KETIK, MALANG – Sanusi hadir menjadi figur penting dalam perkembangan Kabupaten Malang, wilayah terluas kedua di Jawa Timur setelah Banyuwangi. Selama 2 periode menjabat sebagai Bupati Malang, Sanusi terus memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Bukan hal yang mudah dalam memimpin daerah yang memiliki 33 kecamatan dengan karakteristik wilayah yang beragam. Mulai dari kawasan perkotaan, pedesaan, pesisir, hingga wilayah pegunungan.
Perbaikan sarana, prasarana, dan infrastruktur getol dijalankan selama kepemimpinannya, selaras dengan visi Malang Makmur Berkelanjutan yang diusung. Salah satunya memprioritaskan perbaikan infrastruktur dan akses jalan menuju kawasan wisata pantai Malang Selatan.
Upaya tersebut dinilai mampu menghidupkan perekonomian masyarakat dengan pemenuhan akses layak bagi wisatawan. Mengingat Kabupaten Malang terkenal unggul dalam wisata alam yang dimiliki.
Tak hanya itu, Sanusi juga dikenal gemar mendukung kegiatan budaya yang digelar oleh masyarakat. Salah satunya ia tunjukkan ketika menghadiri acara Kirab Budaya dalam Rangka Bersih Desa Sumberporong dari depan Balai Desa Sumberporong, Kecamatan Lawang. Melalui event tersebut, ia mendorong agar Sumberporong menjadi gerbang utara bagi kesejahteraan Kabupaten Malang.
Baca Juga:
Profil Muhammad Sarmuji: Dari Aktivis HMI Jadi DPR RI hingga Duduki Sekjen Partai GolkarDalam sektor ekonomi, Bupati Sanusi memberikan dukungan terhadap pengembangan ekosistem halal. Penguatan kebijakan, infrastruktur, hingga permberdayaan sektor industri halal berhasil mengantarkannya menerima penghargaan pada sektor pemerintahan dan industri dengan kategori Gold ICPE, Bronze Policy, dan Bronze Infrastructure dari Universitas Brawijaya (UB).
Sementara itu, sebagai upaya mendukung program pemerintah, Sanusi terlibat dalam mengawasi pertumbuhan koperasi dan penguatan UMKM.
Komitmennya tersebut berhasil membuatnya menerima pengakuan di tingkat provinsi melalui Penghargaan Pembina Koperasi Andalan Jawa Timur Tahun 2026 pada puncak peringatan Hari Koperasi ke-79 Provinsi Jawa Timur yang digelar di Bakorwil IV Jawa Timur, Kabupaten Pamekasan, Pulau Madura. (*)