KETIK, MALANG – Calon siswa baru Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 22 Kota Malang terpaksa dititipkan ke daerah lain. Kondisi tersebut disebabkan Kota Malang belum memiliki gedung permanen untuk menampung siswa Sekolah Rakyat, baik pada jenjang SMP maupun SMA.

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Kota Malang, Donny Sandito, menjelaskan bahwa pada tahun ajaran baru mendatang, Kota Malang hanya diminta untuk melakukan perekrutan calon siswa Sekolah Rakyat jenjang SMA. Sementara itu, perekrutan untuk jenjang SMP masih belum dilakukan.

"Kuotanya di situ kan tiga rombongan belajar (rombel), berarti 75 siswa. Informasi dari Kementerian Sosial, nanti siswa di SRMA juga akan dititipkan di Sekolah Rakyat yang sudah terbangun permanen. Entah di Kota dan Kabupaten Blitar atau Kabupaten Malang. Jadi masih melihat perkembangan lagi," ujarnya, Sabtu, 27 Juni 2026.

Ia menjelaskan, progres pembangunan Sekolah Rakyat permanen batch I di Kabupaten dan Kota Blitar, Kabupaten Pasuruan, serta Kabupaten Malang saat ini telah mencapai 40 hingga 60 persen. Setelah pembangunan tersebut rampung, Kota Malang akan dipanggil untuk membicarakan pembangunan Sekolah Rakyat yang direncanakan berada di kawasan Arjowinangun.

"Sehingga untuk tahun ini, yang SMP masih belum ada petunjuk dari pemerintah pusat terkait perekrutan tersebut. Kami hanya diminta untuk merekrut siswa SRMA," katanya.

Baca Juga:
Raih IPK Sempurna, Inda Brilliant Jadi Lulusan Terbaik S2 UNISMA

Berdasarkan laporan sementara melalui Program Keluarga Harapan (PKH), Kota Malang telah mendata sekitar 130 calon siswa SRMA untuk tahun ajaran baru mendatang.

Kendati demikian, Donny optimistis pembangunan gedung Sekolah Rakyat di Kota Malang dapat segera direalisasikan pada tahun 2026 ini.

"Informasi dari Kementerian Sosial dan Kementerian PUPR, setelah batch pertama ini selesai, baru akan dilanjutkan ke batch kedua. Harapan kami, sekitar bulan Juli nanti sudah ada keputusan terkait pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Malang," pungkasnya.

 

Baca Juga:
Arkhan Fikri Dipanggil Timnas Indonesia, Arema FC Siap Dukung Perjuangan Sang Gelandang Muda