KETIK, LEBAK – Dalam upaya mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat serta menekan angka penyakit berbasis lingkungan, UPTD Puskesmas Rawat Inap Maja menyalurkan bantuan stimulan jamban sehat melalui program SOBAT JAGA (Sodaqoh Bantuan Jamban Keluarga) kepada warga di Desa Sangiang, Kecamatan Maja.
Pemegang Pengelola Kesehatan Lingkungan (Kesling) Puskesmas Maja, Agung Tahfidzul Iman, mengatakan, program SOBAT JAGA merupakan bentuk intervensi nyata dalam meningkatkan kualitas sanitasi masyarakat sekaligus menekan risiko penyakit berbasis lingkungan.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Maja, Hj. Deminah PS., S.KM, menegaskan bahwa keberadaan jamban sehat menjadi faktor penting dalam menjaga kesehatan masyarakat.
“Kami tidak hanya memberikan bantuan fisik, tetapi juga edukasi mengenai pentingnya memelihara fasilitas ini. Tujuannya jelas, agar desa kita bisa segera mencapai status ODF atau Stop Buang Air Besar Sembarangan,” ujar Hj. Deminah kepada wartawan, Rabu, 22 April 2026.
Ia menjelaskan, sanitasi yang baik sangat berpengaruh dalam mencegah berbagai penyakit seperti diare, tifus, hingga upaya pencegahan stunting pada anak.
Baca Juga:
Sosialisasi Lemah, Kendaraan Berpelat Luar Daerah Masih Marak di Perbatasan LebakSenada dengan itu, Kepala Bidang SDK, Endang Komarudin, menekankan pentingnya peran tenaga kesehatan dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di wilayah kerja puskesmas.
“Tenaga kesehatan harus aktif memberikan edukasi dan pendampingan kepada masyarakat agar program ini memberikan dampak jangka panjang, bukan hanya sekadar bantuan,” katanya.
Proses penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis kepada keluarga penerima manfaat, kemudian dilanjutkan dengan pemantauan langsung ke lokasi pembangunan jamban.(*)