KETIK, BATU – Jembatan Cangar di Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, yang selama ini dikenal rawan insiden bunuh diri akan segera dipasangi pagar pengaman. Langkah ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan keselamatan dan keamanan kawasan.

Polres Batu bersama Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PU Bina Marga) Provinsi Jawa Timur memastikan pembangunan pagar pengaman di dua titik, yakni Jembatan Cangar 1 dan Cangar 2, segera direalisasikan dalam waktu dekat.

Kasat Reskrim Polres Batu, AKP Joko Suprianto, mengungkapkan bahwa proyek tersebut dijadwalkan mulai dikerjakan dalam bulan ini sebagai langkah konkret untuk meminimalkan potensi kejadian serupa yang kerap terjadi di lokasi tersebut.

“Pembangunan direncanakan dimulai bulan ini, dengan pemasangan pagar pelindung berbahan jeruji besi setinggi kurang lebih 2,5 meter,” ujarnya, Senin, 4 Mei 2026.

Selain pemasangan pagar, pengamanan kawasan juga akan diperkuat melalui pemasangan kamera pengawas (CCTV) serta penambahan lampu penerangan di sepanjang jembatan. 

Baca Juga:
Upacara Hardiknas 2026, Plt Wali Kota Batu Dorong Pendidikan Inklusif dan Berdaya Saing

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan visibilitas sekaligus memberikan rasa aman bagi para pengguna jalan.

“Penambahan penerangan dan CCTV bertujuan untuk meningkatkan visibilitas dan keamanan pengguna jalan,” jelasnya.

AKP Joko menambahkan, desain pembangunan tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga mempertimbangkan nilai estetika. 

Hal ini dilakukan untuk mengubah citra Jembatan Cangar yang selama ini identik dengan kesan menyeramkan.

Baca Juga:
Aset Daerah Belum Optimal, Pemkot Batu Ajukan Raperda Baru Pengelolaan BMD

“Desain akan dirancang sebaik mungkin agar kesan angker di kawasan Jembatan Cangar dapat berkurang,” tegasnya.

Ia juga menyebutkan bahwa rencana tersebut merupakan hasil koordinasi intensif antara Polres Batu dan tim teknis dari PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur. 

Saat ini, pembahasan masih difokuskan pada pematangan teknis di lapangan agar pelaksanaan pembangunan dapat berjalan lancar.

“Koordinasi terus kami lakukan, terutama terkait detail teknis agar proses pengerjaan dapat segera direalisasikan tanpa hambatan,” ungkapnya.

Selama ini, Jembatan Cangar dikenal sebagai salah satu titik rawan yang kerap dikaitkan dengan insiden bunuh diri.

Dengan adanya penguatan sistem pengamanan berupa pagar, CCTV, dan penerangan, diharapkan potensi kejadian serupa dapat ditekan secara signifikan.

“Dengan langkah ini, kami berharap kejadian serupa tidak lagi terulang di masa mendatang,” pungkasnya. (*)