Tugu Rp1 Miliar di Jombang Rontok, Aktivis Soroti Prioritas dan Pengawasan Pembangunan

Jurnalis: Syaiful Arif
Editor: Mustopa

15 Des 2025 16:39

Thumbnail Tugu Rp1 Miliar di Jombang Rontok, Aktivis Soroti Prioritas dan Pengawasan Pembangunan
Tugu selamat datang Rp1 miliar di Bandar Kedungmulyo, Jombang mengalami kerusakan beberapa waktu lalu.(Foto: Dok. Warga)

KETIK, JOMBANG Insiden rontoknya ornamen Aluminium Composite Panel (ACP) pada proyek pembangunan tugu senilai Rp1 miliar di Kecamatan Bandarkedungmulyo memunculkan kritik tajam terhadap arah dan pengawasan pembangunan di Kabupaten Jombang.

Kalangan aktivis menilai kejadian tersebut mencerminkan lemahnya kontrol kualitas proyek infrastruktur daerah.

Direktur Lingkar Indonesia untuk Keadilan (LinK) Jombang, Aan Anshori, menyebut peristiwa itu sebagai momentum evaluasi serius bagi pemerintah daerah, khususnya dalam memastikan proyek-proyek bernilai besar benar-benar memberikan manfaat dan keamanan bagi masyarakat.

“Ini bukan sekadar ornamen yang jatuh. Ini menyangkut keselamatan publik dan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pembangunan,” ujar Aan.

Baca Juga:
Banyak Pejabat Kena OTT, KPK Turun ke Jombang

Menurutnya, meski tidak menimbulkan korban jiwa, insiden tersebut berpotensi berbahaya apabila terjadi di waktu dan kondisi yang berbeda. Ia menilai masyarakat baru mengetahui lemahnya kualitas bangunan setelah adanya kejadian tersebut.

“Tanpa peristiwa ini, publik tidak pernah tahu seberapa kuat konstruksi tugu itu. Artinya, ada persoalan serius dalam pengawasan,” katanya.

Aan juga menyoroti kebijakan pembangunan monumen yang dinilai belum menjadi kebutuhan mendesak masyarakat. Ia menilai proyek semacam ini perlu dikaji ulang agar anggaran daerah lebih diarahkan pada sektor yang bersentuhan langsung dengan persoalan sosial.

“Masih banyak pekerjaan rumah seperti kemiskinan, stunting, sekolah rusak, dan rumah tidak layak huni. Ini yang seharusnya menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Baca Juga:
[FOTO] FRMJ Demo Pemkab dan DPRD Jombang: Masyarakat Disuruh Irit BBM, Pejabat Foya-Foya!

Ia menambahkan, pemerintah daerah perlu bersikap terbuka dan responsif terhadap kritik publik agar kepercayaan masyarakat tidak semakin menurun. Menurutnya, transparansi dan akuntabilitas menjadi kunci dalam setiap pelaksanaan proyek pembangunan.

Selain itu, LinK Jombang mendorong adanya evaluasi menyeluruh terhadap proyek-proyek infrastruktur lainnya guna mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari.

“Evaluasi ini penting agar masyarakat tidak terus menjadi pihak yang dirugikan akibat pembangunan yang tidak berkualitas,” ujarnya.

Aan juga menekankan bahwa kontraktor pelaksana harus bertanggung jawab penuh atas kerusakan yang terjadi, termasuk melakukan perbaikan sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.

“Pengawasan harus diperketat dan penegakan aturan harus tegas. Jangan sampai kejadian ini dianggap hal biasa,” pungkasnya.(*)

Baca Sebelumnya

Polisi Bongkar Greenhouse Ganja di Jombang, Ratusan Pohon dan 5,3 Kilogram Ganja Diamankan

Baca Selanjutnya

Kabupaten Lebak Naik 90 Peringkat dalam Indeks Inovasi Daerah 2025

Tags:

Tugu Jombang berita jombang proyek jombang pemkab Jombang aktivis jombang Aan Anshori Bupati Warsubi

Berita lainnya oleh Syaiful Arif

105 SD Jombang Diusulkan Revitalisasi 2026, Berikut Kriteria Sekolah Penerima

17 April 2026 12:20

105 SD Jombang Diusulkan Revitalisasi 2026, Berikut Kriteria Sekolah Penerima

Banyak Pejabat Kena OTT, KPK Turun ke Jombang

17 April 2026 11:28

Banyak Pejabat Kena OTT, KPK Turun ke Jombang

Pemkab Jombang Dituding Tebang Pilih, PKL Ditertibkan tapi Toko Modern Pelanggar Perda Dibiarkan

16 April 2026 11:51

Pemkab Jombang Dituding Tebang Pilih, PKL Ditertibkan tapi Toko Modern Pelanggar Perda Dibiarkan

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

13 April 2026 13:31

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

MBG di Jombang Belum Merata, Zulhas Ungkap Baru 15 Persen Sekolah Berbasis Agama Terlayani

10 April 2026 14:25

MBG di Jombang Belum Merata, Zulhas Ungkap Baru 15 Persen Sekolah Berbasis Agama Terlayani

Kronologi Kecelakaan Truk Muat Paket Seruduk Truk Pasir di Tol Jombang, Dua Meninggal

10 April 2026 10:53

Kronologi Kecelakaan Truk Muat Paket Seruduk Truk Pasir di Tol Jombang, Dua Meninggal

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda

Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda