Bau Menyengat Peternakan Ayam Picu Amarah Warga Ngaringan, Enam RT Pasang Spanduk Protes

Jurnalis: Favan Abu Ridho
Editor: Mustopa

29 Des 2025 13:00

Thumbnail Bau Menyengat Peternakan Ayam Picu Amarah Warga Ngaringan, Enam RT Pasang Spanduk Protes
Papan spanduk protes warga di sepanjang jalan Ngaringan, Kabupaten Blitar, Senin 29 Desember 2025. (Foto: Favan/Ketik.com)

KETIK, BLITAR – Kesabaran warga Dusun Bintang, Desa Ngaringan, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, akhirnya benar-benar berada di titik nadir.

Selama dua hari terakhir, warga dari enam RT serempak turun ke jalan memasang poster dan spanduk protes, menyuarakan penolakan terhadap keberadaan peternakan ayam milik CV Bumi Indah yang diduga kuat menjadi sumber bau busuk menyengat.

Aroma tak sedap dari kandang ayam dan pengolahan limbah kotoran ayam itu disebut telah berlangsung lama dan kian memburuk. Bau menusuk hidung tercium hampir sepanjang hari, dari pagi hingga malam, membuat warga mual, pusing, bahkan kesulitan menjalani aktivitas harian.

“Sudah tidak tertahankan lagi. Kami sudah cukup sabar. Hearing sudah berkali-kali, tapi selalu diabaikan, bahkan kesepakatan yang ada sering dilanggar,” tegas Rifai, perwakilan warga, saat ditemui di lokasi, Senin 29 Desember 2025.

Baca Juga:
Usai Visum, Jenazah Yai Mim Dimakamkan di Blitar

Menurut warga, pengelola peternakan terkesan abai dan tidak menunjukkan itikad baik untuk menyelesaikan persoalan. Sejumlah kesepakatan yang pernah dibahas dalam berbagai pertemuan disebut hanya berhenti di atas kertas, tanpa realisasi nyata di lapangan.

“Persoalan ini sudah lama, tapi tidak pernah ditangani secara serius, baik oleh pengelola peternakan maupun pemerintah daerah,” ujar Wahyunianto, warga RT 03/RW 01.

Dampak bau busuk paling dirasakan oleh enam RT yang berada paling dekat dengan lokasi peternakan. Aktivitas makan, beristirahat, hingga beribadah terganggu karena udara di sekitar permukiman tercemar bau kotoran ayam.

Perwakilan warga lainnya, Agus Santoso, menyampaikan bahwa masyarakat sebenarnya telah menempuh berbagai jalur persuasif. Aduan disampaikan ke pemerintah desa, instansi terkait, hingga hearing bersama pihak peternakan. Namun, seluruh upaya itu dinilai hanya ditanggapi sebatas formalitas.

Baca Juga:
PSHT Blitar Tegaskan Satu Komando, Aktivitas Ilegal Diminta Dihentikan

“Seolah-olah hanya didengar, tapi tidak pernah benar-benar ditindaklanjuti,” ujarnya.

Merasa suaranya terus diabaikan, warga akhirnya memilih langkah terbuka dengan memasang spanduk dan poster protes di sejumlah titik strategis desa.

Aksi ini direncanakan berlangsung selama satu pekan sebagai bentuk tekanan kepada pengelola peternakan dan Pemerintah Kabupaten Blitar agar segera turun tangan.

Tak berhenti sampai di situ, warga juga menyatakan siap mengambil langkah lebih tegas jika tuntutan mereka tetap tidak digubris.

“Kalau masih tidak diindahkan, kami siap turun aksi besar dan memblokade jalan menuju kandang. Akses ke lokasi akan kami tutup,” tegas Jaka Setiawan, disambut sorak dukungan warga lainnya.

Bagi warga, rencana blokade jalan merupakan bentuk perlawanan terakhir agar penderitaan akibat bau menyengat itu tidak terus berlarut-larut.

Mereka menilai, tanpa tindakan tegas dari pemerintah daerah, keberadaan peternakan ayam tersebut hanya akan terus mengorbankan kesehatan dan kenyamanan masyarakat sekitar.

Hingga berita ini ditulis, pihak CV Bumi Indah belum memberikan klarifikasi resmi terkait keluhan warga. Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Blitar juga belum menyampaikan sikap maupun langkah konkret atas gelombang protes yang terus menguat dari Desa Ngaringan.(*)

Baca Sebelumnya

Simfoni Alam Grand Elty Krakatoa, Harmoni Gunung Rajabasa dan Laut dalam Satu Destinasi

Baca Selanjutnya

4.502 PPPK Paruh Waktu Resmi Masuk ASN, Bupati Bondowoso Tekankan Kinerja Jadi Penentu Nasib

Tags:

Blitar Kabupaten Blitar bau busuk Ngaringan pabrik peternakan ayam CV Bumi Indah

Berita lainnya oleh Favan Abu Ridho

PDIP Blitar Gas Regenerasi, Musancab Jadi Panggung Anak Muda Isi Struktur Partai

14 April 2026 16:07

PDIP Blitar Gas Regenerasi, Musancab Jadi Panggung Anak Muda Isi Struktur Partai

PSHT Blitar Tegaskan Satu Komando, Aktivitas Ilegal Diminta Dihentikan

13 April 2026 16:42

PSHT Blitar Tegaskan Satu Komando, Aktivitas Ilegal Diminta Dihentikan

Battle Mini Sound System di Karangsono Blitar Jadi Ajang Adu Gengsi Sekaligus Galang Dana Masjid

13 April 2026 15:15

Battle Mini Sound System di Karangsono Blitar Jadi Ajang Adu Gengsi Sekaligus Galang Dana Masjid

Kisruh Halalbihalal, PSHT Blitar Minta Pemda Selektif Beri Izin Penggunaan Gedung

11 April 2026 19:48

Kisruh Halalbihalal, PSHT Blitar Minta Pemda Selektif Beri Izin Penggunaan Gedung

IPSI Tegaskan Kepemimpinan Tunggal PSHT, Bagas Ketua Cabang Blitar Pastikan Tak Ada Lagi Dualisme

10 April 2026 13:50

IPSI Tegaskan Kepemimpinan Tunggal PSHT, Bagas Ketua Cabang Blitar Pastikan Tak Ada Lagi Dualisme

Antara Simbol dan Substansi: Membaca Gaya Kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Blitar

9 April 2026 12:45

Antara Simbol dan Substansi: Membaca Gaya Kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Blitar

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar