Ponpes Tremas Pacitan Pecahkan Rekor Muri, Sajikan Nasi Tiwul 2.151 Tampah

Jurnalis: Al Ahmadi
Editor: Mustopa

28 Des 2023 00:21

Headline

Thumbnail Ponpes Tremas Pacitan Pecahkan Rekor Muri, Sajikan Nasi Tiwul 2.151 Tampah
Penyerahan piagam rekor dunia penyajian Nasi Tiwul terbanyak. (Foto: Tangkapan layar/Ketik.co.id)

KETIK, PACITAN – Perguruan Islam Pondok (PIP) Tremas Pacitan, Jawa Timur dinobatkan oleh Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri) sebagai pemegang rekor dunia pemrakarsa dan penyelenggara sajian nasi tiwul terbanyak, yakni 2.151 tampah.

Hal tersebut dibuktikan dengan adanya piagam penghargaan Muri nomor 1485/R.Muri/XII/2023 yang diserahkan kepada PIP Tremas Pacitan pada Rabu (27/12/2023) petang.

Rekor Muri itu diraih berkat penyelenggaraan acara bertajuk "Madang Gedhen". Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan 2 abad berdirinya PIP Tremas Pacitan.

"Semula panitia menginformasikan akan menyediakan nasi tiwul sebanyak 2 ribu porsi. Namun, setelah kami lakukan penghitungan ternyata tidak hanya 2 ribu saja, tapi ada 2.151 tampah nasi tiwul," kata Penyelenggara Rekor Muri, Fida dalam sambutannya, Rabu (27/12/2023).

Baca Juga:
BRI Kotapinang Gandeng Damkar Labusel Latih Karyawan Antisipasi Kebakaran

Usai kuliner khas Jawa Timuran itu disiapkan, panitia mulai membagikannya kepada santri, wali santri, para tamu undangan, alumni, hingga masyarakat umum. Pembagian nasi tiwul dilakukan secara gratis dan satu porsi dapat di nikmati 5 sampai 6 orang.

Di sisi lain, acara makan besar tersebut disambut antusias oleh puluhan ribu pengunjung. Hal ini terlihat dari padatnya pengunjung yang hadir, mulai dari panggung utama hingga berjarak sekitar dua kilometer.

Foto Usai penyerahan piagam rekor dunia penyajian Nasi Tiwul terbanyak. (Foto: Tangkapan layar/Ketik.co.id)Usai penyerahan piagam rekor dunia penyajian Nasi Tiwul terbanyak. (Foto: Tangkapan layar/Ketik.co.id)

Mereka mengaku senang dapat hadir di acara tersebut. Hal ini juga dirasakan oleh wali santri, yang dapat sekaligus menjenguk putra-putrinya yang tengah memondok.

Baca Juga:
Modal Swadaya, Ratusan Guru PAUD KWK Pemalang Sukses Gelar Halalbihalal

 "Alhamdulillah senang, sekalian menjenguk anak. Tiwulnya juga enak, apalagi dengan cara (kembulan) seperti ini," imbuh wali santri asal Pekalongan, Sukardi, yang tengah makan berlima bareng keluarga.

Menurut Sukardi, acaranya menarik karena menjadi salah satu cara mengenalkan kuliner khas lokal agar eksis di masyarakat luas. Di samping untuk menunjukkan budaya santri yang erat dengan rasa kekeluargaan.

"Semoga ke depan, Pondok Tremas Pacitan bisa semakin sukses mengajarkan nilai-nilai keislaman kepada masyarakat luas melalui santri-santrinya," pintanya menambahkan.

Sekadar informasi, nasi tiwul merupakan salah satu pesona kuliner pesisir selatan, terbuat dari singkong yang dikeringkan dan ditumbuk halus. Nasi ini memiliki cita rasa yang gurih dan mengenyangkan.

Dalam acara ini, olahan pengganti nasi itu disajikan dalam tampah dengan lauk pauk yang cukup lengkap. Mulai dari oseng tempe, tahu, sayur, hingga ikan goreng.

Genap tujuh hari sejak pembukaan peringatan 2 Abad, Pondok Tremas juga menggelar Pembacaan Sholawat Badar, Haul Akbar, sekaligus Launching dan Pembacaan Kitab Miftahul Mannan fii Thariqah wal Haqiqah.

Mengacu jadwal, pada Kamis (28/12/2023) hari ini, akan ada pertemuan wali santri, silaturahmi Kabaharkam, serta Malam Puncak Peringatan 2 Abad dan Attarmasie Award.(*)

Baca Sebelumnya

Menkominfo dan Menag Sebut Prabowo Subianto Sahabat, Mahfud MD Hanya Dipanggil Nama

Baca Selanjutnya

Cegah Sengketa Tanah Wakaf, Presiden Jokowi Serahkan Seribu Sertifikat Tempat Ibadah, Sekolah, dan Ponpes

Tags:

PIP Tremas Pacitan Tremas Pacitan Rekor Muri Pacitan

Berita lainnya oleh Al Ahmadi

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

14 April 2026 11:18

Paket Sinkronisasi dan Monitoring Tata Ruang Pacitan Telan Anggaran Ratusan Juta

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

14 April 2026 10:18

Luas Lahan Sawah Kurang 11 Persen, RDTR Tiga Kecamatan di Pacitan Mandek di Pusat

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

13 April 2026 19:55

Anak Dianiaya di Rumah Nenek, Ibu di Pacitan Tempuh Jalur Hukum-Lapor Polda Jatim

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

13 April 2026 19:53

Anggaran Cupet, Bakesbangpol Pacitan Cari Penginapan Gratis untuk Karantina Paskibraka 2026

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

13 April 2026 14:32

Orang Tua Desak SPPG Tanggungjawab, Korban Dugaan Keracunan MBG Pacitan Tembus Ratusan

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

13 April 2026 13:23

Rem Blong, Turunan Tajam Jalur Rawan Pacitan-Ponorogo Tewaskan Sopir Truk

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar