KETIK, PEKALONGAN – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pekalongan Sukirman melakukan silaturahmi dan dialog bersama sejumlah tokoh masyarakat serta aktivis di salah satu Rumah Makan di Desa Kayugeritan, Kecamatan Karanganyar, Jumat, 3 Juli 2026.
Pertemuan tersebut menjadi forum strategis untuk menyerap masukan terkait arah pembangunan Kabupaten Pekalongan ke depan.
Dalam dialog tersebut, Sukirman berdiskusi langsung dengan dua tokoh senior Kabupaten Pekalongan, yakni mantan Bupati Kabupaten Pekalongan, Amat Antono, serta mantan Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Dulmanan.
Sukirman mengatakan, pertemuan itu menghasilkan banyak gagasan penting yang dapat menjadi bekal dalam menjalankan roda pemerintahan, khususnya dalam memperkuat kepemimpinan, pembangunan, dan komunikasi publik.
“Alhamdulillah, dua tokoh besar Kabupaten Pekalongan, Pak Antono yang pernah memimpin sebagai Bupati dan Pak Dulmanan sebagai Ketua DPRD, memberikan banyak pandangan kepada para aktivis dan juga pemerintah untuk prospek Kabupaten Pekalongan ke depan,” kata Sukirman.
Baca Juga:
Hari ke-2 Forum APKASI, Bupati Aceh Singkil Safriadi Oyon Dorong Gali PAD dan InvestasiMenurutnya, terdapat tiga poin utama yang mengemuka dalam diskusi tersebut, yakni aspek kepemimpinan, prospek pembangunan, dan manajemen komunikasi. Ketiga hal tersebut dinilai menjadi fondasi penting dalam mendorong kemajuan daerah.
Sukirman menegaskan, skala prioritas pembangunan yang ditekankan para tokoh senior meliputi penguatan komunikasi, pemulihan kepercayaan masyarakat, serta peningkatan kualitas pelayanan dan pembangunan.
“Prioritasnya adalah memperkuat komunikasi, mengembalikan kepercayaan masyarakat, dan memberikan yang terbaik sebagai bentuk tanggung jawab kepada masyarakat, terutama dalam pembangunan,” ujarnya.
Selain itu, ia menilai dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk para aktivis, menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas dan keberlanjutan pemerintahan di Kabupaten Pekalongan.
Baca Juga:
LKPP dan Baznas Perkuat Sinergi Bangun Pusat Bibit Ficus di PekalonganSementara itu, Amat Antono menekankan bahwa setiap program pembangunan harus memiliki skala prioritas yang jelas dan mampu menciptakan daya ungkit bagi kemajuan daerah.
“Prioritas itu harus mempunyai daya ungkit. Setelah itu bekerjalah dengan fokus,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya soliditas Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai motor penggerak pemerintahan. Menurutnya, kekompakan internal menjadi kunci agar program pembangunan dapat berjalan optimal.
“Salah satu kunci utamanya adalah merapikan barisan dan menyatukan gelombang. Kalau ASN tidak kompak, hasilnya tidak akan maksimal,” ujarnya.
Amat Antono turut berpesan kepada Sukirman agar segera merealisasikan rencana pembangunan melalui aksi nyata.
“Hanya satu kata, lakukan,” pesannya.
Di sisi lain, Dulmanan menyampaikan dukungan penuh kepada Sukirman agar mampu menjalankan amanah dengan sungguh-sungguh.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memberikan masukan yang konstruktif demi kemajuan daerah.
“Kita harus konstruktif dalam memberikan masukan. Semoga Pak Kirman mampu menjalankan amanah dengan serius demi kebaikan Kabupaten Pekalongan,” ungkap Dulmanan.
Pertemuan tersebut diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan para aktivis dalam mendorong pembangunan yang lebih efektif, inklusif, dan berkelanjutan di Kabupaten Pekalongan.(*)