KETIK, JAKARTA – Kamar Dagang Pengusaha Muda Indonesia (KAPMI) tetap optimis para pengusaha bisa tetap maju ditengah perekonomian nasional yang sedang lesu.
Pernyataan tersebut disampaikan Muliansyah saat menghadiri Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia yang digelar di Hotel Borobudur, Jakarta, pada Kamis, 29 Oktober 2026 kemarin.
“Ekonomi Indonesia memang sedang lesu, tapi Kapmi tidak boleh lesu. Kami tetap optimis menggerakan ekonomi kaum muda. Anak muda tidak boleh jadi penonton, harus jadi pemain utama ekonomi nasional,” katanya.
Selanjutnya, Muliansyah mengatakan kelesuan ekonomi tidak boleh membuat pengusaha muda menyerah dan berdiam diri. Justru di saat seperti ini, gerakan ekonomi kaum muda harus menjadi motor penggerak utama untuk menjaga daya beli dan menciptakan lapangan kerja
Dengan demikian, Kapmi siap menjadi garda terdepan untuk mengawal visi besar tersebut. Strategi Kapmi adalah mengonsolidasikan pengusaha muda di 38 provinsi, dari Sabang sampai Merauke, untuk menggarap potensi riil di daerah masing-masing.
“Pertumbuhan 8% itu bukan sulap. Itu bisa dicapai jika UMKM naik kelas, hilirisasi jalan, dan pengusaha muda lokal diberi panggung menjadi tuan di negeri sendiri. Itulah yang sedang KAPMI kerjakan,” jelasnya.
Baca Juga:
Bahas Sinergi Investasi untuk Pengusaha Muda, BPP KAPMI Audiensi ke Kementerian Investasi dan Hilirisasi
Untuk itu, Muliansyah menyebut kehadirannya di Rapimnas Kadin sebagai bentuk sinergi. Kapmi sebagai wadah pengusaha muda siap berkolaborasi dengan Kadin dan pemerintah untuk memastikan roda ekonomi rakyat terus berputar hingga ke pelosok desa
Muliansyah Mengajak kepada seluruh pengusaha muda Indonesia untuk tidak takut dan tetap ekspansi. Ekonomi lesu adalah momentum untuk konsolidasi, inovasi, dan merebut peluang baru demi Indonesia Emas 2045. (*)