BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem, Pemkab Bandung Edarkan Surat Peringatan

Jurnalis: Iwa AS
Editor: Akhmad Sugriwa

29 Jan 2026 18:35

Thumbnail BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem, Pemkab Bandung Edarkan Surat Peringatan
Bupati Bandung Dadang Supriatna saat meninjau lokasi longsor di Desa Wargaluyu Kec Arjasari, Minggu (7/12/25). (Foto:Iwa/Ketik.com)

KETIK, BANDUNG – Pemkab Bandung mengimbau masyarakat Kabupaten Bandung di 31 kecamatan agar meningkatkan kewaspadaan menghadapi cuaca ekstrem yang tengah melanda beberapa wilayah di Indonesia, termasuk wilayah Kabupaten Bandung.

Sebagai bentuk langkah preventif, Bupati Bandung Dadang Supriatna secara resmi telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 400.9.9/002/0197/BPBD tentang Peringatan Cuaca Ekstrem di Kabupaten Bandung. 

Surat edaran ini ditujukan secara luas kepada seluruh pemerintah kecamatan, desa/kelurahan se-Kabupaten Bandung, serta langsung kepada masyarakat untuk menjadi dasar dalam melakukan antisipasi dini.

"Berdasarkan hasil analisis dinamika atmosfer terkini dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), kami mengimbau agar masyarakat selalu waspada mengingat cuaca ekstrem yang terjadi akhir bulan Januari ini," ujar Bupati Bandung dalam keterangan resmi yang disampaikan Kamis (29/1/2025).

Baca Juga:
Bupati Bandung Pastikan Penanganan Banjir Berjalan Optimal, BNPB Segera Tinjau Titik Rawan

Menurut informasi yang diterima dari BMKG Stasiun Klimatologi Jawa Barat, lanjut Kang DS, wilayah Kabupaten Bandung diprediksi akan mengalami peningkatan signifikan dalam intensitas curah hujan, mulai dari sedang hingga sangat lebat. 
 
Periode cuaca ekstrem ini diprediksi berlangsung mulai tanggal 23 Januari hingga awal Februari mendatang. Bahkan, menurut BMKG, curah hujan tinggi tersebut dapat disertai dengan petir/kilat dan angin kencang. 

Bupati Bedas juga menjelaskan bahwa kondisi cuaca ekstrem yang terjadi saat ini dipicu oleh kombinasi fenomena La Nina lemah, aktivitas gelombang atmosfer yang meningkat, serta suhu muka laut yang relatif hangat di wilayah sekitar Jawa Barat. 

Semua faktor ini secara signifikan meningkatkan pertumbuhan awan hujan yang akhirnya menyebabkan potensi curah hujan tinggi di Kabupaten Bandung.
 
Oleh karena itu, pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi cuaca ekstrem ini. 

"Kami sekali lagi mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan langkah antisipatif terhadap kemungkinan terjadinya bencana hidrometeorologi terutama banjir, longsor dan angin kencang," tutur Kang DS. 

Baca Juga:
Kasus Dirut PT BDS Jadi Tersangka, DPRD Kabupaten Bandung Soroti Lemahnya Pengawasan BUMD

"Masyarakat diminta tetap tenang dan silakan beraktivitas seperti biasa. Namun tetap waspada serta senantiasa memantau perkembangan informasi cuaca terkini melalui laman resmi BMKG," tambahnya. 

Selain itu, melalui surat edaran yang telah dikeluarkan, pemerintah kecamatan dan desa/kelurahan juga diminta untuk melakukan pemantauan secara berkala di wilayah masing-masing, dan segera berkoordinasi jika terjadi kejadian darurat akibat cuaca ekstrem.(*)

Baca Sebelumnya

Bupati Simeulue Lantik 88 Kepala Desa Terpilih Periode 2026 - 2032

Baca Selanjutnya

Polres Abdya Hantam Pengedar Ganja, 250 Gram Barang Bukti Disita

Tags:

BUPATI BANDUNG PEMKAB BANDUNG DADANG SUPRIATNA kang ds Longsor BMKG Hidrometeorologi Bencana

Berita lainnya oleh Iwa AS

Kasus Dirut PT BDS Jadi Tersangka, DPRD Kabupaten Bandung Soroti Lemahnya Pengawasan BUMD

15 April 2026 15:39

Kasus Dirut PT BDS Jadi Tersangka, DPRD Kabupaten Bandung Soroti Lemahnya Pengawasan BUMD

Dugaan Korupsi Rp128,5 Miliar di BUMD Kabupaten Bandung, Dirut PT BDS Ditahan Kejari

14 April 2026 17:44

Dugaan Korupsi Rp128,5 Miliar di BUMD Kabupaten Bandung, Dirut PT BDS Ditahan Kejari

Produksi Sampah 1.800 Ton per Hari, Waka DPRD Kabupaten Bandung Hailuki Dorong Terobosan Besar dan Kemitraan Swasta

14 April 2026 10:40

Produksi Sampah 1.800 Ton per Hari, Waka DPRD Kabupaten Bandung Hailuki Dorong Terobosan Besar dan Kemitraan Swasta

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

14 April 2026 00:48

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

13 April 2026 18:18

Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

Farhan Apresiasi Bakat Penyandang Autisme, Ajak Warga Lebih Inklusif

13 April 2026 15:52

Farhan Apresiasi Bakat Penyandang Autisme, Ajak Warga Lebih Inklusif

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar