dr. Erissa, Dokter Spesialis yang Pastikan Ketersediaan Darah di RSUD dr. Darsono Pacitan

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Hetty Hapsari

31 Des 2024 18:12

Thumbnail dr. Erissa, Dokter Spesialis yang Pastikan Ketersediaan Darah di RSUD dr. Darsono Pacitan
Dokter Spesialis Patologi Klinik, Subspesialis Bank Darah dan Kedokteran Tranfusi (konsultan) RSUD dr. Darsono Pacitan, dr. Erissa Maisuritadevi Mara, M.Sc., Sp.PK., Subsp.B.D.K.T.(K), saat menggunakan alat laboratorium untuk mengecek kandungan darah seorang pasien, Selasa, 31 Desember 2024. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)

KETIK, PACITAN – Di balik kelancaran operasional RSUD dr. Darsono Pacitan, terdapat sosok yang sangat berperan penting dalam memastikan kelayakan dan ketersediaan stok darah yang dibutuhkan pasien.

Adalah dr. Erissa Maisuritadevi Mara, M.Sc., Sp.PK., Subsp.B.D.K.T.(K), seorang Dokter Spesialis Patologi Klinik, Subspesialis Bank Darah dan Kedokteran Tranfusi (konsultan) yang memegang peran vital dalam pengelolaan Laboratorium dan Penyimpanan Darah di RSUD dr. Darsono Pacitan.

Sejak pertama kali bertugas pada 2016, dr. Erissa mengabdikan dirinya di RSUD Pacitan dengan tanggung jawab utama mengelola layanan laboratorium, yang mencakup pengawasan kualitas kontrol darah dan proses transfusi.

"Kami bertugas untuk memastikan bahwa darah yang disimpan di bank darah rumah sakit memiliki kualitas yang terjaga, dengan suhu penyimpanan yang tepat sesuai standar medis," ujar dr. Erissa di Ruang Laboratorium RSUD, Selasa, 31 Desember 2024.

Baca Juga:
Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

Tugas ini sangat penting, sebab setiap kantong darah harus disimpan dalam kondisi sangat terkontrol agar tetap aman digunakan untuk pasien yang membutuhkan.

dr. Erissa, yang juga lulusan Universitas Gadjah Mada (UGM), memiliki keahlian khusus di bidang bank darah dan transfusi.

Ia mengungkapkan bahwa tugas utama di Bank Darah tidak hanya mencakup penyimpanan darah, tetapi juga mengolahnya menjadi komponen-komponen darah yang lebih spesifik, seperti trombosit, plasma, dan PRC (packed red cells).

"Alhamdulillah kami di Pacitan juga memiliki alat untuk bisa mengolah komponen darah. Dari darah yang disumbangkan itu bisa jadi 3 jenis komponen, trombosit, plasma dan PRC. Artinya, jika itu digunakan untuk pasien yang berbeda, satu orang pendonor itu bisa untuk menolong 3 orang nyawa pasien," ujarnya kepada Ketik.co.id

Baca Juga:
Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Keberadaan Bank Darah di RSUD Pacitan sangat membantu pasien yang memerlukan transfusi darah, terutama mereka yang sedang menjalani perawatan cuci darah atau operasi besar.

"Setiap bulan kami membutuhkan sekitar 450 hingga 500 kantong darah, dan 80 persen dari jumlah tersebut digunakan untuk pasien di RSUD. Sisanya disalurkan ke rumah sakit swasta di Pacitan," ungkap dr. Erissa.

Kendati demikian, kebutuhan akan darah di Pacitan tidak selalu dapat diprediksi.

"Setiap bulan bisa berbeda-beda. Kadang, pasien dengan golongan darah A banyak, tapi yang mendonor banyak justru golongan darah O. Ini tantangan kami, dan kami harus terus mempersiapkan stok darah agar kebutuhan transfusi bisa terpenuhi," jelasnya.

Bagi dr. Erissa, donor darah merupakan bentuk kontribusi sosial yang sangat berarti. 

"Masyarakat Pacitan sudah sangat aktif dalam mendonorkan darah. Kami sangat mengapresiasi itu," imbuh dr. Erissa.

Menurutnya, meskipun kebutuhan darah di Pacitan tidak sebesar kota besar lainnya, peran aktif masyarakat dalam kegiatan donor darah sangat vital bagi kelangsungan pelayanan medis di rumah sakit.

dr. Erissa pun mengajak lebih banyak masyarakat untuk mendonorkan darahnya.

"Cukup meluangkan waktu sekitar 15 menit, kita bisa menolong tiga orang pasien yang membutuhkan transfusi darah. Ini adalah bentuk kepedulian yang sangat sederhana, tetapi memiliki dampak yang sangat besar," ujar dr. Erissa.

Saat ini, RSUD dr. Darsono Pacitan terus berupaya untuk menjaga ketersediaan stok darah yang mencukupi.

"Setiap kantong darah hanya bisa disimpan selama 30 hari untuk darah umum dan 5 hari untuk trombosit. Oleh karena itu, kami sangat membutuhkan sumbangan darah dari masyarakat secara rutin," tambahnya.

Sebagai penutup, dr. Erissa berharap agar kesadaran akan pentingnya donor darah semakin meningkat, mengingat peran donor darah dalam menyelamatkan nyawa pasien yang membutuhkan.

"Mari kita bersama-sama berkontribusi untuk masyarakat Pacitan, karena dengan darah kita bisa menolong banyak orang tanpa memerlukan uang atau materi. Semoga lebih banyak masyarakat yang mau berdonor darah secara rutin," ajaknya menutup perbincangan. (*)

Baca Sebelumnya

Kepengurusan KAUJE 2024-2029 Baru Dilantik, Ada Nama Kepala Daerah hingga Wartawan

Baca Selanjutnya

Anggaran Miliaran Rupiah, 2 Proyek Rekonstruksi Tambatan Perahu di Simeulue Putus Kontrak

Tags:

pacitan RSUD dr Darsono Pacitan

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Korban Dugaan Keracunan Dipastikan Tertangani, Satgas MBG Pacitan: Dinas Gerak Cepat

15 April 2026 18:37

Korban Dugaan Keracunan Dipastikan Tertangani, Satgas MBG Pacitan: Dinas Gerak Cepat

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

15 April 2026 17:47

Ini Update Satgas MBG Pacitan soal Siapa yang Bertanggungjawab Dugaan Keracunan

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

15 April 2026 16:20

Pacitan Catat 8 Kasus Kekerasan Anak, Usia 11-13 Tahun Jadi Korban Terbanyak

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

14 April 2026 11:18

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

14 April 2026 10:18

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H