Tambahan 391 PPPK Paruh Waktu Belum Tutupi Kekurangan Guru Sekolah Negeri di Pacitan

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Hetty Hapsari

12 Nov 2025 11:34

Thumbnail Tambahan 391 PPPK Paruh Waktu Belum Tutupi Kekurangan Guru Sekolah Negeri di Pacitan
Sejumlah Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kabupaten Pacitan mengikuti prosesi penyerahan SK pengangkatan formasi tahun 2023 di Gedung Karya Darma, Selasa, 29 April 2023. (Foto: Prokopim for Ketik)

KETIK, PACITAN – Dalam waktu dekat, sektor pendidikan di Pacitan bakal mendapat tambahan sebanyak 391 guru dari formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu tahun 2025.

Tambahan tenaga pendidik tersebut akan mengisi kebutuhan guru di sekolah negeri jenjang SD dan SMP dibawah naungan Dinas Pendidikan (Dindik) setempat.

Kendati demikian, Kepala Bidang Pendidik dan Tenaga Kependidikan Dindik Kabupaten Pacitan, Rino Budi Santoso menyampaikan, kebutuhan guru di Pacitan hingga kini masih cukup besar.

Untuk jenjang SD dibutuhkan sekitar 538 guru, sementara untuk SMP sebanyak 75 guru.

Baca Juga:
Work From Home Dipilih Hari Jumat, Duh! ASN Pacitan Bisa Berlibur Lebih Lama?

“Ada tambahan 391 guru. Mungkin update resminya setelah mereka menerima SK. Belum lagi ada guru yang pensiun, untuk bulan November ada 14, bulan Desember ada 9. Jadi, kedepan masih ada sekitar 200-an kekurangan karena total kebutuhannya belum terpenuhi,” ujar Rino, Rabu, 12 November 2025.

Rino menambahkan, angka kebutuhan tersebut juga mencakup kekurangan kepala sekolah.

Saat ini tercatat ada 96 sekolah yang belum memiliki kepala sekolah definitif, terdiri dari 90 SD dan 6 SMP.

“Untuk mengisi kekosongan kepala sekolah itu syaratnya harus lulus diklat. Diklat itu perlu biaya dari APBD dan waktu. Tahun 2025 ini ada tambahan 11 kepala sekolah, jadi masih ada 89 sekolah yang kosong,” terangnya.

Baca Juga:
ASN Terima Pemberian Parcel Jelang Lebaran, Inspektorat Pacitan: Awas! Bisa Pidana

Meski ada tambahan guru dari formasi PPPK, Rino menyebut rekrutmen guru baru ke depan tetap menghadapi tantangan serius.

Salah satunya adalah sistem rekrutmen berbasis Data Pokok Pendidikan (Dapodik) yang dinilai belum mampu menyesuaikan kebutuhan guru sesuai bidang studi.

Menurutnya, banyak tenaga honorer yang terdaftar dalam Dapodik tetapi memiliki latar belakang pendidikan yang tidak sesuai dengan mata pelajaran yang kosong.

“Ketercukupan guru tidak akan tercapai jika sistem rekrutmennya hanya mengandalkan database Dapodik. Banyak honorer yang masuk data itu tapi sarjananya tidak sesuai kebutuhan mapel,” jelasnya.

Selain itu, keterbatasan belanja pegawai dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pacitan juga menjadi faktor pembatas.

“Belanja pegawai di APBD Pacitan sekarang di angka 36 persen. Jadi untuk menambah formasi guru lagi agak sulit,” ungkapnya.(*)

Baca Sebelumnya

Hari Ayah Nasional: 5 Rekomendasi Film Penuh Air Mata dan Pelajaran Hidup!

Baca Selanjutnya

Viral Video Cium Anak, Ini Klarifikasi dan Permintaan Maaf Gus Elham

Tags:

ASN Pacitan PPPK 2025 Dinas Pendidikan Pacitan kekurangan guru Kepala Sekolah Pacitan

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

14 April 2026 11:18

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

14 April 2026 10:18

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

13 April 2026 19:53

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

13 April 2026 14:32

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

13 April 2026 13:23

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar