat juga disarankan untuk mempertimbangkan alternatif tanggal perjalanan apabila jadwal favorit telah mendekati penuh, serta memanfaatkan layanan perjalanan lanjutan atau connecting train untuk mendapatkan fleksibilitas waktu dan rute perjalanan.
Sebagai penutup, Mahendro menegaskan bahwa kereta api menjadi pilihan ideal bagi masyarakat yang ingin menjalani perjalanan mudik dengan lebih nyaman dan terencana.
“Mudik dengan kereta api memberikan pengalaman perjalanan yang lebih tenang, bebas macet, dan tepat waktu. Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan kereta api sebagai solusi perjalanan mudik yang aman dan nyaman, sekaligus menikmati momen kebersamaan dalam perjalanan. Segera rencanakan perjalanan Anda dan manfaatkan sisa tiket yang masih tersedia,” tutup Mahendro.
Dengan berbagai upaya yang dilakukan, KAI Daop 8 Surabaya optimistis dapat memberikan layanan transportasi yang selamat, aman, dan nyaman bagi seluruh pelanggan selama masa Angkutan Lebaran 2026. (*)
