DPRD Pacitan Minta Dinas dan Tokoh Agama Bersinergi Tangkal Komunitas LGBT

Editor: Al Ahmadi

12 Jan 2026 19:12

Thumbnail DPRD Pacitan Minta Dinas dan Tokoh Agama Bersinergi Tangkal Komunitas LGBT
Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Pacitan, Ririn Subiati, saat berbicara soal penyebaran LGBT via komunitas di Pacitan, Senin, 12 Januari 2026. Pelajar dan remaja disebut sebagai kelompok yang paling rentan terpengaruh. (Foto: Ririn for Ketik.com)

KETIK, PACITAN – Penyebaran Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) melalui komunitas di Kabupaten Pacitan perlu ditangkal bersama-sama.

Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Pacitan, Ririn Subiati, menyebut pemerintah daerah, tokoh masyarakat dan tokoh agama memiliki peran penting dalam menyikapi isu tersebut.

Sebab, ia menilai isu tersebut tidak bisa ditangani secara parsial dan membutuhkan kerja bersama lintas sektor.

"Masih banyak masyarakat yang belum paham dan belum mengerti apa itu LGBT,” kata Ririn, Senin, 12 Januari 2026.

Baca Juga:
SPPG Lajolor Diresmikan, Layani 800 Penerima Manfaat di Singgahan Tuban

Ririn menyampaikan, isu LGBT yang belakangan ramai diperbincangkan perlu disikapi secara bijak dengan pendekatan edukatif. 

Menurutnya, rendahnya pemahaman masyarakat menjadi salah satu faktor yang membuat persoalan tersebut kerap dianggap sepele.

"Karena itu, perlu ada penjelasan yang benar dan utuh agar masyarakat tidak salah persepsi," imbuhnya.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menyebut, dalam konteks sosial dan keagamaan, perilaku LGBT tidak sejalan dengan norma yang berlaku di masyarakat.

Baca Juga:
Bupati Tegal Jadi Wisudawan Magister Manajemen UPS

Ia juga mengingatkan adanya potensi dampak jangka panjang, baik dari sisi kesehatan maupun kondisi psikologis.

“Wajar jika sebagian besar masyarakat menganggap bahwa LGBT itu tidak bahaya, karena tidak bikin hamil. Padahal LBGT merupakan tindakan yang tidak sesuai dengan norma agama apapun," lanjutnya.

Ririn meminta agar dinas terkait seperti Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, serta instansi yang membidangi pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak tidak berjalan sendiri-sendiri. 

Ia menilai kolaborasi dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat menjadi kunci dalam memberikan pemahaman yang lebih diterima oleh publik.

“Untuk mengantisipasi meningkatnya kasus LGBT di Pacitan, penyuluhan atau sosialisasi tentang LGBT, dampak dan tanda-tandanya harus dilakukan secara masif dan berkesinambungan. Khususnya kepada para pelajar, mahasiswa dan remaja di Pacitan," pintanya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya peran keluarga sebagai benteng pertama dalam pembentukan karakter anak dan remaja. 

Pengawasan serta komunikasi di lingkungan keluarga dinilai sangat berpengaruh dalam mencegah penyimpangan norma.

“Peran keluarga sangat penting untuk mengontrol dan mendampingi anggota keluarganya, terutama anak-anak dan remaja, agar tidak terjerumus pada penyimpangan norma,” katanya.

Sebagai informasi, pada tahun lalu Dinas Kesehatan Kabupaten Pacitan mencatat total kasus HIV/AIDS di Pacitan sebagian besar berasal dari perilaku hubungan sesama jenis atau laki-laki suka laki-laki (LSL).

Pelajar dan remaja disebut sebagai kelompok yang paling rentan terpengaruh.(*)

Baca Sebelumnya

Gercep Dishub Bangkalan Lakukan Penanganan Tiang PJU di Jalan Soekarno-Hatta

Baca Selanjutnya

AKBP Bayu Anuwar Sidiqie Hari Ini Resmi Menjabat Kapolres Situbondo

Tags:

DPRD Pacitan Isu Sosial LGBT Tokoh agama Pendidikan keluarga

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

14 April 2026 11:18

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

14 April 2026 10:18

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

13 April 2026 19:53

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

13 April 2026 14:32

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

13 April 2026 13:23

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar