Harga LPG 3 Kilogram Naik, Ini Kata Ketua Komisi II DPRD Situbondo

Jurnalis: Heru Hartanto
Editor: Mustopa

16 Jan 2025 10:09

Thumbnail Harga LPG 3 Kilogram Naik, Ini Kata Ketua Komisi II DPRD Situbondo
Ketua dan anggota Komisi II DPRD Situbondo, Kamis (16/01/2025) (Foto : Heru Hartanto / ketik.co.id)

KETIK, SITUBONDO – Harga eceran tertinggi (HET) LPG 3 kilogram di Jawa Timur mengalami kenaikan dari Rp16 ribu menjadi Rp18 ribu.

Kenaikan ini disesuaikan dengan SK Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur No. 100.3.3.1/801/KPTS/013/2024 yang berlaku mulai Rabu, 15 Januari 2025.

Kenaikan HET LPG Ketua Komisi II DPRD Situbondo, Jainur Ridho. Ia mengatakan bahwa masyarakat khawatir harga eceran LPG 3 kilogram di kios-kios melambung tinggi.

“Berdasarkan pengaduan masyarakat, kenaikan HET Rp18.000 yang telah ditentukan pemerintah merupakan hal yang wajar. Namun, yang mereka khatirkan LPG 3 kilogram yang dijual di kios-kios harga bisa melambung tinggi,” katanya, Kamis, 16 Januari 2025.

Baca Juga:
Tiket Pesawat Berpotensi Naik, Ekonomi Jatim Terancam Melambat: DPRD Desak Mitigasi

Untuk itu, sambung Jainur Ridho, pihaknya akan terus memantau perkembangan harga LPG 3 kilogram di kios-kios eceran.

“Jika ditemukan harga LPG 3 kilogram dijual melebihi harga HET, maka kami akan haering dengan pangkalan, pengecer dan pihak-pihak terkait lainnya agar keresahan masyarakat tentang kenaikan harga LPG tersebut tidak semakin meluas,” jelas Jainur Ridho.

Lebih lanjut, Jainur mengatakan, kenaikan harga ini berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Jawa Timur : 100.3.3.1/801/KPTS/013/2024 yang diterbitkan pada 24 Desember 2024 lalu harus dipedomani dengan baik oleh pangkalan-pangkalan LPG 3 kilogram.

“Untuk itu saya minta kepada masyarakat untuk melakukan pembelian LPG subsidi 3 kilogram di pangkalan. Karena jika harga tidak sesuai dengan HET maka akan diberikan sanksi berupa stop alokasi sampai dengan Pemutusan Hubungan Usaha (PHU)," kata Jainur Ridho.

Baca Juga:
Pasokan Elpiji 3 Kg Aman, Disperindag Jatim Aktif Awasi Distribusi di Lapangan

Sementara itu, Suprapto anggota Komisi II DPRD Situbondo dari Fraksi PKB mengatakan, pangkalan harus menjual LGP 3 kilogram sesuai dengan HET, kecuali pengecer yang menjual di atas harga HET tapi mengantar LPG tersebut sampai ke rumah pembeli.

“Intinya penjualan LPG Subsidi 3 kilogram harus sesuai dengan harga HET. Tapi, apabila ada pengecer mengantar LPG tersebut sampai rumah pembeli bisa ditambah ongkos kirim,” jelas Suprapto.  

Di lain pihak, Imam Suhaidi, Kepala Bagian Perekonomian, Pembangunan dan Sumber Daya Alam Setdakab Situbondo menjelaskan, pihaknya memastikan harga LPG 3 kilogram yang di jual di pangkalan sesuai dengan HET.

“Dalam waktu dekat ini kita akan melakukan monitoring atau sidak penjualan LPG 3 kilogram di kios-kios maupun di pangkalan. Hal ini dilakukan untuk memastikan pangkalan memberikan harga sesuai HET,” kata Imam Suhaidi.

Selanjutnya, sambung Imam Suhaidi, sebagai bentuk pengawasan, pihaknya juga akan terus melaksanakan pendataan pembelian LPG bersubsidi 3 kilogram untuk memastikan adanya data penyaluran dan kewajaran penggunaan terhadap barang bersubsidi ini. (*)

Baca Sebelumnya

Gerakan Tanam Padi Pasca Banjir di Srandakan Bantul Menarik Perhatian Menteri Pertanian RI

Baca Selanjutnya

4 Wakil Indonesia Lolos ke Babak 16 Besar India Open 2025

Tags:

het LPG 3 Kilogram naik ini kata Ketua Komisi II DPRD Situbondo

Berita lainnya oleh Heru Hartanto

Anggaran Berantas Plus Menipis, Ini Penjelasan Pj Sekda Situbondo

14 April 2026 13:25

Anggaran Berantas Plus Menipis, Ini Penjelasan Pj Sekda Situbondo

Wacana Larangan Pelajar Naik Motor di Situbondo Dinilai Buru-buru, Ini Kata Pemerhati

13 April 2026 23:45

Wacana Larangan Pelajar Naik Motor di Situbondo Dinilai Buru-buru, Ini Kata Pemerhati

Tingkatkan Kemajuan UMKM, Forkopimcam Asembagus Dukung Penuh Kegiatan CFD

13 April 2026 09:00

Tingkatkan Kemajuan UMKM, Forkopimcam Asembagus Dukung Penuh Kegiatan CFD

Dikukuhkan, Pemuda Katolik Banyuwangi Siap Perkuat Toleransi dan Kebangsaan

12 April 2026 13:00

Dikukuhkan, Pemuda Katolik Banyuwangi Siap Perkuat Toleransi dan Kebangsaan

Kalapas Banyuwangi I Wayan Nurasta Wibawa Dimutasi ke Tenggarong, Siap Perkuat Kinerja Pemasyarakatan

12 April 2026 10:40

Kalapas Banyuwangi I Wayan Nurasta Wibawa Dimutasi ke Tenggarong, Siap Perkuat Kinerja Pemasyarakatan

Pemkab Situbondo Gelar Sarasehan Bersama Kepala BKN RI

10 April 2026 19:38

Pemkab Situbondo Gelar Sarasehan Bersama Kepala BKN RI

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar