Diskusi Buku “Reset Indonesia” di Madiun Dibubarkan Polisi

Editor: Muhammad Faizin

21 Des 2025 05:00

Thumbnail Diskusi Buku “Reset Indonesia” di Madiun Dibubarkan Polisi
Buku #Reset Indonesia, yang diskusinya dibubarkan aparat di Kabupaten Madiun. (Foto: FB Farid Gaban)

KETIK, MADIUN – Diskusi buku “Reset Indonesia: Gagasan tentang Indonesia Baru” yang rencananya digelar di Desa Wisata Gunungsari, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, terpaksa batal terlaksana. Acara tersebut sedianya berlangsung pada Sabtu, 20 Desember 2025, pukul 19.00 WIB, bertempat di Pasar Pundensari.

Diskusi ini diinisiasi oleh sejumlah komunitas lokal dan menghadirkan para penulis buku Reset Indonesia, yakni Dandhy Laksono, Farid Gaban, Yusuf Priambodo, dan Benaya Harobu. Namun, ketika acara siap dibuka, sejumlah aparat pemerintah dan keamanan setempat mendatangi lokasi dan meminta kegiatan dihentikan.

Panitia menyebut, aparat yang hadir terdiri atas unsur kecamatan, pemerintah desa, Babinsa, serta kepolisian sektor setempat.

"Alasan penghentian acara disebut karena kegiatan dinilai belum mengantongi izin. Padahal kami telah menyampaikan surat pemberitahuan kepada pihak kepolisian," ujar Gizzatara, salah satu panitia acara. 

Baca Juga:
Kota Surabaya dan Madiun Diprediksi Cerah Hari Ini, Cek Daerahmu Sekarang

Pembatalan diskusi di Madiun ini menjadi peristiwa pertama sepanjang rangkaian diskusi buku Reset Indonesia yang dilakukan tim penulis. Sebelumnya, diskusi serupa telah digelar di sekitar 45 titik di berbagai daerah tanpa kendala.

Video pembubaran acara diskusi buku tersebut, viral di media sosial. Dalam video tersebut terlihat, seorang aparat yang menyebut diskusi tersebut telah ditunggangi. “Kalau diskusi budaya, silahkan. Tapi kalau ditunggangi Reset Indonesia, ya janganlah,” ujar aparat tersebut.

Banayu Harobu, salah satu penulis buku, dalam dialog dengan seorang petugas kepolisian sempat menanyakan alasan pembubaran. “Ya harus sesuai aturan, jawab polisi tersebut tanpa memberi penjelasan lebih lanjut.

Usai agenda di Madiun, tim penulis dijadwalkan melanjutkan rangkaian diskusi atas undangan resmi Bupati Trenggalek pada 22 Desember 2025. Sebelumnya, pada 4 Desember, diskusi buku ini juga pernah dilaksanakan di Pendopo Wakil Bupati Banyumas, Jawa Tengah, atas undangan komunitas budaya Logawa.

Baca Juga:
Perkuat Adaptasi Ekonomi Hijau, Kadishut Jatim Sambang CDK Wilayah Madiun

Sejak diluncurkan pada Oktober 2025, buku Reset Indonesia telah menjadi bahan diskusi di berbagai komunitas, kampus, sekolah, serta kelompok petani dan nelayan. Wilayah yang telah disambangi antara lain Jabodetabek, Serang, Sumedang, Bandung, Pangandaran, Purwokerto, Cirebon, Pekalongan, Brebes, Batang, Yogyakarta, Solo, Temanggung, Wonosobo, Banjarnegara, hingga Madiun.

Buku “Reset Indonesia” merupakan karya kolaboratif yang mengulas berbagai persoalan struktural bangsa, mulai dari krisis demokrasi, kerusakan lingkungan, ketimpangan ekonomi, hingga relasi kekuasaan antara negara, korporasi, dan masyarakat. Buku ini mengajak pembaca meninjau ulang arah pembangunan nasional yang dinilai semakin menjauh dari kepentingan publik.

Melalui pendekatan jurnalisme, riset lapangan, dan refleksi kritis, buku “Reset Indonesia” menawarkan gagasan tentang perlunya perubahan mendasar—atau “reset”—dalam tata kelola negara. Buku ini mendorong partisipasi warga untuk terlibat aktif dalam diskusi publik demi membangun Indonesia yang lebih adil, berkelanjutan, dan berpihak pada kepentingan rakyat. (*)

Baca Sebelumnya

Siapkan Tisu! Ini 5 Rekomendasi Film Indonesia Paling Menyentuh untuk Rayakan Hari Ibu

Baca Selanjutnya

Kota Surabaya dan Jombang Diprakirakan Hujan Ringan 21 Desember 2025, Cek Info Cuaca Jawa Timur

Tags:

Reset Indonesia aparat membubarkan diskusi buku madiun Dandhy Laksono Farid Gaban Yusuf Priambodo Benaya Harobu

Berita lainnya oleh Muhammad Faizin

WFH ASN Berpotensi Disalahgunakan dan Belum Tentu Hemat Anggaran

12 April 2026 11:40

WFH ASN Berpotensi Disalahgunakan dan Belum Tentu Hemat Anggaran

WFH ASN Tidak Efektif Jika Tak Didukung Budaya Kerja Mandiri dan Sistem Pengawasan

12 April 2026 11:00

WFH ASN Tidak Efektif Jika Tak Didukung Budaya Kerja Mandiri dan Sistem Pengawasan

Mahasiswa UNEJ Ciptakan Insinerator Pengolah Sampah Jadi Listrik, Solusi Limbah dan Energi Terbarukan

12 April 2026 09:40

Mahasiswa UNEJ Ciptakan Insinerator Pengolah Sampah Jadi Listrik, Solusi Limbah dan Energi Terbarukan

Adik Bupati Tulungagung Ikut Terjaring OTT KPK, Lolos Status Tersangka

12 April 2026 08:21

Adik Bupati Tulungagung Ikut Terjaring OTT KPK, Lolos Status Tersangka

Sosok Ahmad Baharudin, Wabup yang Pernah Konflik Terbuka dengan Bupati Tulungagung

11 April 2026 07:30

Sosok Ahmad Baharudin, Wabup yang Pernah Konflik Terbuka dengan Bupati Tulungagung

BRIN Ungkap Objek Langit di Lampung-Banten Bekas Roket China, Pakar: Pengawasan Sampah Antariksa Harus Diperkuat

10 April 2026 06:40

BRIN Ungkap Objek Langit di Lampung-Banten Bekas Roket China, Pakar: Pengawasan Sampah Antariksa Harus Diperkuat

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar