Guntur Wahono Dorong Kembalinya PMP di Sekolah: Anak Bangsa Butuh Benteng Moral

Jurnalis: Favan Abu Ridho
Editor: Aziz Mahrizal

26 Okt 2025 16:49

Thumbnail Guntur Wahono Dorong Kembalinya PMP di Sekolah: Anak Bangsa Butuh Benteng Moral
Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Guntur Wahono dalam reses di Dusun Poluhan, Desa Kendalrejo, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, Sabtu Malam, 25 Oktober 2025. (Foto: Favan/Ketik.com)

KETIK, BLITAR – Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Guntur Wahono, mendesak agar mata pelajaran Pendidikan Moral Pancasila (PMP) dikembalikan ke dalam kurikulum sekolah. Menurutnya, langkah ini penting untuk memperkuat karakter kebangsaan di tengah derasnya arus globalisasi.

Seruan tersebut disampaikan Guntur saat reses di Dusun Poluhan, Desa Kendalrejo, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, Sabtu malam, 25 Oktober 2025. Forum yang berlangsung hangat itu juga dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Blitar Supriadi, Ketua Dewan Koperasi Wilayah Jawa Timur Slamet Sutanto, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.

“Pancasila bukan sekadar dihafalkan, tetapi harus dihayati dan diamalkan dalam keseharian,” ujar Guntur di hadapan warga.

“Kita perlu mengembalikan PMP agar anak-anak memahami Pancasila sebagai pedoman moral dan jati diri bangsa,” imbuhnya.

Baca Juga:
SPPG Gaprang Blitar Mulai Beroperasi, Sasar 1.325 Anak dalam Program Makan Bergizi Gratis

Politikus yang dikenal berhaluan nasionalis ini menilai, ketiadaan mata pelajaran yang secara khusus mengajarkan nilai-nilai moral Pancasila telah menimbulkan “kekosongan spiritual” di kalangan sebagian generasi muda. Di tengah arus informasi global yang kian bebas, ia menilai pendidikan karakter menjadi semakin mendesak.

“Anak-anak kita perlu fondasi kuat agar tidak mudah terombang-ambing oleh paham yang bertentangan dengan semangat gotong royong dan toleransi,” katanya.

Guntur menautkan gagasan pengembalian PMP dengan upaya merawat kebudayaan nasional. Menurutnya, nilai-nilai Pancasila sesungguhnya telah lama hidup dalam tradisi dan adat istiadat Indonesia. Karena itu, mengajarkan kembali PMP bukan semata soal kurikulum, melainkan juga cara menanamkan kebanggaan terhadap kebudayaan sendiri.

“Pancasila adalah cermin budaya luhur bangsa, mengajarkan kita menghargai perbedaan, bermusyawarah, dan berlaku adil sosial,” tuturnya.

Baca Juga:
Kader NasDem Kabupaten Blitar Nyatakan Sikap, Soroti Pemberitaan Majalah Tempo tentang Surya Paloh

Ia berharap PMP dapat disusun secara terstruktur dan terintegrasi dalam sistem pendidikan nasional. Tujuannya melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga bermoral, nasionalis, dan berjiwa Bhinneka Tunggal Ika.

“Dengan PMP, anak-anak akan kembali diajak meneladani kearifan lokal dan menumbuhkan karakter kebangsaan sejati,” pungkasnya.(*)

Baca Sebelumnya

Flu Malaysia Tak Bisa Ditangkal Vaksin Lama, DPRD Surabaya Imbau Warga Waspada di Musim Peralihan

Baca Selanjutnya

Diduga Cemarkan Lingkungan, LBH Mitra Santri Gugat PT Lautan Emas Berjaya di PN Situbondo

Tags:

Blitar Kabupaten Blitar RESES Guntur Wahono PMP pdi perjuangan Pancasila

Berita lainnya oleh Favan Abu Ridho

PPP Kota Blitar Gelar Muscab X, Regenerasi Didorong dan Target 6 Kursi 2029 Digaungkan

19 April 2026 14:17

PPP Kota Blitar Gelar Muscab X, Regenerasi Didorong dan Target 6 Kursi 2029 Digaungkan

Kopassus Rayakan HUT ke-74 di Blitar, Tegaskan Peran “Garda Senyap” Jaga NKRI

19 April 2026 10:20

Kopassus Rayakan HUT ke-74 di Blitar, Tegaskan Peran “Garda Senyap” Jaga NKRI

Jatmiko Buka Suara soal OTT Bupati Tulungagung, Akui Sempat Diperiksa KPK

18 April 2026 23:26

Jatmiko Buka Suara soal OTT Bupati Tulungagung, Akui Sempat Diperiksa KPK

BPKH Bongkar Skema Dana Haji, Gus An'im: Biaya Turun, Dampak Konflik Timur Tengah Ditutup APBN

18 April 2026 14:32

BPKH Bongkar Skema Dana Haji, Gus An'im: Biaya Turun, Dampak Konflik Timur Tengah Ditutup APBN

Percasi Kota Blitar Tetap Bergerak di Tengah Mandeknya Dana Pembinaan

18 April 2026 14:27

Percasi Kota Blitar Tetap Bergerak di Tengah Mandeknya Dana Pembinaan

PKK Rejotangan Dorong Penguatan Keluarga, Respons Lonjakan Perceraian di Tulungagung

18 April 2026 10:00

PKK Rejotangan Dorong Penguatan Keluarga, Respons Lonjakan Perceraian di Tulungagung

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda

Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda