Gubernur Khofifah Bawa Jatim Raih Tiga Penghargaan di UB Halal Metric Award 2026

5 Mei 2026 23:21 5 Mei 2026 23:21

Fariha Al J., Al Ahmadi

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Gubernur Khofifah Bawa Jatim Raih Tiga Penghargaan di UB Halal Metric Award 2026

Pemprov Jawa Timur meraih tiga penghargaan UB Halal Metric Award 2026 di Universitas Brawijaya, Malang, pada 5 Mei 2026. Penghargaan diterima Gubernur Khofifah Indar Parawansa atas komitmen pengembangan infrastruktur, pendidikan, serta inovasi dan kolaborasi halal, melalui sinergi pemerintah, lembaga, dan dunia akademik untuk memperkuat ekosistem halal. (Foto: Biro Adpim Setdaporv Jatim)

KETIK, SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berhasil membawa Provinsi Jawa Timur meraih tiga penghargaan dalam ajang UB Halal Metric Award 2026 yang digelar di Universitas Brawijaya, Malang, Selasa, 5 Mei 2026.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan kepada Khofifah yang diwakili Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak.

Jawa Timur berhasil memborong tiga penghargaan sekaligus, yakni dua Gold Winner pada kategori Commitment to the Development of Halal Infrastructure 2026 dan Commitment to the Development of Halal Education 2026, serta satu Silver Winner pada kategori Commitment to the Development of Halal Innovation, Collaboration, and Public Empowerment 2026.

Capaian ini menjadikan Jawa Timur sebagai provinsi dengan perolehan penghargaan terbanyak dalam ajang tersebut.

Khofifah Indar Parawansa menyebut capaian ini merupakan hasil kerja kolektif lintas sektor yang melibatkan pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, BPJPH, hingga akademisi.

“Ini juga didukung dengan kontribusi Bupati/Walikota yang fokus pada produk Halal. Kami di Jawa Timur senantiasa fokus pada ekosistem ekonomi syariah yang salah satunya juga adalah produk halal,” ujar Khofifah.

Ia menegaskan bahwa penguatan ekosistem halal di Jawa Timur dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan.

Berdasarkan data Pemprov Jatim, dari 124 Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) nasional, sebanyak 15 berada di Jawa Timur. Selain itu terdapat 85 Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H) dari total 393 nasional, serta 16.424 pendamping Proses Produk Halal (PPH) dari total 129.368 secara nasional.

Khofifah juga menilai bahwa sertifikasi halal kini telah berkembang menjadi nilai tambah ekonomi yang tidak hanya berkaitan dengan aspek religius, tetapi juga daya saing produk.

“Saat ini halal sudah menjadi customer value bukan hanya soal sisi religius tapi ada value di dalamnya. Dan kami senantiasa akan terus fokus,” tegasnya.

Ia menambahkan, keberadaan pesantren di Jawa Timur menjadi salah satu kekuatan strategis dalam pengembangan industri halal.

“Jawa Timur dikenal provinsi yang banyak pesantrennya. Oleh karena itu pesantren juga menjadi mesin penggerak produk halal,” katanya.

Sementara itu, Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan menegaskan bahwa konsep halal kini telah menjadi bagian penting dalam pertumbuhan ekonomi global.

“Halal is for everybody. Halal itu adalah tempat tumbuhnya ekonomi, growth economy,” ucapnya.

Ia juga menilai bahwa isu halal kini telah menjadi perhatian banyak negara dan berkembang menjadi bagian dari diskursus ekonomi internasional.

Ajang UB Halal Metric Award 2026 diharapkan mampu memperkuat posisi Indonesia dalam industri halal global.

“Terima kasih kepada UB juga Jawa Timur untuk menyelenggarakan UB Halal Metric Award untuk kembali jadi motor halal Indonesia,” pungkasnya.(*)

Tombol Google News

Tags:

Gubernur Khofifah Tiga Penghargaan Ub Halal Metric Nilai Utama Ekonomi Award 2026 Berita Malang Info Malang Khofifah Indar Parawansa Emil Elestianto Dardak Ahmad Haikal Hasan Universitas Brawijaya Jawa timur malang halal Ekonomi Syariah Industri halal Ub Halal Metric Award 2026 Berita Jawa Timur Info Jawa Timur