KETIK, SIDOARJO – Rencana pembangunan Flyover Gedangan menimbulkan pertanyaan sebagian warga setempat. Jika trase Flyover Gedangan digeser ke sisi timur Jalan A. Yani Gedangan, ada satu yang patut menjadi perhatian. Bagaimana nasib Monumen Perjuangan Gedangan?
Monumen Perjuangan itu masih berdiri gagah hingga saat ini. Warga menyebutnya sebagai Tugu Gedangan. Posisinya ada di ujung utara deretan bangunan yang berada di sisi timur Jalan A. Yani, Gedangan, Sidoarjo.
Di deretan bangunan, berjajar toko, bengkel, Mapolsek Gedangan, kantor-kantor bank, bekas Kantor Kecamatan Gedangan, dan sebagainya. Monumen Perjuangan berdiri persisnya di seberang Jalan Muncul Gedangan dan depan Pabrik Kulit Rachbini Leather.
”Apakah Flyover Gedangan nanti melewati Tugu Gedangan itu atau tidak,” tanya Tri Endroyono, warga Gedangan.
Baca Juga:
Flyover Gedangan Sidoarjo Butuh Pembebasan 89 Bidang Tanah dan Biaya Rp 400 M, Segini KonstruksinyaDi sana, juga ada ruang terbuka hijau, mushola, dan warung kopi. Jika memang terlewati trase jembatan layang, sebaiknya mulai dipikirkan matang-matang. Monumen Perjuangan tersebut akan dipindah ke mana. Baik tempatnya maupun teknis pemindahannya. Kalau tidak dipindahkan, apakah Flyover Gedangan nanti tidak terkendala. Harus berbelok atau bagaimana agar tidak menabrak Monumen Perjuangan.
”Tujuan pembangunan Flyover Gedangan kan untuk memperlancar arus lalu lintas. Apakah sebaiknya Tugu Gedangan dipindah atau tidak. Perlu mulai dipikirkan sekarang,” tambah Tri Endroyono
Menurut informasi, Monumen Perjuangan Gedangan diresmikan pada 17 Agustus Tahun 1974. Monumen tersebut berdiri sebagai penghormatan atas jasa-jasa para pahlawan yang berjuang dalam revolusi fisik pada 1945 lalu.
Mereka berjuang merebut dan mempertahankan Kemerdekaan Republik Indonesia dari cengkeraman Belanda dan tentara Sekutu. Banyak korban berjatuhan. (*)