KETIK, SITUBONDO – Musyawarah Cabang (Muscab) X Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan Kabupaten Situbondo resmi digelar dengan mengangkat tema “Transformasi PPP untuk Indonesia”, Kamis, 30 April 2026.

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi partai untuk melakukan evaluasi, konsolidasi, serta pembaruan strategi dalam menghadapi dinamika politik ke depan.

Acara yang berlangsung di Aula Hotel Sidomuncul 1 Wisata Bahari Pasir Putih Kecamatan Bungatan, Kabupaten Situbondo ini, dihadiri oleh jajaran pengurus DPW PPP Jawa Timur, Pengurus DPC PPP Situbondo, Kader PPP, para Kiai, para Ulama, Ketua Parpol di Situbondo, Bupati dan Wakil Bupati Situbondo serta tamu undangan lainnya.

Tema “Transformasi” dipilih sebagai bentuk komitmen DPC PPP Situbondo untuk beradaptasi dengan perkembangan zaman, sekaligus memperkuat peran partai dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat Kabupaten Situbondo.

Ketua DPC PPP Kabupaten Situbondo, Hj. Zainiye menyampaikan bahwa Muscab bukan sekadar agenda rutin, tetapi juga menjadi ruang strategis untuk melahirkan gagasan baru serta kepemimpinan yang mampu membawa perubahan positif.

Baca Juga:
Muscab X PPP Situbondo Siap Dorong Transformasi Indonesia Maju dan Berkeadilan

Ia menegaskan pentingnya soliditas kader dalam menjaga eksistensi dan meningkatkan elektabilitas partai di tingkat daerah.

“Muscab X DPC PPP Situbondo yang digelar hari ini, ada satu klausul yang membolehkan Ketua DPC yang sudah memimpin 2 periode diperbolehkan untuk mengajukan ijin diskresi untuk mencalonkan kembali. Alhamdulillah, saya sebagai Ketua DPC PPP dua periode bisa kembali mencalonkan. Tetapi, proses Muscab tetap berjalan,” kata Mbuk Zeni, panggilan akrab Zainiye.

Lebih lanjut, Mbuk Zeni mengatakan, tantangan PPP sangat berat ke depan.

“Pertama PPP di tingakat pusat belum lolos presidential threshold. Tetapi, saya berharap hal itu tidak menjadikan kader-kader PPP pesimis. Namun, hal ini bisa menjadi cambuk bagi para pengurus dan kader serta simpatisan untuk bergerak lebih agresif lagi,” kata Mbuk Zeni.

Baca Juga:
Wujud Kepedulian Pendidikan, Camat Asembagus Bujuk Anak Kembali Sekolah

Sekalipun DPC PPP Situbondo, lanjut Mbuk Zeni, tidak terpengaruh dengan isu politik di tingkat wilayah maupun tingkat pusat, tapi DPC PPP Situbondo harus tetap solid agar nanti pada Pemilu 2029 menjadi pemenang.

Tak hanya itu yang disampaikan Mbuk Zeni, namun dia juga menerangkan bahwa bergesernya politik idealisme menjadi prakmatisme ini juga menjadi tantangan tersendiri bagi parpol.

“Untuk itu, teman-teman PPP yang duduk di fraksi maupun teman-teman yang ada di struktur harus terus hadir di tengah-tengah masyarakat untuk membantu persoalannya dan mencari kebutuhan masyarakat,” tuturnya.

Untuk menjawab kebutuhan masyarakat, lanjut Ketua DPC PPP Situbondo, maka teman-teman pengurus dan dewan dari PPP harus turun langsung ke masyarakat.

Karena kebutuhan masyarakat itu, komplek.

“Kebutuhan masyarakat bukan hanya urusan bantuan saja, tapi mereka butuh pendampingan-pendampingan atau advokasi di tengah persoalannya. Teman-teman PPP bukan hanya mau turun ke masyarakat ketika ada kebutuhan pencalonan saja,” tegas Mbuk Zeni.

Pada aspek struktural, kata Mbuk Zeni, pola pikir dan cara kerja kader PPP diharapkan mampu tampil lebih responsif, inovatif, dan dekat dengan masyarakat, khususnya generasi muda serta perumusan langkah strategis ke depan.

“Dengan semangat transformasi, DPC PPP Situbondo optimistis mampu menghadapi tantangan politik yang semakin dinamis dan terus hadir sebagai partai yang membawa nilai-nilai keislaman, keadilan, dan kesejahteraan bagi masyarakat,” pungkas Mbuk Zeni. (*)