KETIK, BLITAR – Momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah dimanfaatkan Ketua Komisi VI DPR RI Fraksi PKB, Anggia Erma Rini untuk berbagi kebahagiaan dengan masyarakat Kabupaten Blitar. Melalui program penyaluran hewan kurban, Anggia mendistribusikan 10 ekor sapi dan 20 ekor kambing ke berbagai titik di wilayah Kabupaten Blitar.
Salah satu titik penyembelihan hewan kurban dilaksanakan di kediaman Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Blitar, Ufik Rohmatul Fitria, di Desa Bangle, Kecamatan Kanigoro, Kamis 28 Mei 2026.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda penyembelihan hewan kurban, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi dan penguatan organisasi perempuan Nahdlatul Ulama di Kabupaten Blitar.
Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Blitar, Ufik Rohmatul Fitria mengatakan bantuan hewan kurban dari Anggia Erma Rini menjadi bentuk perhatian nyata kepada masyarakat sekaligus dukungan terhadap aktivitas organisasi perempuan NU di daerah.
“Alhamdulillah, Ibu Anggia Erma Rini tahun ini menyalurkan 10 ekor sapi dan 20 kambing di beberapa titik di Kabupaten Blitar. Salah satunya ditempatkan di Fatayat NU Kabupaten Blitar,” ujarnya.
Menurut Ufik, kegiatan tersebut juga diisi dengan diskusi bersama kader Fatayat NU terkait penguatan manajemen organisasi hingga pemberdayaan perempuan.
“Kami tadi tidak hanya melaksanakan penyembelihan hewan kurban, tetapi juga berdiskusi tentang penguatan organisasi dan pemberdayaan perempuan. Ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus penguatan gerakan perempuan NU di Kabupaten Blitar,” katanya.
Ia menjelaskan, daging kurban kemudian dibagikan kepada kader Fatayat NU di berbagai wilayah, masyarakat sekitar, serta relawan dan pengurus organisasi yang selama ini aktif mendampingi kegiatan sosial kemasyarakatan.
“Distribusi dilakukan untuk sahabat-sahabat Fatayat NU di 44 PAC, pengurus cabang, dan masyarakat sekitar. Sebagian daging juga dimasak dan dinikmati bersama sebagai bentuk kebersamaan,” tambahnya.
Ufik menilai Iduladha bukan hanya tentang ibadah kurban semata, melainkan juga momentum memperkuat solidaritas sosial dan kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Harapannya masyarakat bisa sama-sama merasakan kebahagiaan Iduladha. Daging mungkin menjadi makanan yang tidak setiap hari bisa dinikmati semua kalangan, sehingga semangat berbagi ini penting agar kebahagiaan bisa dirasakan merata,” tuturnya.
Sementara itu, semangat berbagi dalam Iduladha juga dinilai selaras dengan nilai gotong royong yang selama ini menjadi budaya masyarakat Indonesia. Melalui distribusi hewan kurban, diharapkan tercipta rasa kepedulian sosial serta mempererat hubungan antara tokoh masyarakat, organisasi keagamaan, dan warga.
Kegiatan penyembelihan hewan kurban di Desa Bangle berlangsung penuh kebersamaan. Sejumlah kader Fatayat NU tampak bergotong royong mulai dari proses penyembelihan, pengemasan hingga pendistribusian daging kurban kepada warga.
