KETIK, BOJONEGORO – Bagi Kusnul Chotimah, yang akrab disapa Chotim, menjahit bukan sekadar pekerjaan, tetapi keterampilan yang telah ia tekuni sejak remaja. Perempuan yang kini tinggal di Desa Sambongrejo, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro ini mulai mengenal dunia jahit sejak duduk di bangku kelas 2 SMA.
Awalnya, Chotim belajar di tempat kursus sambil membantu pengerjaan kain. Pengalaman itu membentuk kepercayaan dirinya untuk membuka usaha sendiri. Hasil jerih payahnya kini dikenal dengan nama Rumah Jahit Aqilla, diambil dari nama anaknya sebagai simbol semangatnya menekuni profesi sekaligus menjalani peran sebagai ibu rumah tangga.
Sebelum menetap di Sambongrejo, Chotim sempat membuka usaha jahit di Dukuh Terik, Desa Karangdinoyo. Pindah mengikuti suami tidak mengurangi semangatnya untuk mengembangkan usaha. Dari pengalaman membuka usaha di dua tempat berbeda, Chotim belajar bahwa ketekunan, disiplin, dan membangun kepercayaan pelanggan adalah kunci sukses seorang penjahit.
Meski telah berpengalaman, tantangan tetap ada. Yang terbesar adalah membangun kepercayaan pelanggan saat awal membuka usaha dan mengatur jadwal pengerjaan jahitan agar semuanya selesai tepat waktu. Chotim selalu memastikan pekerjaan selesai sesuai kesepakatan, sambil rutin mengonfirmasi jika ada perubahan jadwal.
Baca Juga:
Tembus 1 Juta Orang, Capaian Fantastis KAI Daop 8 Selama Lebaran 2026“Yang penting tepat waktu dan sesuai kesepakatan. Itu yang membuat pelanggan tetap percaya kepada saya,” ujar Chotim.
Menjelang Lebaran, jumlah pesanan meningkat signifikan. Model baju yang paling banyak dipesan adalah baju sarimbit keluarga, yang menjadi favorit warga saat Hari Raya. Chotim mengatur target harian agar semua baju bisa selesai sesuai waktu yang dijanjikan.
“Pesanan sampai-sampai ada yang saya tolak karena waktunya tidak memungkinkan,” tambah Chotim.
Kini, Rumah Jahit Aqilla bukan sekadar tempat menjahit, tetapi juga simbol kerja keras dan dedikasi seorang penjahit yang memulai dari nol dan terus mengembangkan profesinya.
Baca Juga:
Serambi Silaturahmi, Ajang Eratkan Kehangatan Keluarga di Hari FitriChotim berharap usahanya dapat terus berkembang, memberi manfaat bagi banyak orang, serta membawa keberkahan bagi keluarga dan warga sekitar.