Bahas Sinergi Investasi untuk Pengusaha Muda, BPP KAPMI Audiensi ke Kementerian Investasi dan Hilirisasi

12 Oktober 2026 13:32 12 Okt 2026 13:32

Niesky Hafur, Fisca Tanjung

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Bahas Sinergi Investasi untuk Pengusaha Muda, BPP KAPMI Audiensi ke Kementerian Investasi dan Hilirisasi

Audiensi Pengurus BPP Kapmi ke Kementrian Investasi dan Hilirisasi / BKPM di Jakarta, Senin 10 Oktober 2026. (Foto: BPP KAPMI for Ketik.com)

KETIK, JAKARTA – Menjelang akhir tahun, Badan Pimpinan Pusat Kamar Dagang Pengusaha Muda Indonesia (BPP KAPMI)  terus melakukan sinergi dengan pemerintah.

Berkaitan dengan itu, BPP KAPMI melakukan audiensi strategis dengan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM. Audiensi tersebut membahas agenda besar tentang sinergi investasi nasional, khususnya dalam mendorong peran pengusaha muda, UMKM, dan pengusaha daerah agar dapat masuk dalam ekosistem investasi dan hilirisasi yang sedang digencarkan pemerintah.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua Umum BPP KAPMI Muliansyah Abdurrahman menegaskan bahwa KAPMI siap menjadi mitra strategis pemerintah. KAPMI memiliki jaringan anggota pengusaha yang luas di seluruh Indonesia dan di luar negeri yang potensial menjadi jembatan investasi.

"Kami datang bukan hanya audiensi, tapi menawarkan kolaborasi nyata. KAPMI punya jaringan BPD se-Indonesia dan pengusaha muda yang siap disinergikan dengan program hilirisasi dan investasi pemerintah. Kita ingin investasi tidak hanya terpusat di Jawa, tapi juga menggerakkan ekonomi di daerah," ujar Muliansyah Abdurrahman di Jakarta, Senin, 11 Oktober 2026.

Pengurus BPP KAPMI diterima langsung oleh jajaran pejabat teras Kementerian Investasi dan Hilirisasi. Hadir Iwan Suryana, Staf Ahli BKPM, Ady Soegiharto dari Kedeputian Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal, serta Sri Moertiningroem selaku Direktur Pemberdayaan Usaha.

Sementara itu, staf ahli BKPM, Iwan Suryana, menyambut baik inisiatif tersebut. Menurutnya, Kementerian Investasi dan Hilirisasi di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto memang sedang membuka ruang seluas-luasnya bagi pengusaha lokal untuk naik kelas melalui kemitraan investasi.

Selain itu, Ady Soegiharto dari Kedeputian Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal menjelaskan pentingnya pengendalian dan pendampingan agar investasi yang masuk benar-benar berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah dan penciptaan lapangan kerja.

Sementara itu, Direktur Pemberdayaan Usaha, Sri Moertiningroem, menekankan bahwa direktoratnya fokus pada pemberdayaan usaha kecil, menengah, dan daerah agar tidak menjadi penonton dalam arus besar investasi nasional. Sinergi dengan organisasi seperti KAPMI dinilai sangat strategis.

Audiensi yang berlangsung hangat dan konstruktif tersebut diakhiri dengan kesepakatan untuk menindaklanjuti sinergi melalui program konkret, seperti pendampingan investasi bagi anggota KAPMI, sosialisasi kebijakan hilirisasi, serta pelibatan KAPMI dalam forum-forum investasi nasional dan internasional. (*)

Tombol Google News

Tags:

Bpp Kapmi Muliansyah Abdurrahman Kementrian Investasi Dan Hilirisasi Direktur Pemberdayaan Usaha Sri Moertiningroem Badan Pimpinan Pusat Kamar Dagang Pengusaha Muda Indonesia