Bio Farma - CEPI Kolaborasi Percepatan Penanganan Pandemi

Jurnalis: Iwa AS
Editor: Akhmad Sugriwa

13 Feb 2025 20:49

Thumbnail Bio Farma - CEPI Kolaborasi Percepatan Penanganan Pandemi
Kunjungan CEO CEPI, Richard Hatchett (tengah) dan Direktur Ketahanan Kefarmasian & Alkes Kemenkes Jeffri Ardiyanto (kedua dari kanan) ke Kantor Pusat Bio Farma, Bandung, Selasa (11/2/25). (Foto:Biofarma)

KETIK, BANDUNG – Bio Farma, induk holding BUMN Farmasi Bio Farma Group menerima kunjungan dari Chief Executive Officer (CEO) Coalition for Epidemic Preparedness Innovations (CEPI) Richard Hatchett, di Kantor Pusat Bio Farma, Bandung, Selasa (11/2/2025). 

Kunjungan ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari investasi yang telah dilakukan CEPI kepada Bio Farma untuk implementasi produksi vaksin mRNA. Vaksin ini untuk percepatan penanggulangan pandemi melalui teknologi produksi vaksin terkini, viral vector dan mRNA Indonesia 

Kunjungan diterima Direktur Utama Bio Farma, Shadiq Akasya beserta jajaran Direksi Bio Farma dan juga Komisaris Utama Bio Farma, Tugas Ratmono dan jajaran Komisaris

Sementara CEO CEPI didampingi Direktur Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kemenkes RI, yang diwakili Jeffri Ardiyanto, Direktur Ketahanan Kefarmasian & Alat Kesehatan Kemenkes.

Jeffri Ardiyanto menyampaikan pemerintah Indonesia melalui Kemenkes memberikan dukungan dalam penanggulangan pandemi, diantaranya dengan penyediaan vaksin.

Baca Juga:
PT Pakai Donk Nusantara Umumkan Pergantian CEO, Robed Jon Paloboran Resmi Pimpin Perusahaan

Menurut Jeffri, Pemerintah Indonesia memberi dukungan terhadap Bio Farma dalam rangka penyediaan vaksin untuk mempertahankan ketahanan kesehatan di dalam negeri, serta memberikan kontribusi positif pada kesehatan di tingkat global. 

"Kami apresiasi kolaborasi yang baik antara CEPI serta Bio Farma,” ucap Jeffri.

Direktur Utama Bio Farma, Shadiq Akasya, menyatakan merupakan suatu kehormatan dan keistimewaan bagi Bio Farma untuk mendapat kepercayaan dari CEPI dalam upaya memerangi potensi ancaman pandemi di masa depan.

"Kunjungan hari ini merupakan bukti dari kemitraan yang kuat antara Bio Farma dan CEPI," kata Shadiq.

Baca Juga:
Korupsi Hibah Pariwisata Sleman: Pengamat Desak Jaksa Terapkan Pasal 'Ini' Karena Terjadi Saat Pandemi

Menurutnya ini meruapakan sebuah kolaborasi yang dibangun atas dasar kesamaan visi: memastikan keamanan kesehatan global melalui inovasi dan kesiapsiagaan. 

"CEPI telah menjadi mitra strategis dalam perjalanan kami untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi pandemi," ujar Shadiq. 

Menurutnya, pelajaran yang dipetik dari tantangan kesehatan global baru-baru ini telah memperkuat urgensi membangun ekosistem yang lebih tangguh dan responsif untuk pengembangan vaksin. 

"Kami menyadari bahwa kesiapsiagaan bukan hanya tentang bereaksi terhadap krisis, tetapi secara proaktif mengembangkan kemampuan yang diperlukan untuk merespons dengan cepat dan efektif terhadap ancaman yang muncul.” papar Shadiq.

CEO CEPI, Richard Hatchett mengungkapkan, merupakan suatu kehormatan untuk berada di Bio Farma di Bandung dan dapat melihat secara langsung inovasi yang sedang dilakukan

“Merupakan suatu kehormatan untuk berada di sini di fasilitas canggih Bio Farma di Bandung," ucap Richard.

Ia bisa melihat secara langsung inovasi yang sedang dilakukan untuk memperluas fasilitas produksi vaksin kelas dunia, termasuk integrasi teknologi mRNA dan vektor virus. 

Menurut Richard, kemitraan yang kuat antara CEPI dan Bio Farma, yang berkontribusi terhadap kemajuan ini, tidak hanya di Indonesia, tetapi juga membantu memposisikan Indonesia sebagai pusat regional untuk keamanan kesehatan yang lebih baik di Asia Tenggara. 

"Dengan kemampuan manufaktur yang semakin maju ini, akan memungkinkan untuk menghadapi wabah di masa depan dengan akses yang cepat dan merata terhadap vaksin yang berpotensi menyelamatkan nyawa bagi masyarakat di wilayah ini.” ungkap Richard
 
Ia menyatakan, kolaborasi yang baik merupakan salah satu aspek penting dalam upaya menghilangkan ancaman pandemi.

“Saya berharap dapat memperdalam kolaborasi kami dengan pemerintah Indonesia dan industri life-science-nya, seiring dengan upaya kami untuk menghilangkan ancaman pandemi,” ucap Richard.

Wakil Direktur Utama Bio Farma, Soleh Ayubi menyampaikan dalam paparannya, Bio Farma memiliki pengalaman yang matang di pasar global vaksin. Dengan lebih dari 20 tahun pengalaman di bidang produksi vaksin untuk mendukung kebutuhan vaksin global. 

“Sejak tahun 1997, 20 produk vaksin Bio Farma telah telah mendapatkan sertifikat prakualifikasi dari Badan Kesehatan Dunia atau WHO," kata Soleh.  

Saat ini, Bio Farma merupakan salah satu dari tujuh pemasok WHO teratas berdasarkan volume dengan kapasitas produksi 3,1 miliar dosis per tahun dan telah menjangkau sebanyak 700 juta pengguna di seluruh dunia. 

"Ke depannya kami harap dapat terus berkontribusi pada pemerataan akses vaksin di tingkat global sebagai upaya keberlanjutan dalam memerangi ancaman pandemi di masa mendatang,” papar Soleh.

CEPI dan Bio Farma telah berkomitmen untuk melakukan kolaborasi selama 10 tahun dan Bio Farma telah ditunjuk oleh CEPI sebagai salah satu manufacturing preferred network CEPI di Global South. 

Kerja sama antara CEPI dan Bio Farma dalam mempercepat produksi vaksin sejalan dengan Asta Cita kedua yaitu emantapkan sistem pertahanan keamanan negara dan mendorong kemandirian bangsa. 

Kolaborasi ini mendukung kemandirian bangsa dalam sektor kesehatan, khususnya dalam produksi vaksin, yang merupakan bagian dari upaya mencapai swasembada di bidang kesehatan. Dengan demikian, inisiatif ini berkontribusi pada pencapaian cita-cita tersebut.

CEPI adalah kemitraan inovatif antara organisasi publik, swasta, filantropi, dan organisasi sipil, yang diluncurkan pada tahun 2017, untuk mengembangkan vaksin melawan epidemi di masa depan. 

Misinya adalah untuk mempercepat pengembangan vaksin dan penanggulangan biologis lainnya terhadap ancaman epidemi dan pandemi, sehingga dapat diakses oleh semua orang yang membutuhkan.(*)

 

Baca Sebelumnya

Unuja Probolinggo Borong Tiga Penghargaan Kopertais IV Jatim

Baca Selanjutnya

Ini Usulan Senator Agustinus Kambuaya Agar Desa Maju dan Negara Tangguh

Tags:

biofarma vaksin CEPI CEO pandemi

Berita lainnya oleh Iwa AS

Bupati Bandung Pastikan Penanganan Banjir Berjalan Optimal, BNPB Segera Tinjau Titik Rawan

15 April 2026 20:50

Bupati Bandung Pastikan Penanganan Banjir Berjalan Optimal, BNPB Segera Tinjau Titik Rawan

Kasus Dirut PT BDS Jadi Tersangka, DPRD Kabupaten Bandung Soroti Lemahnya Pengawasan BUMD

15 April 2026 15:39

Kasus Dirut PT BDS Jadi Tersangka, DPRD Kabupaten Bandung Soroti Lemahnya Pengawasan BUMD

Dugaan Korupsi Rp128,5 Miliar di BUMD Kabupaten Bandung, Dirut PT BDS Ditahan Kejari

14 April 2026 17:44

Dugaan Korupsi Rp128,5 Miliar di BUMD Kabupaten Bandung, Dirut PT BDS Ditahan Kejari

Produksi Sampah 1.800 Ton per Hari, Waka DPRD Kabupaten Bandung Hailuki Dorong Terobosan Besar dan Kemitraan Swasta

14 April 2026 10:40

Produksi Sampah 1.800 Ton per Hari, Waka DPRD Kabupaten Bandung Hailuki Dorong Terobosan Besar dan Kemitraan Swasta

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

14 April 2026 00:48

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

13 April 2026 18:18

Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar