Aksi Ajudan Kapolri Tampar Kepala dan Ancam Jurnalis di Semarang Tuai Kecaman

Jurnalis: Samsul HM
Editor: Muhammad Faizin

6 Apr 2025 17:42

Headline

Thumbnail Aksi Ajudan Kapolri Tampar Kepala dan Ancam Jurnalis di Semarang Tuai Kecaman
Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Kasus kekerasan oleh aparat kepada jurnalis yang sedang menjalankan tugas jurnalistiknya kembali terjadi. Bahkan kali ini dilakukan oleh ajudan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. 

Insiden tersebut terjadi saat sejumlah jurnalis meliputi agenda Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat sedang meninjau arus balik di Stasiun Tawang Kota Semarang pada Sabtu, 5 April 2025.

Kejadian bermula saat Listyo menyapa seorang penumpang disabilitas di stasiun dan sejumlah jurnalis mengambil gambar dari jarak yang wajar. Seorang pewarta foto dari Kantor Berita Antara Foto, Makna Zaezar, mengalami kekerasan oleh ajudan tersebut. 

"Polisi itu menampar korban pada bagian kepala," ujar Ketua PFI Semarang, Dhana Kencana dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi Ketik.co.id pada Minggu, 6 April 2025.

Baca Juga:
Angkutan Lebaran 2026, Puluhan Ribu Penumpang Masih Terlihat Padat di Stasiun Daop 8 Surabaya

Ketegangan semakin meningkat saat ajudan Listyo mulai membuka jalan untuk atasannya itu. Ajudan tersebut juga terdengar mengeluarkan ancaman kepada beberapa jurnalis dengan mengatakan, "Kalian pers, saya tempeleng satu-satu,". 

Sejumlah jurnalis lain juga mengalami dorongan dan intimidasi fisik, salah satunya bahkan sempat dicekik. Tindakan tersebut menimbulkan trauma, rasa sakit hati, dan perasaan direndahkan bagi korban, serta keresahan di kalangan jurnalis lainnya yang merasa ruang kerja mereka tidak aman.

Tindakan arogan ajudan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo itu menuai kecaman dari sejumlah pihak. 

"Kami mengecam keras tindakan kekerasan oleh ajudan Kapolri terhadap jurnalis dan segala bentuk penghalangan terhadap kerja jurnalistik," ujar Ketua PFI Semarang, Dhana Kencana. 

Baca Juga:
Arus Balik Lebaran 2026, Ribuan Penumpang Padati Stasiun Daop 8 Surabaya

"Kami menuntut permintaan maaf terbuka dari pelaku kekerasan terhadap jurnalis. Di sisi lain, Polri juga harus memberikan sanksi kepada anggota pelaku kekerasan terhadap jurnalis tersebut," tambah Ketua Divisi Advokasi AJI Semarang, M Dafi Yusuf. 

AJI Semarang dan PFI Semarang tegas menyatakan, peristiwa kekerasan tersebut sebagai pelanggaran Pasal 18 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. 

"Polri harus mau belajar agar tak mengulangi kesalahan serupa," sambung Dafi. 

Kedua organisasi tersebut menyatakan akan mengawal serius penanganan kasus ini, hingga terduga pelaku mendapat sanksi hukum sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. 

"Kami menyerukan kepada seluruh media, organisasi jurnalis, dan masyarakat sipil untuk turut mengawal kasus ini," pungkas Dana. (*) 

Baca Sebelumnya

Fenomena Kopi Gerobak Keliling Menjamur di Kota Malang, Imbas dari Third Wave Coffee

Baca Selanjutnya

Lezat dan Bertenaga: Rekomendasi Camilan Sehat Saat Perjalanan Arus Balik

Tags:

kapolri Listyo Sigit Prabowo Kekerasan terhadap jurnalis Stasiun Tawang Kota Semarang Arus Balik Ajudan Kapolri

Berita lainnya oleh Samsul HM

Detik-detik Menegangkan OTT Bupati Tulungagung, Gatut Sempat Bersembunyi di Mobil

12 April 2026 10:20

Detik-detik Menegangkan OTT Bupati Tulungagung, Gatut Sempat Bersembunyi di Mobil

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Jadi Tersangka Kasus Pemerasan di KPK, Uang Haram Mengalir ke Forkopimda

12 April 2026 06:45

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Jadi Tersangka Kasus Pemerasan di KPK, Uang Haram Mengalir ke Forkopimda

Dinilai Mengancam Kebebasan Pers, AJI Desak Pencabuatan SK Komdigi tentang Pembatasan Konten

8 April 2026 12:20

Dinilai Mengancam Kebebasan Pers, AJI Desak Pencabuatan SK Komdigi tentang Pembatasan Konten

Zodiak Aries dan Taurus Panen Keberuntungan di Bulan April 2026

6 April 2026 18:14

Zodiak Aries dan Taurus Panen Keberuntungan di Bulan April 2026

Iran Klaim Tembak Jatuh F-35 AS, Pilot Hilang Diduga Bersembunyi

5 April 2026 08:04

Iran Klaim Tembak Jatuh F-35 AS, Pilot Hilang Diduga Bersembunyi

Hujan Lebat Diprediksi Masih Terjadi di Wilayah Jatim Selama April 2026

4 April 2026 17:00

Hujan Lebat Diprediksi Masih Terjadi di Wilayah Jatim Selama April 2026

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar