KETIK, PACITAN – RSUD dr. Darsono Pacitan menggelar kegiatan Promosi Kesehatan Komunitas Lansia Berbasis Rumah Sakit di Kantor Desa Widoro, Kecamatan Donorojo, Kamis, 28 Mei 2026.
Kegiatan dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2026, diikuti oleh sebanyak 75 peserta usia lanjut dari wilayah setempat.
Selain para lansia, kegiatan tersebut juga dihadiri tenaga kesehatan, perangkat desa, serta kader kesehatan yang turut mendukung upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat lanjut usia di wilayah tersebut.
Pada kesempatan itu, RSUD dr. Darsono menghadirkan dua narasumber.
Dokter spesialis mata, dr. Helen Kusumaningsih, Sp.M, menyampaikan materi tentang pentingnya mengenali katarak dan berbagai penyakit mata yang kerap dialami lansia.

Sementara itu, Ni Made Diyah Rinawardani, S.Psi., M.Psi., Psikolog, memberikan edukasi mengenai pengelolaan stres pada lansia agar tetap sehat secara mental dan emosional.
Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung.
Para lansia aktif mengikuti sesi penyuluhan dan memanfaatkan kesempatan untuk berkonsultasi langsung dengan narasumber terkait berbagai keluhan kesehatan yang mereka alami.
Usai penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan layanan konsultasi dan pemeriksaan kesehatan.
Pemeriksaan mata dilakukan oleh dr. Helen Kusumaningsih, Sp.M, sedangkan pemeriksaan Telinga, Hidung, Tenggorokan, Kepala dan Leher (THT-KL) dilakukan oleh dr. Azhar Nur Fathoni, Sp.THT-KL.
Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, sebanyak 11 peserta diketahui memerlukan tindak lanjut pemeriksaan THT, sementara 16 peserta lainnya memerlukan pemeriksaan lanjutan terkait kesehatan mata di fasilitas pelayanan kesehatan.
Direktur RSUD dr. Darsono Pacitan, dr Johan Tri Putranto, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk komitmen rumah sakit dalam memberikan pelayanan kesehatan yang tidak hanya berpusat di rumah sakit, tetapi juga menjangkau masyarakat secara langsung.
“Kami ingin pelayanan kesehatan hadir lebih dekat dengan masyarakat, terutama para lansia yang membutuhkan perhatian khusus. Melalui kegiatan ini, kami tidak hanya memberikan pemeriksaan kesehatan, tetapi juga edukasi agar para lansia memahami cara menjaga kesehatannya dan mampu mendeteksi penyakit sejak dini,” ujarnya.
Menurut Johan, pendekatan promotif dan preventif menjadi langkah penting untuk meningkatkan kualitas hidup lansia.
Dengan pemeriksaan dan edukasi yang dilakukan secara berkala, berbagai gangguan kesehatan dapat diketahui lebih awal sehingga penanganannya menjadi lebih optimal.

“Kami berharap para lansia tetap sehat, aktif, produktif, dan mandiri. Semangat Hari Lanjut Usia Nasional harus menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan lansia, karena mereka merupakan bagian penting dari keluarga dan masyarakat,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, RSUD dr. Darsono berharap para lansia dapat terus menjaga kesehatan fisik maupun mental sehingga mampu menjalani kehidupan secara mandiri sesuai tema Hari Lanjut Usia Nasional 2026, yaitu “Lansia Sehat dan Mandiri untuk Indonesia yang Berdaya.”(*)
