Dishut Jatim Buat Roadmap Komoditas Ekspor Produk Tani Hutan

Jurnalis: Mustopa
Editor: M. Rifat

25 Jul 2023 10:08

Thumbnail Dishut Jatim Buat Roadmap Komoditas Ekspor Produk Tani Hutan
Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur, Jumadi (Foto: Mustopa/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur terus mendorong produk dari Kelompok Tani Hutan (KTH) menembus pasar global. Mengingat ada beberapa komoditas hasil produksi KTH di wilayah Jatim yang sudah diekspor ke berbagai negara.

Menurut Kadishut Jatim, Jumadi, pihaknya tengah menyusun rencana strategis guna memusatkan komoditas ekspor dari kelompok tani hutan. Itu sesuai dengan arahan dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa agar mengidentifikasi desa-desa devisa.

”Saya sekarang sedang membuat roadmap untuk me-replanting atau mengkonsentrasikan komoditas untuk ekspor,” ungkap Jumadi kepada Ketik.co.id ketika ditemui di kantornya, Selasa (25/7/2023).

”Karena Ibu (Gubernur Khofifah) memerintahkan saya coba identifikasi desa-desa devisa,” imbuh pria yang pernah menjabat sebagai Pjs Wali Kota Kediri ini.

Baca Juga:
Dishut Jatim Kawal Aspek Konservasi dalam Groundbreaking JLKT Bromo

Sejauh ini, kata Jumadi, sudah ada 4 komoditas hasil produksi kelompok tani hutan Jatim yang mampu menembus pasar dunia. Salah satunya kopi bermerk Javeast Coffee yang diekspor ke Mesir.

Javaest Coffee merupakan gabungan dari kopi hasil produksi kelompok tani hutan dari Kecamatan Silo (Jember), Kecamatan Kare (Madiun) serta Kecamatan Wonosalam (Jombang).

”70 persen yang di Silo Jember itu kopi yang berasal dari kawasan perhutanan sosial,” jelas pria yang meraih gelar doktor Ilmu Ekonomi di Universitas Brawijaya ini.

Selain kopi, ada Pisang Kirana dari Lumajang dan rajangan daun Talas Beneng hasil produksi kelompok tani hutan dari Jombang yang menembus pasar Australia. Serta gula aren dari KTH Pacitan yang merambah pasar Meksiko.

Baca Juga:
Rimbawan Jatim Bersatu, Wujudkan Kunci Masa Depan Tahura Raden Soerjo

”Dari hutan sekarang sudah ke pasar ekspor. Jadi tidak (lagi) pandangannya hutan masih produksi primer, hutan sudah menghilirisasi,” lanjut pria kelahiran Sragen Jawa Tengah ini.

Untuk meningkatkan komoditas tersebut, Mantan Pjs Sekdaprov Jatim ini akan terus memberikan pendampingan melalui penyuluh kehutanan yang tersebar di sejumlah wilayah di Jawa Timur. Tentunya juga bermitra dengan dinas terkait di kabupaten/kota.

”Saya punya cabang dinas di 10 wilayah, mulai dari Banyuwangi sampai Pacitan dan di Sumenep, di situ ada penyuluh kehutanan,” terang Jumadi.(*)

Baca Sebelumnya

Batik Kota Probolinggo Sita Perhatian di JF3 Fashion Festival

Baca Selanjutnya

Bantu Cegah Stunting, Perumdam Among Tirto Kota Batu Luncurkan Tandon Air ASI

Tags:

Kadishut Dinas Kehutanan Jatim Dishut komoditas ekspor roadmap

Berita lainnya oleh Mustopa

Satpam di Lingkungan Kemenag Kota Malang Ikuti Bimtek Layanan Publik

11 April 2026 13:38

Satpam di Lingkungan Kemenag Kota Malang Ikuti Bimtek Layanan Publik

Breaking News! Bupati Gatut Sunu Wibowo Terjaring OTT KPK di Tulungagung

10 April 2026 22:10

Breaking News! Bupati Gatut Sunu Wibowo Terjaring OTT KPK di Tulungagung

Danantara Indonesia Bentuk Denera untuk Kelola Proyek PSEL

10 April 2026 18:49

Danantara Indonesia Bentuk Denera untuk Kelola Proyek PSEL

Jangan Lampaui Batas: Peran Panti Rehabilitasi dalam Sistem Hukum Narkotika

8 April 2026 00:00

Jangan Lampaui Batas: Peran Panti Rehabilitasi dalam Sistem Hukum Narkotika

Napak Tilas Sejarah NU, Kota Surabaya Layak Jadi Tuan Rumah Muktamar NU Ke-35

7 April 2026 08:00

Napak Tilas Sejarah NU, Kota Surabaya Layak Jadi Tuan Rumah Muktamar NU Ke-35

Saatnya Muktamar Bermartabat: Ketika Efektivitas Kepemimpinan Dipertanyakan

7 April 2026 06:30

Saatnya Muktamar Bermartabat: Ketika Efektivitas Kepemimpinan Dipertanyakan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H