KETIK, SURABAYA – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) sukses mendominasi ajang Indonesia Chemical Reaction Car Competition (ICRCC) 2026 yang digelar pada Minggu 3 Mei 2026 di Gedung Pusat Robotika ITS.
Dalam kompetisi mobil prototipe berbasis reaksi kimia tersebut, ITS keluar sebagai juara umum melalui dua tim andalannya, Spektronics 31 dan Spektronics 30. Spektronics 31 meraih juara pertama, disusul Spektronics 30 di posisi kedua, sementara posisi ketiga diraih tim Reactics Antrasena dari Universitas Gadjah Mada.
Ajang yang menjadi bagian dari Chemical Engineering Innovation Festival (Chernival) 2026 ini diikuti 13 tim finalis dari berbagai perguruan tinggi. Di antaranya Stoichiomatrix dari Universitas Diponegoro serta tim-tim perwakilan ITS.
CEO Chernival 2026, Annisa Aniqah Rahmatillah, menjelaskan bahwa kompetisi ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan inovasi energi alternatif berbasis reaksi kimia.
“Mobil yang dikembangkan memanfaatkan reaksi kimia sebagai sumber tenaga yang diharapkan lebih ramah lingkungan serta efisien,” ujarnya dalam keterangan resmi website ITS.
Dalam perlombaan, setiap tim ditantang merancang mobil yang mampu melaju di lintasan sepanjang 15 meter dengan target berhenti presisi di titik 9 meter. Penilaian dilakukan berdasarkan akurasi jarak, kestabilan, serta kemampuan menyesuaikan beban.
Ketua Tim Spektronics 31, Hadiyan Azka Ariaputra, menyebut keberhasilan ini merupakan hasil dari proses riset dan uji coba intensif selama sekitar lima bulan.
“Harapannya, inovasi yang kami kembangkan tidak berhenti di kompetisi, tetapi bisa terus dikembangkan dan memberikan kontribusi nyata,” katanya.
Keberhasilan ini sekaligus menegaskan komitmen ITS dalam mendorong inovasi teknologi berkelanjutan. Kompetisi ICRCC juga dinilai sejalan dengan upaya mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya energi bersih dan inovasi industri.
Panitia berharap ajang ini dapat terus berlanjut dan menjadi ruang pengembangan riset mahasiswa yang berdampak bagi masa depan. (*)
