Embargo dalam Gerakan Pramuka

Editor: Naufal Ardiansyah

16 Sep 2023 05:16

Headline

Thumbnail Embargo dalam Gerakan Pramuka
Oleh: Suyatno*

Seperti percaturan dunia saja, Kwarda Jatim diembargo Kwarnas dengan cara tidak mengeluarkan SK pengukuhan bertahun-tahun tanpa alasan yang masuk akal sesuai aturan yang berlaku. Lihat saja, Kuba diembargo AS bertahun-tahun tanpa alasan rasional. Korut dijotak berbagai negara karena alasan tertentu.

Itulah namanya relasi kuasa. Terjadi subjek-objek, atas-bawah, siapa kamu-siapa saya, di sini-di situ, dan batas diagonal lainnya. Dapat dikatakan Bhinneka Tunggal Ika dipermainkan. Persaudaraan atau brotherhood pramuka teramputasi.

UU GP, AD/ART, dan jukran dibuat untuk melindungi kepramukaan, pramuka, dan GP agar pendidikan kepramukaan berjalan sehat dan dinamis. Sebaliknya, UU GP, AD/ART, dan jukran bukan tempat berlindung untuk membenarkan dan memberikan alasan yang tidak benar dan tidak beralasan.

Peraturan itu tentu dibuat untuk mendamaikan, membahagiakan, dan melancarkan pendidikan kepramukaan dan bukan malah menciptakan suka dan tidak suka, lawan dan kawan, dilayani dan tidak dilayani, dterima dan ditolak, dan seterusnya.

Bagaimana mungkin tiga tahun persoalan SK pengukuhan tidak mampu terselesaikan oleh orang-orang yang berlabel nasional? Padahal, untuk kasus Jawa Timur, saat Musda semua cabang hadir dan sepakat mengesahkan hasil sesuai AD/ART dan dihadiri unsur Kwarnas tetapi dipakai sebagai alasan mengembargo. Ketika diminta aspek yang mana dari Musda Jatim yang menyimpang dari AD/ART, tiga tahun tidak ada jawaban.

Tapi, karena pendidikan kepramukaan melayani manusia muda yang umur dan perkembangan terus berjalan, Kwarda Jawa Timur jalan terus, tetap eksis, tetap bergiat, dan tetap berfungsi karena itu amanat Musda Jatim.

Gubernur Jatim selaku pembimbing pendidikan kepramukaan dalam peran sebagai kamabida menegaskan bahwa Gerakan Pramuka harus tetap eksis, tetap berjalan, dinamis, dan senantiasa menggelorakan kepramukaan di Jatim.

Rakyat Jatim tidak boleh menghentikan pendidikan kepramukaan hanya karena masalah remeh temeh. Tanggung jawab yang lebih inti harus dikedepankan.

Perlu diketahui bahwa Kwartir di atasnya tidak punya kewenangan memilih ketua untuk kwartir di bawahnya. Jadi, Kwaran tidak punya kewenangan memilih ketua gudep. Kwarcab tidak berwenang memilih ketua Kwaran. Kwarda tidak punya wewenang memilih ketua Kwarcab. Kwarnas tidak punya kewenangan memilih ketua Kwarda. Jadi, kwartir di atasnya tidak berwenang suka dan tidak suka kwartir di bawahnya dengan menunjukkan relasi kuasa SK yang ditahan.

Apa jadinya jika relasi kuasa seperti di atas terus berlangsung? Bisa jadi, Kwarda yang lain akan bernasib sama. Preseden menyimpang itu tentu harus disudahi.

Nah, gonjang ganjing apapun, pembina dan pelatih harus tetap suci dalam pikiran dan perbuatan di depan adik didik dan pembina. Pendidikan kepramukaan harus berada di nasibnya. #kakyatno


*) Suyatno, Pembina Gudep Pramuka

**) Karikatur by: Rihad Humala/Ketik.co.id

***) Isi tulisan di atas menjadi tanggung jawab penulis

****) Ketentuan pengiriman naskah opini:

Naskah dikirim ke alamat email redaksi@ketik.co.id. Berikan keterangan OPINI di kolom subjek

Panjang naskah maksimal 800 kata

Sertakan identitas diri, foto, dan nomor HP

Hak muat redaksi

Baca Juga:
DKD Jawa Timur Gelar Sidparda 2026, Perkuat Peran Dewan Kerja Hadapi Era Perubahan
Baca Juga:
Kapolda Jatim Apresiasi Pramuka Jatim Sukseskan Operasi Ketupat Mudik Lebaran
Baca Sebelumnya

Terganggu Komentar Negatif, Nonaktifkan Komentar Instagram dengan Cara Ini

Baca Selanjutnya

Pecahkan Sejarah Sepak Bola Porprov, Tim Putri-Putra Sidoarjo Digelontor Bonus Rp 150 Juta

Tags:

Pramuka Pramuka Jatim Kwarda Pramuka Jatim Suyatno Kwarnas

Berita lainnya oleh Naufal Ardiansyah

Muhsin Budiono Tuai Pujian di Forum Global Australia, Kenalkan ARDENT Followership Versi Asia

4 April 2026 22:58

Muhsin Budiono Tuai Pujian di Forum Global Australia, Kenalkan ARDENT Followership Versi Asia

Sinergi Kwarda Pramuka dan Polda Jatim Bangun Brigade Pangan Nusantara

2 April 2026 18:44

Sinergi Kwarda Pramuka dan Polda Jatim Bangun Brigade Pangan Nusantara

Kapolda Jatim Apresiasi Pramuka Jatim Sukseskan Operasi Ketupat Mudik Lebaran

2 April 2026 18:34

Kapolda Jatim Apresiasi Pramuka Jatim Sukseskan Operasi Ketupat Mudik Lebaran

Keren! Pramuka Jatim Gagas Konversi Limbah Dapur MBG Jadi Biogas dan Pupuk Organik

1 April 2026 20:57

Keren! Pramuka Jatim Gagas Konversi Limbah Dapur MBG Jadi Biogas dan Pupuk Organik

Gubernur Khofifah Blusukan Sapa Petani Kopi Banyuwangi, Rela Tembus Hujan Demi Serap Aspirasi

1 Maret 2026 11:39

Gubernur Khofifah Blusukan Sapa Petani Kopi Banyuwangi, Rela Tembus Hujan Demi Serap Aspirasi

Khofifah Puji HM Arum Sabil: Kwarda Jatim Konsisten Jalankan Pramuka Produktif

28 Februari 2026 21:47

Khofifah Puji HM Arum Sabil: Kwarda Jatim Konsisten Jalankan Pramuka Produktif

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar