Sensus Pertanian 2023, Warga Pacitan Wajib Tau Ini

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: M. Rifat

22 Jun 2023 13:20

Thumbnail Sensus Pertanian 2023, Warga Pacitan Wajib Tau Ini
Ketua Tim ST2023 BPS Pacitan Soni Puji Tri Asmoro. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)

KETIK, PACITAN – Sensus Pertanian 2023 (ST2023) telah berlangsung sejak 1 Juni (1/6/2023) hingga akhir Juli (31/7/2023) mendatang. Masyarakat wajib tahu, apa saja yang perlu diketahui dalam pelaksanaan sensus tersebut.

Petugas Pencacah Lapangan (PPL), Kecamatan Pringkuku, Pacitan, Jawa Timur Fian Wahyu Pamungkas (22) memaparkan dalam sensus tersebut masyarakat akan diminta informasi berkaitan dengan identitas rumah tangga pertanian.

Pun secara spesifik mulai dari hambatan dalam mengelola, kepemilikan lahan, komoditas perikanan hingga bantuan yang telah didapatkan oleh masyarakat.

"Secara garis besar menanyakan, kaitannya dengan masalah pertanian, seperti gagal panen jagung dan panen ubi karena babi hutan, kepemilikan lahan, usaha pangan, pertanian tahunan. Kemudian sektor peternakan (budidaya unggas dan ternak kecil), perhutanan (seperti tanaman pohon), perikanan (budidaya dan penangkapan), jasa pertanian (mengolah sawah tahunan, bengkok), pernah mendapatkan penyuluhan dari dinas terkait, hingga bantuan bibit subsidi dan pupuk," papar Fian, Kamis (21/6/2023).

Baca Juga:
BPS: Awal Tahun 2025, Okupansi Kamar Hotel Berbintang di Pacitan Lesu

Menurut Fian, masyarakat diharapkan kejujurannya saat memberikan informasi. Pasalnya, data itu akan digunakan untuk menyiapkan statistik pertanian, sebagai tolak ukur dalam menyiapkan kebijakan yang lebih efektif. Pun untuk menyediakan kerangka sampel survei pertanian lanjutan.

"Sebisa mungkin, responden, kita mintai informasi yang jujur, agar hasilnya akurat," imbuh Fian.

Foto Potret petugas sensus pertanian saat temui responden, dan tengah menyiapkan berkas wawancara  (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)Petugas sensus pertanian temui responden dan menyiapkan berkas wawancara. (Foto: Al Ahmadi/Ketik.co.id)

Dia melanjutkan, berdasarkan Buku Pedoman Petugas Lapangan ST2023, sensus tersebut bertujuan untuk memberikan gambaran secara komprehensif terkait kondisi pertanian di Indonesia hingga wilayah terkecil. Lalu, peningkatan kualitas statistik pertanian dan desain kebijakan untuk rujukan dalam penyusunan kebijakan strategis, sektor pertanian.

Baca Juga:
73.030 Warga Pacitan Tercatat Miskin, Ini Rekomendasi BPS kepada Pemkab

Secara terpisah, Ketua Tim Sensus Pertanian Badan Pusat Statistik (BPS) Pacitan Soni Puji Tri Asmoro menyampaikan petugas sensus telah melalui pelatihan yang cukup, selama 3 hari. Soni meyakini timnya mampu menggali informasi responden secara jujur, transparan, akurat dan tanpa manipulasi.

"Kita telah melatih 733 petugas sensus di Pacitan, termasuk bagaimana cara bertanya, bagaimana cara membaca psikis orang, dan etika dalam melakukan wawancara," kata Soni, Kamis (21/6/2023).

Petugas sensus yang dimaksud terdiri atas 12 Koordinator Pelaksana (Koseka), 103 Petugas Pemeriksa Lapangan (PML) dan 618 Petugas Pendataan Lapangan (PPL).

Menurut Soni, secara umum petugas akan mendata seluruh pelaku usaha pertanian, baik perorangan, kelompok, maupun perusahaan pertanian berbadan hukum di Indonesia, termasuk yang tak memiliki usaha pertanian.

Soni mengaku, belum mengalami kendala yang cukup serius dalam pelaksanaannya. Antisipasi hal tersebut melalui petugas lapangan, ia berupaya meyakinkan masyarakat, bahwa program tersebut, tak terkait dengan sesuatu kewajiban yang menyulitkan.

"Selain kita telah latih probing. Agar masyarakat tidak merasa takut didatangi, kita coba yakinkan responden bahwa, sensus ini tidak ada kaitannya dengan perpajakan," ujarnya.

Soni menambahkan, meski tidak menjanjikan penambahan subsidi pupuk, bantuan petani, maupun alat berat. Namun, tanpa adanya data pertanian yang baik, harapan kebijakan yang memihak para petani dirasa tak akan pernah terwujud.

"Ini secara tujuan sangat mendukung perkembangan pertanian di Indonesia, dari hal itu banyak langkah yang akan ditempuh, dari hasil data yang akurat," tandasnya.(*)

Baca Sebelumnya

Kualitas SDM Menjadi Kunci Sambut Indonesia Emas 2045

Baca Selanjutnya

Silpa APBD Kabupaten Madiun 2022 Capai Rp 219,3 Miliar Jadi Sorotan Dewan, Fraksi Golkar: Perencanaan Kurang Matang atau Efisiensi?

Tags:

ST2023 BPS Pacitan Sensus Pertanian 2023

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

13 April 2026 19:53

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

13 April 2026 14:32

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

13 April 2026 13:23

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

Kronologi Siswa Pacitan yang Diduga Keracunan MBG, Kini Masih Dirawat di RS

11 April 2026 23:22

Kronologi Siswa Pacitan yang Diduga Keracunan MBG, Kini Masih Dirawat di RS

Buntut Dugaan Keracunan Siswa di Tegalombo, DPRD Pacitan Desak Evaluasi Total MBG

11 April 2026 19:06

Buntut Dugaan Keracunan Siswa di Tegalombo, DPRD Pacitan Desak Evaluasi Total MBG

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar