Dekan FEB Unisma Beberkan Peluang Tingkatkan PAD, Bukan Menaikkan Pajak

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Rahmat Rifadin

27 Agt 2025 12:42

Thumbnail Dekan FEB Unisma Beberkan Peluang Tingkatkan PAD, Bukan Menaikkan Pajak
Dekan FEB Unisma, Afifudin menjelaskan opsi untuk meningkatkan PAD selain dengan menaikkan tarif pajak. (Foto: Lutfia/Ketik)

KETIK, MALANG – Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Islam Malang (Unisma) Afifudin membeberkan peluang untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Cara tersebut dapat ditempuh dengan tanpa menaikkan pajak yang dibebankan kepada masyarakat layaknya yang sering terjadi belakangan ini. 

Menurutnya, terdapat banyak cara yang bisa ditempuh kepala daerah untuk meningkatkan PAD. Salah satunya dengan memanfaatkan potensi yang ada di setiap daerah.

Pengembangan sektor wisata dinilai menjadi investasi jangka panjang yang dapat dimaksimalkan di setiap daerah. Termasuk dengan usaha-usaha di daerah yang perlu dikaji lebih lanjut.

"Sekarang banyak didorong dengan adanya daerah wisata. Usaha-usaha di daerah juga perlu diteliti. Koperasi Merah Putih atau BUMDes bisa digerakkan. Perputaran uang di daerah, akan meningkatkan sisi ekonomi," ujar Afifudin Rabu, 27 Agustus 2025.

Baca Juga:
Dongkrak PAD Sidoarjo; Bank Jatim Tertinggi, BPR Delta Artha Naik, Delta Tirta dan Aneka Usaha?

Ia menilai bahwa saat ini perekonomian masyarakat masih tergolong lesu. Pemerintah perlu memacu agar pendapatan masyarakat dapat meningkat sehingga berpengaruh terhadap gairah ekonomi. 

"Sekarang kondisi perekonomian kita agak lemah di masyarakat. Bagaimana ada satu insentif yang bisa meningkatkan gairah ekonomi. Dengan begitu dari sisi tax juga akan meningkat otomatis, contoh PPH akan naik. Itu bisa berdampak ke sana," jelasnya. 

Geliat ekonomi juga dapat tumbuh dengan penyelenggaraan event yang menghadirkan banyak pengunjung. Dengan demikian retribusi yang bersumber dari sektor hotel, kuliner, dan lainnya ikut merasakan dampaknya.

"Daerah bisa membuat event tertentu yang mendatangkan masyarakat, pasti ada gairah ekonomi. Geliat ekonomi akan timbul dan berimplikasi pada pendapatan daerah. Maka itu bisa dilakukan dan lebih aman walaupun juga perlu kajian," tegasnya. 

Baca Juga:
Tempat Hiburan Lain Nunggak Miliaran, Mikutopia Sudah Setor Pajak Ratusan Juta

Meningkatkan pajak yang dibebankan kepada masyarakat hanya menjadi solusi jangka pendek dalam perolehan PAD. Pemerintah tidak dapat hanya mengedepankan penganggaran dan penerimaan tanpa menimbang pada aspek lainnya. 

"Aspek lain fungsi pajak itu kan sebagai regulator Bagaimana mengatur pada kondisi sosial, ekonomi, politik yang ada. Harusnya pajak itu meningkatkan pada kesejahteraan, bukan menjadi polemik," pungkasnya. (*)

Baca Sebelumnya

BASF Jawab Tantangan yang Dihadapi Petani Padi Lewat Peluncuran Luxinum di Madiun

Baca Selanjutnya

Bupati Bondowoso Targetkan Naik Peringkat Jadi Predikat Kabupaten Sehat

Tags:

UNISMA FEB Unisma Pendapatan asli daerah PAD Tarif Pajak Pajak Naik

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

Selaraskan Adab Anak dan Orang Tua, Jamiyyah SD Islam Al Azhar 56 Malang Kajian Bareng Ustaz Abdul Somad

19 April 2026 11:12

Selaraskan Adab Anak dan Orang Tua, Jamiyyah SD Islam Al Azhar 56 Malang Kajian Bareng Ustaz Abdul Somad

Hemat Energi, Pemkot Malang Kombinasikan Bersepeda dan WFH 30 Persen

18 April 2026 18:16

Hemat Energi, Pemkot Malang Kombinasikan Bersepeda dan WFH 30 Persen

Tak Hanya Berprestasi, Wisuda Ke-51 Unitri Cetak Lulusan Penuh Inspirasi

18 April 2026 17:12

Tak Hanya Berprestasi, Wisuda Ke-51 Unitri Cetak Lulusan Penuh Inspirasi

Stok Sapi Menipis, DPRD Kota Malang Desak Pemkot Stabilkan Harga Daging

18 April 2026 15:52

Stok Sapi Menipis, DPRD Kota Malang Desak Pemkot Stabilkan Harga Daging

Warga Binaan Lapas Perempuan Malang Terima Hadiah di Peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62

17 April 2026 20:48

Warga Binaan Lapas Perempuan Malang Terima Hadiah di Peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62

Berikan Hak Kesehatan dan Rekreasi, 211 Warga Binaan Lapas Perempuan Malang Semangat Ikuti Senam Pagi

17 April 2026 20:30

Berikan Hak Kesehatan dan Rekreasi, 211 Warga Binaan Lapas Perempuan Malang Semangat Ikuti Senam Pagi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda

Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda