Cerita Ibu Rumah Tangga di Pacitan Berdaya lewat Usaha Sempolan Kemasan

Editor: Al Ahmadi

5 Apr 2026 14:01

Thumbnail Cerita Ibu Rumah Tangga di Pacitan Berdaya lewat Usaha Sempolan Kemasan
Sulis Tiyorini saat menunjukkan produk Sempol SKAR di rumahnya di Dusun Nglaos, Desa Banjarjo, Kecamatan Kebonagung, Pacitan, Minggu, 5 April 2026. (Foto: Al Ahmadi/Ketik)

KETIK, PACITAN – Peran ibu rumah tangga tak menjadi penghalang untuk tetap produktif dan menghasilkan cuan.

Hal itu dibuktikan Sulis Tiyorini (35), warga Dusun Nglaos, Desa Banjarjo, Kecamatan Kebonagung, yang sukses mengembangkan usaha sempol atau sempolan kemasan dari rumahnya. 

Usaha tersebut mulai dirintis sejak awal 2023, berangkat dari keinginan sederhana untuk membantu ekonomi keluarga. 

Suaminya, Rukun Riawan, bekerja di Malaysia, sehingga Sulis berinisiatif mencari penghasilan tambahan dari rumah.

Baca Juga:
Empat Bulan Diselidiki, Kasus Dana Desa Klesem Pacitan Rampung: Rp166 Juta Kembali

“Pengen bantu suami, nambah-nambah pemasukan,” ungkap Sulis saat ditemui Ketik.com, Minggu, 5 April 2026.

Meski belum memiliki pengalaman di bidang kuliner, ibu dua anak itu memiliki ketertarikan pada aktivitas kreatif.

Sulis mengaku sebelumnya telah mencoba beberapa usaha, seperti membuat tas dari tali kur dan lainnya.

Namun, usaha tersebut belum membuahkan hasil dan akhirnya terhenti.

Baca Juga:
Ikuti tren Hampers Lebaran 2026, Usaha Rumahan Warga Kabupaten Malang Ini Kebanjiran Pesanan

Kegagalan itu tidak membuatnya menyerah.

Dari pengalaman tersebut, ia justru semakin terdorong untuk mencari peluang lain yang lebih sesuai dengan perannya sebagai ibu rumah tangga.

“Namanya usaha pasti ada jatuh bangunnya. Saya pikir harus coba lagi, cari yang bisa dikerjakan dari rumah,” katanya.

Karena tren dan berpeluang digemari banyak kalangan, ia memilih sempolan sebagai produk kulinernya. 

Dengan modal keterbatasan pengalaman, Sulis mulai belajar secara otodidak dari percobaan di dapur dan YouTube.

Foto Produk frozen food Sempol SKAR buatan Sulis siap diedarkan, Minggu, 5 April 2026. (Foto: Al Ahmadi/Ketik)Produk frozen food Sempol SKAR buatan Sulis siap diedarkan, Minggu, 5 April 2026. (Foto: Al Ahmadi/Ketik)

Produk sempolan kemasan tersebut kini diberi nama Sempol SKAR.

"Kan kalau yang kemasan dan bisa distok masih jarang ya. Akhirnya milih ini, tentunya lebih sehat," ungkapnya.

Sulis mengatakan, proses pembuatan dimulai dari menghaluskan daging ayam bersama bawang putih, telur, dan bawang goreng. 

Adonan kemudian dicampur tepung tapioka, tepung terigu, serta irisan daun bawang hingga kalis.

Adonan tersebut dililitkan pada tusuk sate, lalu direbus sekitar 5-10 menit hingga mengapung. Setelah itu ditiriskan dan langsung dikemas.

“Kalau sudah matang langsung dipacking. Ini bisa tahan tiga bulan disimpan di kulkas rumah,” jelasnya.

Setiap hari, setelah menyelesaikan pekerjaan rumah, Sulis menghabiskan waktu sekitar 6 hingga 8 jam di dapur.

Ia mampu memproduksi sekitar 25 bungkus sempolan, dengan isi 20 tusuk per bungkus.

Untuk memenuhi produksi itu, ia mengolah sekitar 1,5 kilogram daging ayam, 3,5 kilogram campuran tepung, serta tambahan sayuran untuk varian tertentu.

"Saya buat dua varian sempol, rasa ayam dan sayur," ungkapnya.

Dari dapur kecilnya, Sulis memasok sempolan ke sejumlah tempat di wilayah Pacitan, mulai pedagang sayur, kantin, toko oleh-oleh sampai toko frozen food.

“Alhamdulillah kalau yang langganan sudah ada,” ujarnya.

Dengan harga Rp12 ribu per bungkus, penjualan sempolan Sulis rata-rata mencapai 600 bungkus per bulan.

Dari situ, ia bisa mengantongi omzet sekitar Rp6 juta hingga Rp7,2 juta setiap bulan.

“Awalnya ya masarkannya ke tetangga, pedagang sayur, kadang saya titipkan di kantin-kantin sekolah,” kenangnya.

Ke depan, Sulis berharap usahanya bisa berkembang lebih besar dan menjangkau pasar yang lebih luas, tidak hanya di Pacitan tetapi juga berbagai daerah.

Namun, di balik kesibukannya, ia tetap menempatkan keluarga sebagai prioritas utama.

Baginya, kunci menjalankan usaha rumahan adalah pandai membagi waktu.

“Biasanya saya produksi setelah pekerjaan rumah selesai, jadi tetap bisa urus keluarga,” katanya.

Ia juga mengajak ibu rumah tangga lain untuk tidak ragu memulai usaha, meski dari skala kecil.

“Tidak harus langsung besar dulu. Yang penting mulai saja dari yang kita bisa. Mari berdaya dan berkarya,” pesannya kepada ibu rumah tangga.

Bagi Anda yang mau order online bisa klik link berikut: Sempol SKAR.(*)

Baca Sebelumnya

Usut Dugaan Korupsi Jual Beli Kios, Kejari Batu Panggil Sejumlah Pedagang Pasar Among Tani

Baca Selanjutnya

Ganggu Warga, Kades Bunten Barat Sampang Minta Keponakan Tutup Penampungan Kotoran Ayam

Tags:

sempolan kemasan Sempol SKAR UMKM Pacitan Ibu rumah tangga usaha rumahan Kebonagung ekonomi keluarga inspirasi usaha

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

13 April 2026 19:53

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

13 April 2026 14:32

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

13 April 2026 13:23

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

Kronologi Siswa Pacitan yang Diduga Keracunan MBG, Kini Masih Dirawat di RS

11 April 2026 23:22

Kronologi Siswa Pacitan yang Diduga Keracunan MBG, Kini Masih Dirawat di RS

Buntut Dugaan Keracunan Siswa di Tegalombo, DPRD Pacitan Desak Evaluasi Total MBG

11 April 2026 19:06

Buntut Dugaan Keracunan Siswa di Tegalombo, DPRD Pacitan Desak Evaluasi Total MBG

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar