KETIK, SURABAYA – Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur (UPN Veteran Jatim) menangkap basah joki ujian tulis berbasis komputer (UTBK) yang berlangsung pada hari pertama, Selasa, 21 April 2026.

Koordinator Pelaksana UTBK UPN Veteran Jatim, Eka Prakarsa, menjelaskan, modus joki tersebut datang terlambat, mendekati waktu UTBK dimulai.

"Modus operandinya tahun ini beda, mereka melakukan aksinya dengan modus terlambat," katanya dikutip dari keterangan resmi.

Lebih lanjut, joki tersebut datang menghadiri UTBK dengan tergesa-gesa, saat peserta sudah masuk dan mendekati waktu ujian.

"Harapannya pengawas lengah, tidak melakukan screening dengan maksimal dan dia tetap bisa dipersilahkan masuk mengikuti ujian," lanjutnya.

Baca Juga:
UTBK 2026 Hari Pertama UPN Veteran Jatim Usai, Panitia Gunakan X-Ray

Sesuai prosedur yang ditetapkan Panitia Pusat UTBK, setiap peserta tetap diperkenankan mengikuti ujian selama waktu pengerjaan ujian belum dimulai.

Sama seperti peserta UTBK lain, peserta yang datang menjelang ujian dimulai langsung masuk dua ruangan, yaitu ruang transit dan ruang ujian.

Di ruang transit, kata Eka, dilakukan pemeriksaan, seperti body checking dan verifikasi dokumen sebelum memasuki ruang ujian.

"Karena kedatangannya mepet waktu ujian, pengawas langsung mengarahkan pelaku ke ruang ujian sesuai prosedur. Begitu datanya sama, kami persilahkan memasuki ruang ujian," jelasnya.

Baca Juga:
Hari Pertama UTBK Unair 2026, 37 Peserta Tak Hadir

Namun saat memastikan kesamaan wajah, pengawas memiliki keraguan karena wajah pelaku berbeda dengan peserta terdaftar. Terlebih, setelah melakukan pendalaman kasus melalui verifikasi dan konfirmasi dengan pihak sekolah asal.

“Dari awal masuk ruang pemeriksaan, peserta menunjukkan gelagat mencurigakan. Ia sering menutupi wajah lalu kita lakukan kroscek identitas dan ternyata berbeda," ungkap Eka.

Setelah dilakukan pemeriksaan, dugaan pengawas tidak meleset. Peserta tersebut diduga joki. Eka lantas melaporkan kepada ketua pelaksana UTBK UPN Veteran Jatim.

Ketua Pelaksana UTBK UPN Veteran Jatim, Euis Nurul Hidayah, menjelaskan, pihaknya telah berkoordinasi dengan panitia pusat penyelenggara UTBK dan memproses pelaku sesuai dengan ketentuan baku yang ditetapkan panitia pusat.

Selain itu, Euis juga telah berkoordinasi dan menyerahkan kasus tersebut pada pihak berwenang. 

Ia mengungkapkan, kasus semacam ini bukan pertama di UPN Veteran Jatim. Pada 2022, kampus Bela Negara itu juga pernah berhasil mengungkap sindikat pelaku kecurangan UTBK.

“Kami sudah memetakan potensi-potensi kecurangan sejak awal. Pemetaan itu kami kaji dari evaluasi pelaksanaan UTBK dan isu-isu di tahun-tahun sebelumnya, sehingga kita kuatkan melalui system keamanan dalam pelaksanaan UTBK” ungkapnya.

Euis menegaskan, temuan kecurangan ini menunjukkan keseriusan UPN Veteran Jawa Timur dalam menjaga UTBK agar berjalan dengan lancar, tertib dan berintegritas. (*)