Bupati Lumajang: Penyelenggaraan SPPG Harus Sesuai SOP!

Jurnalis: Syamsudin
Editor: Rahmat Rifadin

6 Mar 2026 21:35

Thumbnail Bupati Lumajang: Penyelenggaraan SPPG Harus Sesuai SOP!
Bupati Lumajang Bunda Indah saat meninjau sejumlah dapur SPPG di wilayah Kabupaten Lumajang, 5 Maret 2026. (Foto : Kominfo Lumajang)

KETIK, SURABAYA – Bupati Lumajang, Hj. Indah Amperawati, menyampaikan pentingnya penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) secara optimal dalam penyelenggaraan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

"Hal ini perlu dilakukan untuk memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Lumajang berjalan baik serta memperhatikan aspek kesehatan dan lingkungan," ungkap Bunda Indah, panggilan akrabnya, saat meninjau sejumlah dapur SPPG di wilayah Kabupaten Lumajang 6 Maret 2026.

Bupati menekankan tata kelola dapur harus dilaksanakan secara tertib dan sesuai standar yang telah ditetapkan.

“Program pemenuhan gizi harus dijalankan dengan tata kelola yang baik. Karena itu, setiap SPPG perlu memastikan seluruh SOP diterapkan secara maksimal, termasuk dalam pengelolaan limbah,” ujarnya.

Baca Juga:
Empat Raperda Dibahas di DPRD Lumajang, Salah Satunya Raperda Soal Irigasi

Dalam rangka penyempurnaan pengelolaan, Pemerintah Kabupaten Lumajang juga melakukan penyesuaian operasional sementara pada salah satu dapur SPPG milik Yayasan Oda Masa Depan Utama yang berada di Desa Labruk Lor, Kecamatan Lumajang. Langkah ini diambil sebagai bagian dari proses evaluasi dan peningkatan kualitas pengelolaan dapur.

Sebelumnya, pemerintah daerah telah menurunkan tim untuk melakukan pengecekan serta memberikan sejumlah rekomendasi perbaikan terkait pengolahan limbah. Evaluasi lanjutan dilakukan untuk memastikan seluruh sistem pengelolaan dapat berjalan sesuai standar yang berlaku.

“Kami ingin memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan. Karena itu, dilakukan penyesuaian operasional sementara sambil menunggu penyempurnaan instalasi pengolahan limbah,” ungkapnya.

Dari hasil pengecekan teknis, pengelolaan limbah masih memerlukan penyempurnaan agar memenuhi parameter kualitas air yang diukur melalui indikator Chemical Oxygen Demand (COD) dan Biological Oxygen Demand (BOD). Kedua indikator tersebut digunakan untuk mengetahui tingkat kandungan bahan organik dalam air limbah.

Baca Juga:
Pertumbuhan Ekonomi Lumajang Naik Dibandingkan Tahun 2024, Ini Angkanya

BOD mengukur jumlah oksigen yang dibutuhkan mikroorganisme untuk menguraikan bahan organik, sementara COD mengukur total kebutuhan oksigen untuk proses oksidasi bahan organik maupun anorganik secara kimiawi. Melalui pengelolaan yang sesuai standar, kualitas air limbah dapat terjaga sebelum dialirkan ke lingkungan.

Bunda Indah menegaskan bahwa langkah evaluasi ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kualitas pelaksanaan program sekaligus memastikan pengelolaannya semakin baik.

“Ini merupakan bagian dari proses pembenahan agar seluruh fasilitas pengolahan limbah dapat berfungsi optimal dan sesuai standar,” tukasnya.

Sebagai bentuk koordinasi program nasional, Pemerintah Kabupaten Lumajang juga akan menyampaikan laporan perkembangan tersebut kepada Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai bahan evaluasi dan penguatan pelaksanaan program MBG di daerah.

Menurut Bunda Indah, evaluasi yang dilakukan menjadi langkah penting untuk menjaga kualitas program sekaligus memastikan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara berkelanjutan.

“Program ini sangat penting bagi masyarakat. Karena itu, kami ingin memastikan pelaksanaannya berjalan baik, tertib, dan memberikan manfaat yang maksimal,” tuturnya.

Melalui penguatan pengawasan, evaluasi berkala, serta kepatuhan terhadap SOP, Pemerintah Kabupaten Lumajang optimistis program Makan Bergizi Gratis dapat terus berjalan secara optimal dan memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. (*)

Baca Sebelumnya

Gubernur Khofifah Resmikan Revitalisasi 51 Sekolah di Lamongan dan Gresik Senilai Rp69,7 Miliar

Baca Selanjutnya

Bidik Jatim Net Zero Emission 2050, Gubernur Khofifah Dorong Kolaborasi Energi Terbarukan

Tags:

Sppg Lumajang Bunda Indah MBG Lumajang berita lumajang hari ini

Berita lainnya oleh Syamsudin

Gelar Halalbihalal, MD KAHMI Lumajang Refleksikan Peran Strategis Alumni di Berbagai Sektor

18 April 2026 23:31

Gelar Halalbihalal, MD KAHMI Lumajang Refleksikan Peran Strategis Alumni di Berbagai Sektor

Susu Kambing Senduro Jadi Pengungkit Desa di Lumajang

18 April 2026 15:21

Susu Kambing Senduro Jadi Pengungkit Desa di Lumajang

Aniaya Kades Pakel Gucialit Lumajang, 10 Terduga Pelaku Dibekuk

17 April 2026 14:03

Aniaya Kades Pakel Gucialit Lumajang, 10 Terduga Pelaku Dibekuk

Sekda Lumajang Sebut Transformasi Digital Jadi Kebutuhan Mendesak Pemerintah

15 April 2026 22:30

Sekda Lumajang Sebut Transformasi Digital Jadi Kebutuhan Mendesak Pemerintah

Agar Tak Tumpang Tindih, Bupati Lumajang Minta Penyusunan Raperda Dilakukan Hati-hati

15 April 2026 21:48

Agar Tak Tumpang Tindih, Bupati Lumajang Minta Penyusunan Raperda Dilakukan Hati-hati

Lagi, Kelangkaan LPG 3 Kg di Lumajang Kembali Terjadi

5 April 2026 20:30

Lagi, Kelangkaan LPG 3 Kg di Lumajang Kembali Terjadi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend