KETIK, TRENGGALEK – Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak atau lebih akrab dipanggil Emil Dardak menghadiri peringatan Hari Jadi ke-832 Kabupaten Trenggalek, di Pendopo Manggala Praja Nugraha, Senin 31 Agustus 2026.

Emil tidak sekadar hadir pada perayaan hari jadi tersebut, namun membawa harapan baru terkait pembangunan infrastruktur, khususnya di wilayah Jalur Lintas Selatan (JLS). 

Menurutnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim terus melakukan konektivitas di wilayah pesisir selatan. Tak terkecuali telah dipersiapkan anggaran untuk penyiapan lahan sebesar Rp18-19 miliar agar semakin tersambung.

Emil menyebut, konektivitas menjadi kunci utama untuk membuka potensi besar yang dimiliki oleh wilayah selatan Jatim termasuk Trenggalek.

"Link tidak boleh terputus. Konektivitas pesisir Jatim harus kita dorong agar terus berkesinambungan," ucapnya.

Baca Juga:
Gus Fawait Lobi Pemerintah Pusat, JLS Jember Dapat Anggaran Rp 3 Triliun

Ia menilai jika Trenggalek punya modal besar untuk berkembang. Selain kekayaan alam, pesisir wilayah selatan mempunyai potensi peningkatan pundi-pundi ekonomi dari sektor pariwisata yang bisa menjadi penggerak ekonomi masyarakat.

Eks Bupati Trenggalek itu menyampaikan, pembangunan tidak hanya berkutat Soal infrastruktur,  namun ada hal lain yang menurutnya perlu menjadi perhatian, yakni kekeringan yang melanda beberapa wilayah.

"Pemprov Jatim telah menyalurkan bantuan air bersih untuk membantu kebutuhan masyarakat akan kebutuhan air selama musim kemarau," tuturnya.

Emil mengingatkan, pembangunan tidak hanya berhenti dengan terselesaikannya pembangunan infrastruktur, tapi juga harus bisa dimanfaatkan sebagai daya ungkit ekonomi baru bagi masyarakat secara menyeluruh.

Baca Juga:
Yuk Coba! Kulineran di Parigogo JLS Pacitan Tawarkan View Sawah yang Bikin Adem

Sehingga, pemerintah tidak bisa bekerja sendirian, harus ada kolaborasi dengan masyarakat, dunia pendidikan, pelaku usaha hingga generasi muda untuk mengembangkan potensi yang ada di daerahnya.

"Kuncinya ada pada kebersamaan. Semoga anak muda Trenggalek tetap bersemangat mengembangkan potensi daerahnya, sekaligus sebagai tanggungjawab moral," tandasnya.

Ia mengakui jika di Trenggalek sekarang sudah ada perubahan yang signifikan dan cukup berkembang, baik dari sisi konektivitas dan sarana prasarana.

"Semoga Trenggalek semakin maju dan berkembang dengan memanfaatkan potensi yang ada," tutupnya(*)