KETIK, MALANG – Pendidikan karakter merupakan ciri khas utama yang terus dikembangkan di SMK Nasional Malang. Melalui berbagai program pembiasaan yang diadakan setiap hari, sekolah ini mengajarkan nilai disiplin, kepedulian, dan integritas kepada siswa sejak awal pendidikan mereka.
SMK Nasional Malang menegaskan dedikasinya dalam mengembangkan pendidikan yang berfokus pada karakter sebagai indentitas utama institusi. Sekolah ini tidak hanya menekankan pencapaian akademik, tetapi juga menanamkan nilai-nilai moral dan kebiasaan baik yang diterapkan secara konsisten dalam kehidupan siswa sehari-hari.
Humas SMK Nasional Malang, Yoyok Rahayu Basuki, menyatakan bahwa karakter adalah pembeda utama dibandingkan dengan sekolah lain. Ia menjelaskan bahwa karakter dibentuk melalui tiga aspek utama yang secara konsisten diterapkan di lingkungan sekolah
“Tiga kata kunci ya? Yang pertama itu karakter. Jadi kita membentuk karakter anak. Kemudian ada disiplin. Kemudian pembisaan,” ujarnya.
Pelaksanaan pendidikan karakter terlihat melalui beragam aktivitas rutin, salah satunya ialah program salim dan sedekah yang dilaksanakan setiap pagi. Dalam program ini, siswa dibiasakan untuk bersalaman dengan guru serta menyisihkan uang Rp500 yang dikumpulkan untuk membantu teman-teman yang membutuhkan
Baca Juga:
Wali Kota Kediri Minta Pramuka Garuda Jadi Generasi Berintegritas dan PeduliDana yang terkumpul kemudian digunakan untuk membantu siswa yang kurang mampu, termasuk dalam membantu pembayaran SPP. Program ini menjadi bentuk nyata penerapan nilai empati dan solidaritas di lingkungan sekolah.
“Jadi tiap pagi itu ada. Di gerbang, kotak depan itu anak-anak memasukkan uang yang 500 rupiah. Setelah itu nanti uangnya dibutuhkan untuk membantu temannya yang kurang mampu,” jelas Yoyok Rahayu Basuki.
Selain itu, penguatan karakter juga dilaksanakan melalui doa pagi dan tausiyah singkat yang dipimpin oleh kepala sekolah sebelum pembelajaran dimulai. Kegiatan ini berfungsi sebagai media untuk mengingatkan nilai-nilai sekolah kepada siswa dan guru secara terus menerus.
Keyakinan masyarakat terhadap sekolah ini terbentuk bukan karena promosi yang gencar, tetapi berkat kualitas internal dan konsistensi dalam pengembangan siswa.
Baca Juga:
Kwarda Pramuka Jatim-Unusa Kolaborasi Siapkan Gen Z Tangguh, Soroti Mental hingga Lingkungan“Jadi orang tua emang malah lebih percaya di situ. Dan kita tidak pakai brosur. Tidak memasang iklan,” tegasnya.
Melalui berbagai program tersebut, SMK Nasiona Malang semakin memperkokoh posisinya sebagai institusi yang tidak hanya menghasilkan lulusan berkualitas, tetapi juga memiliki karakter yang tangguh dan siap menghadapi tantangan di masa mendatang. (*)