KETIK, BANYUWANGI – Fakultas Pertanian Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI) menyiapkan laboratorium terbuka di kawasan Green Farm Banyuwangi, Jawa Timur.
Dekan Fakultas Pertanian UKRI, M Arief A Bisma meninjau langsung ke Green Farm Banyuwangi milik tokoh pertanian nasional, HM Arum Sabil, yang juga Ketua DPD HKTI Jawa Timur.
"Kami mencari dan safari seluruh Indonesia dan akhirnya kami berkunjung diterima baik oleh Abah Arum Sabil yang memang memiliki kepakaran di bidang pertanian. Alhamdulillah kita akan jalin kerja sama untuk Laboratorium Terbuka Fakultas Pertanian UKRI," tuturnya, Jumat, 22 Mei 2026.
Pipink, sapaan akrabnya, menekankan bahwa pencanangan pembukaan Laboratorium Terbuka khusus pertanian ini akan melengkapi kebutuhan akademik mahasiswa dalam riset dan pengembangan di bidang pertanian.
Ketua DPD HKTI Jawa Timur, HM Arum Sabil bersama Dekan Pertanian UKRI M Arief A Bisma dan Dirut Winmar Eko Widiastopo saat mengecek lahan di kawasan Green Farm Banyuwangi (Foto: Naufal/Ketik.com)
Laboratorium terbuka ini akan bekerja sama dengan Polri, PT Widji Nusantara Makmur (Winmar) yang bergerak di bidang pembenihan Jagung dan menjadi suplier benih Bhayangkara, serta DPD HKTI Jawa Timur.
"Hadirnya Laboratorium Terbuka yang terintegrasi ini menjadi jawaban kolaborasi antara dunia akademik dan praktisi. Unsur-unsur tersebut kita harapkan terjalin kolaborasi produktif untuk melahirkan generasi-generasi unggul terutama di bidang pertanian," terangnya.
Fakultas Pertanian UKRI saat ini memiliki dua program studi, yakni agroteknologi dan agrobisnis. Fakultas ini hadir sebagai wadah belajar para generasi muda agar menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi terutama di bidang pertanian.
"Melalui sinergi antara dosen, mahasiswa, alumni dan mitra kerja, kami berupaya mewujudkan pertanian yang berkelanjutan demi kemajuan bangsa dan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPD HKTI Jawa Timur, HM Arum Sabil, mendukung komitmen Fakultas Pertanian UKRI dalam pengembangan riset pertanian.
Arum Sabil meyakini bahwa apa yang dilakukan Fakultas Pertanian UKRI sejalan dengan cita-cita Presiden Prabowo yang merupakan Ketua Yayasan UKRI.
"Bapak Presiden kita sangat peduli dan selalu memikirkan masa depan pertanian kita. Kita wajib mendukung dan mengerahkan kekuatan kita untuk dunia pertanian kita. Kita menanam hari ini untuk anak cucu kita kelak," bebernya.
Dekan Pertanian UKRI M Arief A Bisma dan Dirut Winmar Eko Widiastopo saat mengecek hasil panen jagung di kawasan Green Farm Banyuwangi (Foto: Naufal/Ketik.com)
Pria yang juga Ketua Kwarda Pramuka Jawa Timur itu menegaskan, rencana pembukaan Laboratorium Terbuka di Green Farm Banyuwangi sesuai dengan arahan Ketua Umum DPN HKTI, Sudaryono yang juga Wamentan RI.
Menurut Arum Sabil, HKTI menjadi garda terdepan mengawal ketahanan pangan nusantara. Dengan demikian, sinergi antara HKTI, dunia akademik dan praktisi adalah sebuah keniscayaan.
"Tempat ini (Green Farm) merupakan Pusat Pelatihan Pertanian yang kita siapkan untuk tempat belajar bersama seputar pertanian yang terintegrasi. Secara akademisi akan dimonitoring oleh Fakultas Pertanian UKRI. Secara praktisi akan dimonitoring oleh PT Widji Nusantara Makmur (Winmar) produsen benih jagung Bhayangkara," terangnya. (*)
