Dinsos: Pacitan Belum Terima Data Penerima Bansos yang Terindikasi Judol

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Hetty Hapsari

19 Agt 2025 13:27

Thumbnail Dinsos: Pacitan Belum Terima Data Penerima Bansos yang Terindikasi Judol
Plt. Sekretaris Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pacitan, Luky Puspitosari saat memberikan keterangan soal data penerima Bansos yang terindikasi pemain judi online, Selasa, 19 Agustus 2025. (Foto: Luky Puspitosari for Ketik)

KETIK, PACITAN – Data penerima bantuan sosial (bansos) yang masuk dalam daftar terindikasi judi online (Judol) belum diterima Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pacitan.

Plt. Sekretaris Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pacitan, Luky Puspitosari menyebut, otoritas data dipegang oleh Kementerian Sosial dan Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

"Belum ada info dari Kemensos. Biasanya penerima bansos non-aktif karena apa? bisa dilihat di SIKS-NG. Kalau terkait Judol yang tahu Pusdatin Kemensos," ujarnya kepada Ketik.com, Selasa, 19 Agustus 2025.

Luki menjelaskan, mekanisme perubahan data penerima bansos selalu ada yang keluar dan ada yang menggantikan.

Baca Juga:
Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

"Siapa yang keluar? yang inclusion errors, yang masuk daftar negative list, yang bansosnya disalahgunakan (judol), yang sudah sejahtera (graduasi). Siapa yang masuk? yang exclusion errors, dan yang sesuai dengan kriteria program," paparnya.

Terpenting, Dinsos mengimbau agar penerima bansos lebih bijak dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan bantuan.

“Tujuan bansos adalah untuk kebutuhan hidup keluarga. Jangan sampai disalahgunakan untuk kegiatan yang justru menambah masalah baru,” sambungnya.

 mengimbau agar penerima bansos lebih bijak dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan bantuan.

Baca Juga:
Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

“Tujuan bansos adalah untuk kebutuhan hidup keluarga. Jangan sampai disalahgunakan untuk kegiatan yang justru menambah masalah baru,” sambungnya.

Temuan PPATK di Jawa Timur

Sebelumnya, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) melaporkan adanya 9.660 warga Jawa Timur yang diduga memakai dana bansos untuk judi online, dengan nilai transaksi mencapai Rp53 miliar.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Restu Novi Widiani, menyampaikan bahwa pihaknya masih menunggu data rinci dari Kemensos.

“Data by name by address belum kami terima. Kalau sudah ada, nanti akan kami sinkronkan dengan data tunggal penerima bansos, sekaligus mengevaluasi kelayakan mereka,” ujar Restu.

Menurut Restu, bansos yang bersumber dari Kemensos seperti PKH, BPNT, YAPI, maupun PENA bisa saja langsung dinonaktifkan apabila penerimanya terbukti menyalahgunakan untuk judi online. 

Penonaktifan itu juga akan berlaku pada bansos yang bersumber dari APBD provinsi.(*)

Baca Sebelumnya

Bongkar Dugaan Korupsi Chromebook, Kejari Batu Periksa 11 Saksi

Baca Selanjutnya

Bupati Malang Resmikan SPPG Yayasan Hasyim Asy'ari, Salurkan 3.037 Porsi MBG di Hari Pertama

Tags:

DINSOS PACITAN pacitan bansos penerima bansos judi online PPATK Kemensos SIKS-NG Inclusion Error Data Sosial Penyaluran Bansos Penyalahgunaan Bansos Pemerintah Daerah Jawa timur restu novi Widiani Luki Puspitosari PKH BPNT YAPI Pena

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

13 April 2026 19:53

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

13 April 2026 14:32

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

13 April 2026 13:23

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

Kronologi Siswa Pacitan yang Diduga Keracunan MBG, Kini Masih Dirawat di RS

11 April 2026 23:22

Kronologi Siswa Pacitan yang Diduga Keracunan MBG, Kini Masih Dirawat di RS

Buntut Dugaan Keracunan Siswa di Tegalombo, DPRD Pacitan Desak Evaluasi Total MBG

11 April 2026 19:06

Buntut Dugaan Keracunan Siswa di Tegalombo, DPRD Pacitan Desak Evaluasi Total MBG

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar