14 Kabupaten di Jatim Terdampak Kekeringan, BPBD Siapkan Bantuan Air Bersih

22 Juli 2026 08:31 22 Jul 2026 08:31

Fitra Herdian, Rahmat Rifadin

Redaksi Ketik.com
Thumbnail 14 Kabupaten di Jatim Terdampak Kekeringan, BPBD Siapkan Bantuan Air Bersih

Ilustrasi - Petugas BPBD menyalurkan air bersih kepada warga, terdampak kekeringan. (Foto: Laman BNPB)

KETIK, SURABAYA – Sebanyak 14 kabupaten di Jawa Timur terdampak kekeringan pada saat musim kemarau. Dari total tersebut, 11 daerah menetapkan status siaga darurat kekeringan dan 3 berstatus tanggap darurat.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim telah mengintensifkan mengirimkan bantuan terhadap daerah-daerah yang telah menetapkan status kekeringan tersebut, dengan melakukan distribusi air bersih.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Jatim, Satriyo Nurseno menjelaskan, hingga Juli 2026, pihaknya bersama kabupaten, dunia usaha, hingga lembaga sosial telah menyalurkan 1.035.000 liter air ke wilayah kekeringan tersebut.

"Dropping air terus kami lakukan sesuai kebutuhan di lapangan. Kami berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten/Kota agar penanganan lebih cepat dan tepat sasaran," katanya, Senin, 20 Juli 2026.

Bantuan air bersih dari BPBD Jatim ini disalurkan melalui 207 rit mobil tangki. Mobil tersebut menjangkau 42 kecamatan, 56 desa dan 73 dusun.

BPBD Jatim telah menyiapkan anggaran Rp612 juta dengan estimasi 867 rit distribusi air bersih. Pihaknya juga menyiapkan 50 unit tandon air, 100 tandon lipat serta 9.600 lembar terpal.

Daftar 14 Daerah Berstatus Kedaruratan Kekeringan di Jatim:

Bondowoso

Lamongan

Banyuwangi

Lumajang 

Bangkalan

Blitar

Pasuruan

Trenggalek 

Gresik

Malang

Jember

Sampang 

Mojokerto 

Situbondo. (*)

Tombol Google News

Tags:

kekeringan jatim BPBD Jatim Satriyo Nurseno Kemarau Jatim