KETIK, SIDOARJO – Tahapan seleksi calon komisaris dan direksi PT BPR Delta Artha serta PT Aneka Usaha Sidoarjo berharap memperoleh para profesional terbaik. Panitia seleksi siap bekerja sama dengan Assessment Center Mabes Polri. Bupati Subandi berharap para komisaris dan direksi terpilih nanti benar-benar ahli di bidangnya.
Panitia Seleksi Calon Komisaris dan Calon Direksi PT Bank Delta Artha dan PT Aneka Usaha Sidoarjo telah mengumumkan 7 calon komisaris independen, 4 calon komisaris dari unsur pemerintah, dan 4 calon direktur operasional PT Bank Delta Artha serta 4 calon direktur PT Aneka Usaha Sidoarjo.
Bupati Subandi menyatakan ingin orang-orang yang mengikuti seleksi dan nanti terpilih menduduki jabatan-jabatan tersebut memiliki kemampuan mumpuni. Keahlian mereka benar-benar dibutuhkan oleh badan usaha milik daerah (BUMD) yang dimiliki oleh Pemkab Sidoarjo tersebut.
”Kita sudah bekerja sama dengan Mabes Polri, terutama Pak Kapolda. Insya Allah nanti tanggal 28 (April) interview-nya di sana. Asesmen semua dilakukan di sana,” kata Bupati Subandi di kantornya pada Rabu (22 April 2026).
Anggota Panitia Seleksi Calon Komisaris dan Calon Direksi PT Bank Delta Artha dan PT Aneka Usaha Sidoarjo M. Bahrul Amig mengatakan, pansel telah menyiapkan berbagai langkah selama proses seleksi. Salah satunya, mengantisipasi kemungkinan jumlah pendaftar yang membeludak. Ternyata jumlah pendaftar tidak sebanyak yang diduga.
Baca Juga:
Atasi Masalah Sampah Sidoarjo, Bupati Subandi: Kuncinya Manajemen Pengelolaan TPSTKarena itu, lanjut Bahrul Amig, tahap ujian prakompetensi pun dieliminasi. Asesmen lanjutan calon-calon komisaris dan Direksi PT Bank Delta Artha dan PT Aneka Usaha Sidoarjo akan difokuskan di Assessment Center Mabes Polri.
”Kita akan melaksanakannya di Mapolda Jatim,” lanjut Bahrul Amig yang juga Asisten Bupati Sidoarjo Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Sidoarjo tersebut.
Pansel telah berkoordinasi agar Assessment Center Mabes Polri bisa menyiapkan perangkat dan piranti asesmen terhadap para calon.
Data masukan dan informasi terkait PT BPR Delta Artha dan PT Aneka Usaha juga telah disampaikan.
Baca Juga:
Calon Komisaris dan Direksi Delta Artha serta PT Aneka Usaha Segera Diumumkan, Ada Pejabat dan JurnalisTujuannya adalah memperoleh hasil asesmen yang terbaik. Pansel akan merekam hasil asesmen itu untuk disampaikan kepada Bupati Subandi. Kepala daerah menjadi penentu karena saham BUMD PT BPR Delta Artha (95 persen) dan PT Aneka Usaha Sidoarjo (100 persen) dimiliki oleh Pemkab Sidoarjo.
Assessment Center Mabes Polri merupakan lembaga penilaian terstandar yang menggunakan metode multi-tools (wawancara, diskusi, simulasi) dan multi-asesor untuk mengukur kompetensi, potensi, dan memprediksi keberhasilan dalam jabatan.
”Sudah diakui oleh Kementerian PAN RB (Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi),” tegas Bahrul Amig.
Sebelumnya diberitakan, Bupati Sidoarjo Subandi mewanti-wanti agar proses seleksi Calon Direksi PT BPR Delta Artha dan PT Aneka Usaha Sidoarjo dilakukan terbuka. Tidak boleh ada titip-titipan dari pihak mana pun. Semua profesional diberi ruang seluas-luasnya untuk berkesempatan mengelola badan usaha milik daerah (BUMD) tersebut.
”Yang penting profesional, kemampuan bagus, integritas baik,” kata Bupati Subandi pada Rabu (8 April 2026).
Bupati Subandi menjelaskan, PT BPR Delta Artha dan PT Aneka Usaha Sidoarjo merupakan milik pemerintah. Pemkab Sidoarjo adalah owner perusahaan tersebut. Bupati Subandi menyatakan ingin PT Aneka Usaha, BPR Delta Artha, maupun BLUD seperti RSUD Notopuro Sidoarjo semakin bagus. (*)